<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304</id><updated>2011-12-04T21:17:58.168-08:00</updated><category term='Muhasabah'/><category term='Sastra Sahabat'/><category term='Mahabbah'/><category term='Sebait Sapa'/><category term='Wallpaper'/><category term='Kata Hati...'/><category term='About Rasulullah'/><category term='FSLDK'/><category term='Doa'/><category term='Taujih'/><category term='Belajar dari Manusia Pilihan...'/><category term='Tarbiyah'/><category term='Memaknai Kehidupan...'/><category term='Kisah Singkat'/><category term='Sahabat Berkata...'/><category term='Senandung'/><title type='text'>Cinta di Bawah Langit-Mu</title><subtitle type='html'>Seribu puisi tetaplah tak bisa mengungkapkan apa yg jadi rasa di jiwa..
Karena cinta adalah cinta, tanpa harapan ia bukanlah nyanyian indah, tapi sekedar rangkaian kata tanpa melodi, tak tampak indahnya, tak terdengar merdunya..
Takkan ada yang lari, takkan jua pergi menjauh, yang ada hanya tapak-tapak ikhtiar, sebagai bukti bahwa jiwa telah saling memilih karena-Nya..
Maka segala sesuatu yg telah terlingkupi asma-Nya tak akan bisa dihinakan manusia..</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>73</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-8061700622757271979</id><published>2011-10-25T08:47:00.001-07:00</published><updated>2011-10-25T09:04:49.965-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Dan Cinta-Mu Bagai Air di Tandus Sahara</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-SFqCg0tHs9Y/Tqbad2LtGVI/AAAAAAAAAZM/cWdZ591hHbk/s1600/DSC01408%2B-%2BCopy.JPG" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-SFqCg0tHs9Y/Tqbad2LtGVI/AAAAAAAAAZM/cWdZ591hHbk/s400/DSC01408%2B-%2BCopy.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667457387388016978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Dan cinta-Mu bagai air di tandus sahara, mampu melepas dahaga...&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Tak mampu berkata-kata, hanya syukur yang membuncah di hati. Di balik orang-orang yang mempersulit, masih ada yang mengulurkan bantuan dan memberi jalan. Di balik orang-orang yang mencerca, masih ada yang menawarkan kasih sayang yang tulus, menyembuhkan luka. Jadi apa alasanku untuk menyerah atau berlambat-lambat? Apa alasanku untuk menyia-nyiakan kesempatan dan kemudahan yang Allah berikan lewat tangan-tangan manusia berhati malaikat itu?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Sungguh, ujian itu hanya setitik jika dibandingkan dengan luasnya kedurhakaan dan kelalaianku pada Allah selama hidup. Sungguh, rasa sakit yang kualami hanya setetes jika dibandingkan samudera kenikmatan dan kasih sayang yangtelah&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Allah karuniakan padaku selama ini. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Benar-benar aku tak pernah kecewa dalam berdoa, tak pernah berputus asa dalam berharap pada Allah. Jika sifat manusiawi muncul terkadang tak kusukai apa yang Allah timpakan padaku, tapi dibalik ketidaksukaan itu aku tetap menyimpan keyakinan bahwa suatu saat Allah pasti memberikan hikmah dan kebaikan padaku. Jika tak dikabulkan doaku, aku tetap yakin bahwa doa itu pasti dijawab oleh Allah dalam bentuk yang berbeda. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Diingatkan kembali oleh ibundaku tersayang, ketika diberi kesulitan bertubi-tubi, insyaAllah setelahnya ada kemudahan yang berlipat ganda. Allah berikan beban ini padaku karena tau aku pasti bisa menanggungnya, pasti telah diukur Allah kemampuanku memikulnya. Oleh karena itu tetaplah bersyukur untuk setiap yang diberikan Allah, kesulitan apalagi kemudahan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Jangan angkat kepala untuk sombong karena apa yang kau punya hanyalah titipan Allah. Tetaplah bersujud sepanjang hidup, untuk bersyukur, untuk beribadah, untuk memohon ampun atas dosa-dosa yang telah menggunung dan menghitamkan hati. Tak akan tertukar rizki-Nya, tak akan meleset balasan-Nya. Kebaikan yang kau lakukan adalah untuk kebaikanmu sendiri, sedang dosa dan kesalahan yang kau buat adalah untuk kesulitanmu sendiri. Teruslah memohon ampun, barangkali kesulitan yang kau hadapi kini adalah balasan atas dosa-dosamu selama ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;Allahu Robbi...ampuni hamba-Mu yang penuh dosa ini, tak ada yang paling menepati janji kecuali Engkau...&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;“Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa&lt;b&gt;&lt;sup&gt; &lt;/sup&gt;&lt;/b&gt;semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Az-Zumar: 53)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;“Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (An-Nisaa: 110)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” (An-Nisaa: 48).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;“Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (An-Nisaa: 17).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;“Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: "Salaamun alaikum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-An’am : 54).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;“Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian bertaubat sesudah itu dan beriman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah taubat yang disertai dengan iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-A’raf: 153).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;“Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar. “ (Thahaa: 82).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri&lt;b&gt;&lt;sup&gt;[229]&lt;/sup&gt;&lt;/b&gt;, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (Ali-‘Imran: 135-136).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;Berdoalah, jangan sombong untuk meminta, bukankah apapun yang kau punya adalah milik-Nya? Jadi siapakah yang paling pantas dimintai pertolongan? Hanya Dia, yang punya segalanya, yang &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;mengendalikan semuanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;“Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (Al-Mu’min: 60).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka&lt;/i&gt; &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;(jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (Al-Baqarah: 186).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-8061700622757271979?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/8061700622757271979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/10/dan-cinta-mu-bagai-air-di-tandus-sahara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8061700622757271979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8061700622757271979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/10/dan-cinta-mu-bagai-air-di-tandus-sahara.html' title='Dan Cinta-Mu Bagai Air di Tandus Sahara'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-SFqCg0tHs9Y/Tqbad2LtGVI/AAAAAAAAAZM/cWdZ591hHbk/s72-c/DSC01408%2B-%2BCopy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-5634843072010868264</id><published>2011-10-24T08:11:00.000-07:00</published><updated>2011-10-24T08:14:56.540-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Just The Way You Are</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-uaq7KgmB_R8/TqWA1nKbWzI/AAAAAAAAAY0/DIQ1zz3c4mI/s1600/anak.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 248px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-uaq7KgmB_R8/TqWA1nKbWzI/AAAAAAAAAY0/DIQ1zz3c4mI/s400/anak.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667077364649777970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;Pada tetes yang mengalir di dua mata dia tumpahkan lara hati..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada helaan panjang dia tepiskan gada yang menyesakkan dada..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sebuah kebenaran dia terlilit dalam fitnah beruntun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam prosesnya memperbaiki posisi di hadapanMu, dia terpuruk di mata sekelompok manusia yang mengaku cinta padaMu dan mengamalkan ukhuwah atas namaMu yang Mulia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ini balasan atas kesalahan masa lalu, maka tak hendak dia berlari..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya berharap luaskanlah hati dan tetapkanlah keimanannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada janjiMu dia berpegang..&lt;br /&gt;"Dan siapa yang berserah diri kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada buhul yang kokoh. Hanya kepada Allah kesudahan segala urusan"&lt;br /&gt;(Luqman : 22)&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-5634843072010868264?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/5634843072010868264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/10/just-way-you-are.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5634843072010868264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5634843072010868264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/10/just-way-you-are.html' title='Just The Way You Are'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-uaq7KgmB_R8/TqWA1nKbWzI/AAAAAAAAAY0/DIQ1zz3c4mI/s72-c/anak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-729591264813893158</id><published>2011-10-24T08:07:00.000-07:00</published><updated>2011-10-24T08:11:27.117-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Pada Celah Fajar</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-UwHgJhbJgR4/TqWABdniJvI/AAAAAAAAAYo/Vqpk1bni3Ps/s1600/sunrise.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-UwHgJhbJgR4/TqWABdniJvI/AAAAAAAAAYo/Vqpk1bni3Ps/s400/sunrise.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667076468734306034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Aku terpaku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beku dalam jenak-jenak waktu yang merangkak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggigil terperangkap sepi dalam ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untai keluh kesah pun lenyap dalam senyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inginku ini tidaklah membelenggu jasad dan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya mau sebentuk bukti sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti bahasa rerumputan, tak menolak dijatuhi embun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap menerima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyejukkan walau sering tak tertoleh apalagi terdengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah..mestinya kuabaikan derit-derit ngilu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar terbawa angin menuju tempat yang kuberi nama 'kenyataan'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan aku membisik pada celah fajar yang sempit 'jagalah kepercayaan itu'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ptk 230711&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-729591264813893158?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/729591264813893158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/10/pada-celah-fajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/729591264813893158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/729591264813893158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/10/pada-celah-fajar.html' title='Pada Celah Fajar'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-UwHgJhbJgR4/TqWABdniJvI/AAAAAAAAAYo/Vqpk1bni3Ps/s72-c/sunrise.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-6877883872910249090</id><published>2011-10-24T07:59:00.000-07:00</published><updated>2011-10-24T08:06:07.903-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>MELANKOLIS</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-qm8SFtcA-bk/TqV-uMOLFhI/AAAAAAAAAYc/HZ8EeABgQEQ/s1600/air-mata-wanita.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 345px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-qm8SFtcA-bk/TqV-uMOLFhI/AAAAAAAAAYc/HZ8EeABgQEQ/s400/air-mata-wanita.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5667075038135391762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; font-size: 11px; color: rgb(51, 51, 51); line-height: 16px; "&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Menatap kosong pada senja...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku bercermin pada hati yang kian melankolis, ingin menangis...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Dulu itu...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Tak semua inginku kudapatkan, tak semua perilakuku dibenarkan...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Tapi tak sedikitpun lisannya menusukku dari belakang, selalu terang...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Dulu itu...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku tak merasa sendiri, meski engkau tak ada di sisi...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Tapi dulu tak sama dengan kini...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Setiap moment akan berlalu seiring waktu...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Tak selamanya kita bersama, karena ada kalanya kita harus memilih jalan sendiri...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Atau memilih orang lain menjadi teman...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Hmm...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Kini berusaha menuai makna...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Serentak dengan keluhan dalam hatiku...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Aku tak bisa bersamamu lagi...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Meminjamkan telinga dan lisan untuk saling berbagi...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Meminjamkan tangan untuk saling membantu...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Menghapus air matamu dan mengguratkan senyum di wajahmu...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Atau berdiam dalam hening memaknai perjalanan...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Kini hanya punya doa...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Disanalah aku bisa menjamahmu, meski doaku tak panjang...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Semoga kerinduan ini berujung pada puncak yang sama...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Seperti yang kerap kita bicarakan...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Rindu pada syahid dan bercengkerama di jannah-Nya...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Ah, ukhuwah...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Begitu kering kini dan aku kehausan...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Semoga segera kutemukan oase, seperti engkau pun menemukannya sahabat... &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;Lalu cerita kita pun akan memulai episode yang baru...&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; font-size: 11px; line-height: 1.5em; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-6877883872910249090?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/6877883872910249090/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/10/melankolis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6877883872910249090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6877883872910249090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/10/melankolis.html' title='MELANKOLIS'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-qm8SFtcA-bk/TqV-uMOLFhI/AAAAAAAAAYc/HZ8EeABgQEQ/s72-c/air-mata-wanita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-1963290366193078905</id><published>2011-03-20T02:24:00.000-07:00</published><updated>2011-03-20T02:49:19.653-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebait Sapa'/><title type='text'>Sapaan Pertama di 2011</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-UBYRMxk2aDY/TYXNY6c_20I/AAAAAAAAAXg/kgaVN6SKNMU/s1600/hello.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 79px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-UBYRMxk2aDY/TYXNY6c_20I/AAAAAAAAAXg/kgaVN6SKNMU/s400/hello.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586096740714404674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Assalamualaikum...&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ehm..&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Menyapa kembali setelah lama tak muncul untuk mengupdate blog ini...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alhamdulillah masih diberi umur hingga saat ini, semoga kita semua masih dalam lindungan &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Allah Yang Maha Penyayang...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Apa kabar dunia per'Blog'an yaa? :-)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sebetulnya banyak ide yang muncul di kepala, hanya saja tulisan saya selalu tak pernah selesai,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;tiba di pertengahan selalu saja mandeg dan akhirnya saya biarkan saja...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lagipula saya jarang-jarang punya waktu lama buat menatap layar PC dan connect ke dunia&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;maya buat mengupdate tulisan, palingan cuma update  status fesbuk ( itu juga kalau sempat :D).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Alasan itu mah (pake dialek sunda yang kaku..:D)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Ya sudahlah...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mungkin kali ini cuma segini aja yang bisa saya postingkan, insyaAllah tak lama lagi akan saya &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;posting tulisan terbaru saya...&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Keep smile :-)&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Wassalamualaikum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-1963290366193078905?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/1963290366193078905/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/03/sapaan-pertama-di-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1963290366193078905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1963290366193078905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2011/03/sapaan-pertama-di-2011.html' title='Sapaan Pertama di 2011'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-UBYRMxk2aDY/TYXNY6c_20I/AAAAAAAAAXg/kgaVN6SKNMU/s72-c/hello.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-5671627424146693848</id><published>2010-08-17T03:09:00.000-07:00</published><updated>2010-08-17T04:03:43.041-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Aku, Gerimis Senja dan Cinta-Nya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TGpsOfkGHhI/AAAAAAAAAXE/RmvVGhUuCjo/s1600/raiiiiinkuuuuu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 390px; height: 254px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TGpsOfkGHhI/AAAAAAAAAXE/RmvVGhUuCjo/s400/raiiiiinkuuuuu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506332490660716050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gerimis mengendapkan merahnya senja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelita hari hilang sudah cahayanya sejak tadi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terpekur di sini...di antara butir-butir bening mata yang menyatu bersama tetesan gerimis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan raga yang ringkih yang kutangisi, namun jiwa yang kerapkali terjatuh dan tertatih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu suci cinta-Nya...begitu tinggi rahmat-Nya...begitu luas ampunan-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jejak-jejak langkah tak luput dari debu-debu khilaf dan dosa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Dia yang tau, ikhlas kah tetes air mata ini tertuju pada-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Dia yang berhak menilai, dapatkah derainya menghapus panasnya api neraka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunduk wajah dan hati ini di hadapan Kuasa-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memohon agar hidayah-Nya tak dicabut dari ruhku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hamparan sajadah kesabaran dan kesyukuran bersimpuh memohon indah cinta-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta tertinggi tanpa tendensi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang menghapus segala lara dan keruhnya samudera hidup yang diarungi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang menaungi seluruh cinta yang menebar di hati tiap makhluk-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta yang mengumpulkan konsekuensi harap, takut dan cinta dalam hati seorang hamba...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu Rabbi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rengkuh hati yang berharap ini dalam indahnya cinta-Mu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leraikan hati ini dari nafsu dunia yang melenakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Katakanlah,"jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai daripada Allah, dan rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik"&lt;br /&gt;Q.S At-taubah : 24&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-5671627424146693848?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/5671627424146693848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/08/aku-gerimis-senja-dan-cinta-nya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5671627424146693848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5671627424146693848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/08/aku-gerimis-senja-dan-cinta-nya.html' title='Aku, Gerimis Senja dan Cinta-Nya'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TGpsOfkGHhI/AAAAAAAAAXE/RmvVGhUuCjo/s72-c/raiiiiinkuuuuu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-4348305523837294809</id><published>2010-08-17T02:17:00.000-07:00</published><updated>2010-08-17T04:14:10.400-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sebait Sapa'/><title type='text'>Sapa Saja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TGpa9xjoD_I/AAAAAAAAAW8/qlz8CX4cwGA/s1600/2825266412_79072e446b.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TGpa9xjoD_I/AAAAAAAAAW8/qlz8CX4cwGA/s400/2825266412_79072e446b.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5506313511735136242" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Bismillahirrohmaanirrohiim....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaikum....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="text-align: center; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Lama tak berkunjung ke blog ini, hmmm...masih tetap menghijau seperti dulu...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Kalimat-kalimat berlompatan di dada ingin segera diluahkan...&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Semoga tiap tulisan mengandung hikmah dan tak hanya sekedar curahan hati yang cengeng saja...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Dan Al-Qur'an semoga tetaplah menjadi referensi utama dalam tiap kata dan laku kita..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Amiin ya Rabb...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-4348305523837294809?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/4348305523837294809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/08/sapa-saja.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4348305523837294809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4348305523837294809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/08/sapa-saja.html' title='Sapa Saja'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TGpa9xjoD_I/AAAAAAAAAW8/qlz8CX4cwGA/s72-c/2825266412_79072e446b.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-6237794407522491783</id><published>2010-07-06T16:30:00.000-07:00</published><updated>2010-07-06T16:35:53.534-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mahabbah'/><title type='text'>Cinta dan Mencintai Allah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TDO9l1cOmEI/AAAAAAAAAWs/bN14ChBGpgA/s1600/love004.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TDO9l1cOmEI/AAAAAAAAAWs/bN14ChBGpgA/s400/love004.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5490940828393052226" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Definisi Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ibnu Qayyim mengatakan, “Tidak ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri; memba-tasinya justru hanya akan menambah kabur dan kering maknanya. Maka ba-tasan dan penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan orang hanya membe-rikan penjelasan dalam hal sebab-musabab, konsekuensi, tanda-tanda, penguat-penguat dan buah dari cinta serta hukum-hukumnya. Maka batasan dan gambaran cinta yang mereka berikan berputar pada enam hal di atas walaupun masing-masing berbeda dalam pendefinisiannya, tergantung kepada pengetahuan,kedudukan, keadaan dan penguasaannya terhadap masalah ini. (Madarijus-Salikin 3/11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa definisi cinta:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kecenderungan seluruh hati yang terus-menerus (kepada yang dicintai).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kesediaan hati menerima segala keinginan orang yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kecenderungan sepenuh hati untuk lebih mengutamakan dia daripada diri dan harta sendiri, seia sekata dengannya baik dengan sembunyi-sebunyi maupun terang-terangan, kemudian merasa bahwa kecintaan tersebut masih kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Mengembaranya hati karena mencari yang dicintai sementara lisan senantiasa menyebut-nyebut namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Menyibukkan diri untuk mengenang yang dicintainya dan menghinakan diri kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMBAGIAN CINTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Cinta ibadah&lt;br /&gt;Ialah kecintaan yang menyebabkan timbulnya perasaan hina kepadaNya dan mengagungkanNya serta bersema-ngatnya hati untuk menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala larangaNya.&lt;br /&gt;Cinta yang demikian merupakan pokok keimanan dan tauhid yang pelakunya akan mendapatkan keutamaan-keutamaan yang tidak terhingga.&lt;br /&gt;Jika ini semua diberikan kepada selain Allah maka dia terjerumus ke dalam cinta yang bermakna syirik, yaitu menyekutukan Allah dalam hal cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Cinta karena Allah&lt;br /&gt;Seperti mencintai sesuatu yang dicintai Allah, baik berupa tempat tertentu, waktu tertentu, orang tertentu, amal perbuatan, ucapan dan yang semisalnya. Cinta yang demikian termasuk cinta dalam rangka mencintai Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Cinta yang sesuai dengan tabi’at (manusiawi),&lt;br /&gt;yang termasuk ke dalam cintai jenis ini ialah:&lt;br /&gt;o Kasih-sayang, seperti kasih-sayangnya orang tua kepada anaknya dan sayangnya orang kepada fakir-miskin atau orang sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Cinta yang bermakna segan dan hormat, namun tidak termasuk dalam jenis ibadah, seperti kecintaan seorang anak kepada orang tuanya, murid kepada pengajarnya atau syaikhnya, dan yang semisalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;o Kecintaan (kesenangan) manusia kepada kebutuhan sehari-hari yang akan membahayakan dirinya kalau tidak dipenuhi, seperti kesenangannya kepada makanan, minuman, nikah, pakaian, persaudaraan serta persahabatan dan yang semisalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta-cinta yang demikian termasuk dalam kategori cinta yang manusiawi yang diperbolehkan. Jika kecintaanya tersebut membantunya untuk mencintai dan mentaati Allah maka kecintaan tersebut termasuk ketaatan kepada Allah, demikian pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN MENCINTAI ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Merupakan Pokok dan inti tauhid&lt;br /&gt;Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al-Sa’dy, “Pokok tauhid dan inti-sarinya ialah ikhlas dan cinta kepada Allah semata. Dan itu merupakan pokok dalam peng- ilah-an dan penyembahan bahkan merupakan hakikat ibadah yang tidak akan sempurna tauhid seseorang kecuali dengan menyempurnakan kecintaan kepada Rabb-nya dan menye-rahkan seluruh unsur-unsur kecintaan kepada-Nya sehingga ia berhukum hanya kepada Allah dengan menjadikan kecintaan kepada hamba mengikuti kecintaan kepada Allah yang dengannya seorang hamba akan mendapatkan kebahagiaan dan ketenteraman. (Al-Qaulus Sadid,hal 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Merupakan kebutuhan yang sangat besar melebihi makan, minum, nikah dan sebagainya.&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah berkata: “Didalam hati manusia ada rasa cinta terhadap sesuatu yang ia sembah dan ia ibadahi ,ini merupakan tonggak untuk tegak dan kokohnya hati seseorang serta baiknya jiwa mereka. Sebagaimana pula mereka juga memiliki rasa cinta terhadap apa yang ia makan, minum, menikah dan lain-lain yang dengan semua ini kehidupan menjadi baik dan lengkap.Dan kebutuhan manusia kepada penuhanan lebih besar daripada kebutuhan akan makan, karena jika manusia tidak makan maka hanya akan merusak jasmaninya, tetapi jika tidak mentuhankan sesuatu maka akan merusak jiwa/ruhnya. (Jami’ Ar-Rasail Ibnu Taymiyah 2/230)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Sebagai hiburan ketika tertimpa musibah&lt;br /&gt;Berkata Ibn Qayyim, “Sesungguh-nya orang yang mencintai sesuatu akan mendapatkan lezatnya cinta manakala yang ia cintai itu bisa membuat lupa dari musibah yang menimpanya. Ia tidak merasa bahwa itu semua adalah musibah, walau kebanyakan orang merasakannya sebagai musibah. Bahkan semakin menguatlah kecintaan itu sehingga ia semakin menikmati dan meresapi musibah yang ditimpakan oleh Dzat yang ia cintai. (Madarijus-Salikin 3/38).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Menghalangi dari perbuatan maksiat.&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Qayyim (ketika menjelaskan tentang cinta kepada Allah): “Bahwa ia merupakan sebab yang paling kuat untuk bisa bersabar sehingga tidak menyelisihi dan bermaksiat kepada-Nya. Karena sesungguhnya seseorang pasti akan mentaati sesuatu yang dicintainya; dan setiap kali bertambah kekuatan cintanya maka itu berkonsekuensi lebih kuat untuk taat kepada-Nya, tidak me-nyelisihi dan bermaksiat kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyelisihi perintah Allah dan bermaksiat kepada-Nya hanyalah bersumber dari hati yang lemah rasa cintanya kepada Allah.Dan ada perbedaan antara orang yang tidak bermaksiat karena takut kepada tuannya dengan yang tidak bermaksiat karena mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai pada ucapan beliau, “Maka seorang yang tulus dalam cintanya, ia akan merasa diawasi oleh yang dicintainya yang selalu menyertai hati dan raganya.Dan diantara tanda cinta yang tulus ialah ia merasa terus-menerus kehadiran kekasihnya yang mengawasi perbuatannya. (Thariqul Hijratain, hal 449-450)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Cinta kepada Allah akan menghilangkan perasaan was-was.&lt;br /&gt;Berkata Ibnu Qayyim, “Antara cinta dan perasaan was-was terdapat perbedaan dan pertentangan yang besar sebagaimana perbedaan antara ingat dan lalai, maka cinta yang menghujam di hati akan menghilangkan keragu-raguan terhadap yang dicintainya.&lt;br /&gt;Dan orang yang tulus cintanya dia akan terbebas dari perasaan was-was karena hatinya tersibukkan dengan kehadiran Dzat yang dicintainya tersebut. Dan tidaklah muncul perasaan was-was kecuali terhadap orang yang lalai dan berpaling dari dzikir kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala , dan tidaklah mungkin cinta kepada Allah bersatu dengan sikap was-was. (Madarijus-Salikin 3/38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Merupakan kesempurnaan nikmat dan puncak kesenangan.&lt;br /&gt;Berkata Ibn Qayyim, “Adapun mencintai Rabb Subhannahu wa Ta’ala maka keadaannya tidaklah sama dengan keadaan mencin-tai selain-Nya karena tidak ada yang paling dicintai hati selain Pencipta dan Pengaturnya; Dialah sesembahannya yang diibadahi, Walinya, Rabb-nya, Pengaturnya, Pemberi rizkinya, yang mematikan dan menghidupkannya. Maka dengan mencintai Allah Subhannahu wa Ta’ala akan menenteramkan hati, menghidupkan ruh, kebaikan bagi jiwa menguatkan hati dan menyinari akal dan menyenangkan pandangan, dan menjadi kayalah batin. Maka tidak ada yang lebih nikmat dan lebih segalanya bagi hati yang bersih, bagi ruh yang baik dan bagi akal yang suci daripada mencintai Allah dan rindu untuk bertemu dengan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hati sudah merasakan manisnya cinta kepada Allah maka hal itu tidak akan terkalahkan dengan mencintai dan menyenangi selain-Nya. Dan setiap kali bertambah kecintaannya maka akan bertambah pula pengham-baan, ketundukan dan ketaatan kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala dan membebaskan diri dari penghambaan, ketundukan ketaatan kepada selain-Nya.”(Ighatsatul-Lahfan, hal 567)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORANG-ORANG YANG DICINTAI ALLAH Subhannahu wa Ta’ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhannahu wa Ta’ala mencintai dan dicintai. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman di dalam surat Al-Ma’idah: 54, yang artinya: “Maka Allah akan mendatangkan satu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang dicintai Allah Subhannahu wa Ta’ala :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Attawabun (orang-orang yang bertau-bat), Al-Mutathahhirun (suka bersuci), Al-Muttaqun (bertaqwa), Al-Muhsinun (suka berbuat baik) Shabirun (bersa-bar), Al-Mutawakkilun (bertawakal ke-pada Allah) Al-Muqsithun (berbuat adil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Orang-orang yang berperang di jalan Allah dalam satu barisan seakan-akan mereka satu bangunan yang kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Orang yang berkasih-sayang, lembut kepada orang mukmin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Orang yang menampakkan izzah/kehormatan diri kaum muslimin di hadapan orang-orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Orang yang tidak takut dicela manusia karena beramal dengan sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Orang yang berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah sunnah setelah menyelesaikan ibadah wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBAB-SEBAB UNTUK MENDAPATKAN CINTA ALLAH Subhannahu wa Ta’ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Membaca Al-Qur’an dengan memikir-kan dan memahami maknanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Berusaha mendekatkan diri kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala dengan ibadah sunnah setelah menyelesaikan ibadah yang wajib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Selalu mengingat Allah Subhannahu wa Ta’ala , baik de-ngan lisan, hati maupun dengan anggota badan dalam setiap keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Lebih mengutamakan untuk mencintai Allah Subhannahu wa Ta’ala daripada dirinya ketika hawa nafsunya menguasai dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Memahami dan mendalami dengan hati tentang nama dan sifat-sifat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Melihat kebaikan dan nikmatNya baik yang lahir maupun yang batin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Merasakan kehinaan dan kerendahan hati di hadapan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Beribadah kepada Allah pada waktu sepertiga malam terakhir (di saat Allah turun ke langit dunia) untuk bermunajat kepadaNya, membaca Al-Qur’an , merenung dengan hati serta mempelajari adab dalam beribadah di hadapan Allah kemudian ditutup dengan istighfar dan taubat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Duduk dengan orang-orang yang memiliki kecintaan yang tulus kepada Allah dari para ulama dan da’i, mendengar-kan dan mengambil nasihat mereka serta tidak berbicara kecuali pembica-raan yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Menjauhi/menghilangkan hal-hal yang menghalangi hati dari mengingat Allah Subhannahu wa Ta’ala .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disadur dari kalimat mutanawwi’ah fi abwab mutafarriqah karya Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd oleh Abu Muhammad/alsofwah).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-6237794407522491783?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/6237794407522491783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/07/cinta-dan-mencintai-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6237794407522491783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6237794407522491783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/07/cinta-dan-mencintai-allah.html' title='Cinta dan Mencintai Allah'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/TDO9l1cOmEI/AAAAAAAAAWs/bN14ChBGpgA/s72-c/love004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-5320415463064946572</id><published>2010-07-06T09:22:00.000-07:00</published><updated>2010-07-06T09:24:45.996-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Bintang Kecil di Langit Rindu</title><content type='html'>Bismillahirrohmaanirrohiim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuhitung detik demi detik berlalu..&lt;br /&gt;Entah, ia menjadi cepat ataukah lambat dalam perasaan ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari...&lt;br /&gt;Fajar menutup malam dg cahaya dan menghapus embun yg tertinggal di ujung daun..&lt;br /&gt;Lalu malam pun datang merengkuh matahari, melingkupinya dg gelap dan terkadang menghiasinya dg bulan bintang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam2 penuh haru biru yg merampas hati, meronta2 meminta untuk selalu bicara padaNya, konsultan terbaik kita..&lt;br /&gt;Dan siang benderang, saat tetes peluh dan penat menjadi bukti ikhtiar itu sedang dijalani..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, tunggu!&lt;br /&gt;Ada yg tertinggal..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum akhirnya kalimat2 di atas punya makna..&lt;br /&gt;Ada sejumput niat yg berusaha selalu disucikan..&lt;br /&gt;Ada sebuah pohon harapan yg ditumbuhkan dan dirawat..&lt;br /&gt;Ada sebuah labuhan dimana perjalanan ini berhenti sejenak utk mengisi energi baru dlm rangka menyempurnakan ikhtiar meraih cintaNya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon itu..&lt;br /&gt;Kini sedang tumbuh subur..&lt;br /&gt;Kapal itu..&lt;br /&gt;Kini sedang meluncur..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kita..&lt;br /&gt;Mungkin dalam kondisi dimana nutrisi terus kita cukupkan dan laju kapal kita percepat..&lt;br /&gt;Dengan kata lain, kita sedang memaksimalkan ikhtiar utk sampai pd langkah berikutnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah buah apa yg akan dihasilkan dari pohon harapan yg kita rawat..&lt;br /&gt;Entah labuhan seperti apa yg ada di hadapan kita..&lt;br /&gt;Yang kita tau,&lt;br /&gt;kita berniat dan berupaya mensucikannya..&lt;br /&gt;Kita berharap dan mengundang Allah dlm harapan itu..&lt;br /&gt;Kita berikhtiar dan mengupayakan tetes peluh serta kepenatan menjadi proses belajar..&lt;br /&gt;Lalu kita genggam erat tawakkal, dalam diam, dalam gerak..&lt;br /&gt;Agar sabar dan syukur tetap menjadi teman setia perjalanan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlari menjemput takdir..&lt;br /&gt;Bersegera mengharap ridhaNya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan orang2 yg berjihad utk mencari keridhaan Kami, benar2 akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan2 Kami. Dan sesungguhnya Allah benar2 beserta orang2 yg berbuat baik."&lt;br /&gt;(Al-Muzzammil : 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;Kepada semua yg punya harapan..&lt;br /&gt;Kepada semua yg sedang berikhtiar..&lt;br /&gt;Dan kepada yg menjadi inspirasi tiap bait yg tercipta..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-5320415463064946572?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/5320415463064946572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/07/bintang-kecil-di-langit-rindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5320415463064946572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5320415463064946572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/07/bintang-kecil-di-langit-rindu.html' title='Bintang Kecil di Langit Rindu'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7152029962773461355</id><published>2010-05-02T21:41:00.000-07:00</published><updated>2010-05-02T21:42:07.559-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Catatan Jiwa</title><content type='html'>Kutumpahkan duka dalam pelukan malam..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuangnya lewat tetes-tetes kecil di sudut mata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu kecil mungkin tetes itu hingga tak mampu menghalau gelisah yg  menawan jiwa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum kering tinta ini menuliskan cerita bahagia, duka datang  melanjutkan potongan kisahnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, bukankah siang dan malam itu dipergilirkan?&lt;br /&gt;Begitu pula duka dan bahagia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pandangan mata dan hati tunduk di hamparan kepasrahan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luruh tetes itu semakin menderas, tapi bersama luruhnya perlahan lenyap  kesedihan berganti dengan harapan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengumpulkan puing-puing kesabaran, membingkainya kembali dengan cinta  dan keniscayaan cinta yaitu pengorbanan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya hanya Dia yang mampu menghapus duka dan menggantinya  dengan ketenangan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya 1 syaratnya, kembalikan duka dan bahagia padaNya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak! Siapa yang menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah dan dia  berbuat baik, dia mendapat pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada rasa  takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati."&lt;br /&gt;(Al-Baqarah : 112)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7152029962773461355?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7152029962773461355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/05/catatan-jiwa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7152029962773461355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7152029962773461355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/05/catatan-jiwa.html' title='Catatan Jiwa'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-815393250036976497</id><published>2010-02-11T19:51:00.000-08:00</published><updated>2010-02-11T19:56:30.986-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FSLDK'/><title type='text'>Pernyataan Sikap FSLDK ttg Penodaan Agama! Sebuah KONTRIBUSI FSLDK untuk NEGERI..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S3TRYiBYRTI/AAAAAAAAAWk/M_baw4lALAo/s1600-h/a.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 101px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S3TRYiBYRTI/AAAAAAAAAWk/M_baw4lALAo/s400/a.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437200869522687282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENOLAKAN PERUBAHAN/PENCABUTAN ATAS&lt;br /&gt;UU NO. 1/PNPS/1965, JO. UU NO. 5/1969 TENTANG PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN DAN/ ATAU PENODAAN AGAMA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim…&lt;br /&gt;Aqidah adalah substansi esensial dalam Islam, sebab aqidah adalah blue print fenotipe identitas religius seorang muslim. Aqidah, yang bermanifes dalam konsep Tauhid dan Rukun Iman, adalah frame pemikiran dan landasan amal bagi seorang muslim. Kokohnya aqidah seorang muslim akan menjadikannya sebagai pribadi muslim sejati yang senantiasa menjadi rahmat bagi semesta alam. Dan lemahnya aqidah akan merusak pemikiran umat islam dan nilai yang terkandung dalam amal perbuatannya. Rusaklah setiap amal perbuatannya.&lt;br /&gt;Allah subhanallahu ta’ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (Q.S. Al-Kahfi [18] : 29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Penyimpangan aqidah bersumber dari penambahan, pengurangan, penafsiran, maupun penyisipan terhadap ajaran Islam. Akibatnya, pemeluk Islam melakukan hal-hal yang tidak ada tuntunan syari’atnya, tidak melakukan hal-hal yang digariskan dalam syari’at, enggan ber-Islam secara sempurna, lahir stigmatisasi Islam Ekstrimis-Radikal-Fundamen&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;talis-Sektarian, dll. Lebih berbahaya lagi, penyakit ini sangat ‘menular’ karena menimbulkan misinterpretasi dan mispersepsi massa terhadap Islam. Kini umat dipapar pada lingkungan yang begitu penuh polusi pemikiran. Isu-isu yang dihembuskan seringkali memojokkan Islam. Paham dan aliran sesat bertebaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UU 29 UUD 1945: Ayat (2) : “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya.”&lt;br /&gt;Pasal ini hanyalah mengatur mengenai kebebasan tiap-tiap penduduk untuk memeluk dan menjalankan ibadah sesuai kepercayaannya masing-masing, Dalam Indonesia agama yang diakui hanyalah Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha, dan Kong Hucu. Sehingga, penyalahgunaan kepercayaan dan ibadah yang menyerupai agama itu merupakan penodaan agama. Maka, aturan UU No. 1/PNPS/1965, jo. UU No. 5/1969 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/ atau Penodaan Agama mutlak di perlukan untuk melindungi agama yang berlaku di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merupakan sebuah penghianatan terhadap kemerdekaan setiap Muslim untuk beribadah dan memeluk agama sesuai dengan keyakinannya ketika ummat ini masih terus dibuat risau dan resah karena adanya perbedaaan yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah dasar yang telah ditetapkan. Perbedaan itu pasti, namun yang benar itu juga pasti. Menghormati perbedaan itu dianjurkan, tapi setiap penyimpangan harus dicegah dan diluruskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan berargumentasilah dengan mereka secara lebih baik. Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah yang paling mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”. (QS. An-Nahl/16:125)&lt;br /&gt;Sungguh telah jelas antara kebebasan dan penistaan. Mengingat bahwa penghapusan UU No. 1/PNPS/1965, jo. UU No. 5/1969 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/ atau Penodaan Agama dapat menyuburkan penyimpangan agama dan aliran sesat, serta memicu konflik sosial, maka Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus menyatakan sikap :&lt;br /&gt;“MENOLAK PERUBAHAN/PENCABUTAN ATAS UU NO. 1/PNPS/1965, JO. UU NO. 5/1969 TENTANG PENCEGAHAN, PENYALAHGUNAAN, DAN/ATAU PENODAAN AGAMA”&lt;br /&gt;1. Kepada para hakim dan Pihak yang meminta judicial review, kami serukan : Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.” (QS. al Baqoroh [2]: 147)&lt;br /&gt;2. Kepada Masyarakat Indonesia, kami mengajakmu : Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, (Q. Al-a’raf [ 7] :96)&lt;br /&gt;3. Mari bersama-sama secara serempak kita sampaikan aspirasi kita kepada Mahkamah Konstitusi . Untuk Menentang pendapat dan upaya Imparsial, Elsam, PBHI, Demos, Perkumpulan Masyarakat Setara, Yayasan Desantara, PLBHI, Abdurrahman Wahid, Musdah Mulia, M Dawam Rahardjo dan Maman Imanul Haq. dalam Permintaan Judicial Review MENOLAK PERUBAHAN/PENCABUTAN ATAS UU No. 1/PNPS/1965, jo. UU No. 5/1969 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/ atau Penodaan Agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu [Al maidah: 3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa'at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. [Al An'aam: 70]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, 4 Februari 2010&lt;br /&gt;Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adistiar Prayoga&lt;br /&gt;Koordinator PUSKOMNAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengharap dengan segala kerendahan hati untuk mengirimkan aspirasi ke Mahkamah Kontitusi&lt;br /&gt;Fax : 021 – 3520177&lt;br /&gt;&lt;span&gt; Email : webmaster@mahkamahkonstitu&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;si.go.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUSAT KOMUNIKASI NASIONAL Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus&lt;br /&gt;Komplek Masjid Nuruzaman Jl. Airlangga No 4 Surabaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cp. Adistiar Prayoga 085850156645&lt;br /&gt;Ugan Gandaika 081338250600&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diteruskan oleh&lt;br /&gt;PUSAT KOMUNIKASI DAERAH Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus&lt;br /&gt;Kalimantan Barat&lt;br /&gt;Sekretariat BKMI Untan&lt;br /&gt;Komplek UKM Universitas Tanjungpura Pontianak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cp : Septiadi : 085245809087&lt;br /&gt;       Sasbirais : 085654594126&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-815393250036976497?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/815393250036976497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/02/pernyataan-sikap-fsldk-ttg-penodaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/815393250036976497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/815393250036976497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/02/pernyataan-sikap-fsldk-ttg-penodaan.html' title='Pernyataan Sikap FSLDK ttg Penodaan Agama! Sebuah KONTRIBUSI FSLDK untuk NEGERI..'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S3TRYiBYRTI/AAAAAAAAAWk/M_baw4lALAo/s72-c/a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-5078669842989304375</id><published>2010-02-04T05:11:00.001-08:00</published><updated>2010-02-04T05:15:16.269-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wallpaper'/><title type='text'>Ada Allah Di antara Persahabatan Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S2rHihAcyLI/AAAAAAAAAWc/9_JBhayzz00/s1600-h/teh_.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S2rHihAcyLI/AAAAAAAAAWc/9_JBhayzz00/s400/teh_.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434375296165660850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda: "Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya. Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla, seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: "Sungguh aku takut kepada Allah", seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas di-sembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya, dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata". (H.R.Bukhary - Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janganlah berjalan di depanku, aku tidak akan mengikutimu ; jangan pula berjalan di belakangku, aku tidak akan memimpinmu; berjalanlah di sampingku dan jadilah temanku&lt;br /&gt;Albert Camus&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-5078669842989304375?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/5078669842989304375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/02/ada-allah-di-antara-persahabatan-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5078669842989304375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5078669842989304375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/02/ada-allah-di-antara-persahabatan-kita.html' title='Ada Allah Di antara Persahabatan Kita'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S2rHihAcyLI/AAAAAAAAAWc/9_JBhayzz00/s72-c/teh_.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-3753602183543120726</id><published>2010-01-30T06:24:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T05:26:04.670-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>RINDU BUAT AYAH</title><content type='html'>RINDU....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;itu yang ingin kusampaikan padamu ayah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dimana pun kau berada...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;entah kau ingat ataupun tidak padaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa di hatimu ada setetes saja kerinduan padaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diam aku mengukir wajahmu,namun tak dapat jua menjadi lukisan yang utuh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa ayah masih tak beranjak dari perasaan tak menginginkan seperti yang dulu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata mereka ayah pernah mencariku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku senang ayah,tapi sekaligus hancur..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku mengerti kenapa aku tak pernah diizinkan mencarimu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah,ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati kecilku tetap ingin bertemu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin menyempurnakan lukisan yang tak pernah selesai itu ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin membagi cerita bahagia dan air mata bersama ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin bersandar di bahu kokoh ayah,seperti yang lain yah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada ruang kosong untuk ayah di hati ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetap ada rindu yang tertahan untuk ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa aku boleh tetap berharap akan ada cinta dan rindu buatku yah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintaimu karena Allah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-3753602183543120726?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/3753602183543120726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/rindu-buat-ayah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3753602183543120726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3753602183543120726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/rindu-buat-ayah.html' title='RINDU BUAT AYAH'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-5296384429062117299</id><published>2010-01-19T22:39:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T05:21:32.915-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>KARENA ALLAH CINTA</title><content type='html'>Hmmm..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekan2 penuh tarbiyah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujiankah? Tegurankah? Atau penggugur dosa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam diri banyak tuntutan yang harus tercapai..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara duri terhampar di sepanjang perjalanan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berada di antara saudara2 seperjuangan, seharusnya indah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi benteng kokoh persaudaraan itu hancur hanya karena hembusan angin su'udzhon..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diri tak diizinkan menjelaskan semuanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bisa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang akan menjawab dan kapan akan terjawab?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu lemparan anak panah beracun dari luar, ternyata tak hendak ketinggalan menyapa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perih terkadang, sakit, rasa ingin menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau boleh katakan cengeng, lemah, rapuh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarkan diri, bahwa sakit itu sakit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukankah itu manusiawi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah tak lengah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak sendiri di sini, masih ada mereka yang merelakan senyum untuk menenangkan rusuhnya jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah pelangi datang setelah hujan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senja tak selamanya menyembunyikan matahari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah janji Allah ada kemudahan setelah kesulitan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa semua itu ada?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;3 Karena Allah Cinta &lt;3&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-5296384429062117299?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/5296384429062117299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/karena-allah-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5296384429062117299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5296384429062117299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/karena-allah-cinta.html' title='KARENA ALLAH CINTA'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-1266210682730662077</id><published>2010-01-19T22:21:00.000-08:00</published><updated>2010-01-19T22:31:12.101-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>RUANG HATI UNTUK ADINDA</title><content type='html'>Ada serpihan hati yang memerah dengan permintaan maaf itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang aku tak diizinkan tau apa salah dan kurangnya tutur dan laku padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghilang tiba-tiba,lalu kadang muncul sekejap dan menggoyahkan sayap hati yang terlanjur lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mampu mengartikan semuanya, karena terlalu kaku lisan qt berkata jujur pada keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak tunas baru yang tumbuh, begitu pula yang tiba2 saja hadir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun tetaplah tak bisa menggantikan bahagia yang sempat merona menghidupkan warna warni jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlampau banyak inspirasi yang muncul bahkan hanya sekedar dari desah nafas kesedihan dan satu pekik bahagia yang diperdengarkannya padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang tetap pada tempatnya, langit masih menaungi bumi, begitu juga matahari dengan ketaatannya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya qt yang berubah, karena ketetapan-Nya yang tak bisa menyatukan ingin yang menggunung dan berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin qt akan tetap jadi gunung es sampai ada matahari yang mencairkan kebekuannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang mengikat hati kita selain persaudaraan karena-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika memang harus menjauh, mungkin bukan dalam lingkaran ini bahagia yang kau cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalanlah mencari lingkaran lain yang mampu melengkapi bahagiamu, karena aku tak bisa menahanmu untuk tetap tinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih di sini jika ingin kembali walau hanya sekedar singgah menghapus kesedihanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang kupastikan, aku tak pernah meninggalkanmu meski hanya dalam sepenggal doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu rindu itu adalah rindu, tak akan terlepas meski berat menggantung di sisi hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan akan tetap ada ruang di hati yang kujaga terus untukmu dinda, tak tergantikan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena..&lt;br /&gt;Allah yang mempertemukanku denganmu, Dia pula yang menumbuhkan cintaku padamu karena-Nya dan berharap pertemuan di surga-Nya dengan bekal cinta itu pula.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-1266210682730662077?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/1266210682730662077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/ruang-hati-untuk-adinda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1266210682730662077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1266210682730662077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/ruang-hati-untuk-adinda.html' title='RUANG HATI UNTUK ADINDA'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-718238923994267430</id><published>2010-01-14T19:41:00.000-08:00</published><updated>2010-01-14T19:51:29.472-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>KETIKA  CINTA MENYAPA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S0_mByKyYsI/AAAAAAAAAVM/YpF4RRsXZFk/s1600-h/M.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 119px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S0_mByKyYsI/AAAAAAAAAVM/YpF4RRsXZFk/s400/M.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5426808994326012610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ketika cinta menyapa rasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lidah kelu untuk menyatakannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jari tak mampu menguraikan kalimat di pena...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjuta warna tapi yang tertinggal hanya hitam dan putih...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menyapa, ia adalah KEKUATAN sekaligus KELEMAHAN...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada satu cinta yang akan selalu menjadi kekuatan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yaitu cinta pada ALLAH...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-718238923994267430?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/718238923994267430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/ketika-cinta-menyapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/718238923994267430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/718238923994267430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/ketika-cinta-menyapa.html' title='KETIKA  CINTA MENYAPA'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/S0_mByKyYsI/AAAAAAAAAVM/YpF4RRsXZFk/s72-c/M.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-819613187798573096</id><published>2010-01-02T04:58:00.000-08:00</published><updated>2010-01-02T05:00:43.567-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>KARENA  AKU  CINTA</title><content type='html'>Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman-teman…izinin saya nulis ya (kalau tak diizinkanpun saya udah terlanjur nulis ^_^). Kali ini tentang cinta, karena saya sedang jatuh cinta (hayooo…kepalanya jangan mikir macam-macam dulu). Karena tiap hari saya jatuh cinta, maka saya putuskan untuk menulis sesuatu tentang cinta meskipun kemampuan menulis saya masih sangat buruk ( maaf ya…). Dan untuk judulnya,  capek juga mikirin judul lama-lama, gak dapat. Udah tanya sama tukang nyerewetin gak dapat ide juga, jadi maklumin aja kalau terkesan gak nyambung dan asal-asalan. Judul yang lahir dari keletihan (sok letih teing…kayak kerja keras apa gitu :D)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Anfal:63)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mau kasih satu kalimat ajaib  ‘The true power of Love’”, itu kata salah seorang saudara saya pada sebuah pesan singkat. Ketika saya tanyakan apa keajaibannya, dia hanya menjawab terserah mau menanggapinya seperti apa. Akhirnya saya reply pesan singkatnya dengan kalimat yang seketika muncul dalam pikiran saya. “Cinta adalah kekuatan yang membuat seorang ibu terjaga tengah malam demi bayinya, cinta adalah kekuatan yang menggerakkan Khadijah sehingga membuatnya mampu menenangkan Rasulullah saat beliau SAW mendapat wahyu pertama kali, cinta adalah kekuatan yang mampu membuat Rasulullah bersabar saat dilempari oleh penduduk Thaif, cinta pula yang membuat Allah tetap sayang pada hamba-Nya  meski mereka selalu mendurhakai-Nya, dan cinta juga yang membuat nama seseorang disebut dalam doa saudaranya yang lain”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, ada sebuah ungkapan ketulusan cinta menghampiri saya yang sampai saat ini membuat saya tak pernah berhenti mengagumi pesonanya dan Sang Pemilik cinta itu. Suatu ketika saya mengirimkan pesan singkat pada salah seorang kenalan facebook saya, hanya sebait kalimat muhasabah. Tiba-tiba dering “Epilog”nya Izzis mampir di HP orange saya yang udah uzur dan sering sakit-sakitan (halah…tak penting sekali… :q). Seketika tangan saya yang tadinya menari di atas laptop pinjeman (ceritanya computer lagi kurang sehat, jadi minjem laptop sama sahabat saya) beralih ke HP. Dan balasannya yang membuat saya mesem-mesem sendiri serasa pengen terbang ( haduuh…keGRan sekali :D), sekaligus malu karena merasa tak pantas. Begini bunyi pesan singkat saudara saya itu” ukhty, sungguh engkau telah menumbuhkan rasa cinta di hatiku dengan kebaikanmu. Segala puji bagi Allah yang telah menganugerahkan kepadaku nikmat yang sangat indah, yakni mengenalmu. Ukhty, ketika engkau memohon surga kepada Allah, sertakanlah namaku bersamamu, karena sesungguhnya aku menginginkan menjadi tetangga yang mendampingimu di surga”. (Eits…jangan su’udzhon dulu, ini yang ngirim akhwat lho )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu hanya sedikit cerita cinta, masih banyak cerita cinta yang lain andai saja kita mau membuka mata dan hati untuk melihat betapa banyak orang-orang yang mencintai kita di sekeliling kita. Sayangnya kadang kita hanya terpaku pada sebuah cinta yang kita kejar, padahal masih banyak cinta-cinta di luar sana mengulurkan tangannya bersedia mengisi hati kita dengan cerita-cerita indahnya. Jika saja satu pintu kebahagiaan tertutup untuk kita, percayalah bahwa masih banyak pintu kebahagiaan yang menunggu kedatangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  hanya ingin mengingatkan bahwa kadang cinta juga butuh diungkapkan agar orang lain tau betapa kita mencintai mereka. Tentu saja dalam koridor yang ditentukan oleh syari’at, bukan main slonong boy aja sama yang bukan mahramnya pun hajar (widih…kayak film laga aja). Maaf ya saudara-saudara yang ada di sekeliling saya jika saya belum sempat mengungkapkan cinta saya pada kalian, sebab terkadang saya malu…(hajuuu…yang nyuruh malah malu untuk mengatakannya, jangan ditiru yah…). Itu yang pertama, nah yang kedua adalah ( duh…maap ya kalau sampai ada ketiduran gara-gara ngebaca note amburadul yang kepanjangan ini… :D)   sesungguhnya cinta itu butuh pengorbanan, terkadang kita harus memberi terus tanpa mendapatkan balasan. Karena begitulah seharusnya cinta, terus memberi. Mencintai berarti siap untuk memberi, siap untuk berkorban (itu kata ustadz Anis Matta lho, bukan kata saya). Yang ketiga (mulai menguap nih kayaknya orang-orang :D) selayaknya segala yang kita cintai adalah sesuatu yang membawa kita, wujud cinta kita kepada Sang Pemilik Cinta. Sungguh, cinta yang berawal karena Allah adalah cinta yang indah karena sejajar dengan sisi nurani kita yang tak ingin durhaka pada-Nya. Cintai orang tua karena Allah, cintai saudara-saudara seperjuangan karena Allah, cintai siapa saja karena Allah, bukan karena terbawa nafsu semata. Bukankah  Rasulullah pernah mengatakan bahwa “tidak sempurna iman seorang muslim sebelum dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri”. Cinta karena Allah,  dan cinta pada Allah adalah cinta yang mengantarkanmu ke surga, cinta yang membawamu menemui-Nya dengan kepala tegak. Bukan dengan kepala tertunduk malu karena menyandingkan cinta-Nya dengan cinta dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya…ketika kita telah melakukan apa saja untuk mendapatkan cinta manusia, apakah begitu pula yang kita lakukan untuk mendapatkan cinta Allah? Jika begitu lemah kita mengungkapkan rasa, maka bagaimana kita meminta pada-Nya? Bukankah semua pinta terangkum dalam bait doa?&lt;br /&gt;Tulisan saya berakhir di sini teman-teman…jika ada yang ingin tidur karena ngantuk setelah membaca tulisan saya, silakan… dan buat yang udah tidur dari tadi mudah-mudahan bangun ntar sudi ngelanjutin baca note saya yang berantakan ini…(ngasihanin bener… :’( )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lot of thanks to Allah yang mengajarkan cinta pada saya. To Rasulullah yang tiap kali membaca sirahnya saya selalu menitikkan air mata kerinduan. To ayah dan bunda atas kasih sayang dan support dananya hhe… Special thanks to Eka Suartijah Arrambayaniy yang merelakan laptopnya nangkring di kamar kos saya selama 3 x 24 jam. Thanks to Tita Kodariah yang selalu ngerecokin saya selama saya nulis. Thanks to Ukhty Sahira yang rajin mengirimkan SMS taujih ke saya. Trus, special thanks to seseorang dan seseorang lagi saudara saya yang selalu mengisi inbox HP saya dengan kalimat-kalimat cinta nya. Thanks to teteh, mba, kakak, uni, ayuk, abang, mas, aa’, ibu, bapak, om, tante, dan adik-adik yang saya cintai karena Allah. Lalu, special thanks untuk semua yang pernah mengenal saya, di dunia nyata dan dunia maya (lagaknya udah kayak serumpun kata terima kasih dari seorang penulis yang mau nerbitin bukunya aja :D).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-819613187798573096?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/819613187798573096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/karena-aku-cinta.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/819613187798573096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/819613187798573096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2010/01/karena-aku-cinta.html' title='KARENA  AKU  CINTA'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-1623395317949258537</id><published>2009-12-04T07:07:00.000-08:00</published><updated>2009-12-04T07:08:54.901-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sahabat Berkata...'/><title type='text'>DELAPAN KEBAIKAN YANG TIADA ARTI...</title><content type='html'>Ali bin Abi Thalib r.a. berkata ada delapan kebaikan yang memiliki arti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama : tidak ada kebaikan dalam shalat yang tidak disertai khusyu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua : tidak ada kebaikan dalam puasa yang tidak disertai dengan penjagaan seluruh anggota badan dari hal-hal yang tidak bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga : tidak ada kebaikan dalam membaca Al-Quran yang tidak disertai dengan tadabbur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: tidak ada kebaikan dalam memiliki ilmu yang tidak disertai wara’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima : tidak ada kebaikan dalam harta yang tidak disertai sifat pemurah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam: tidak ada kebaikan dalam persaudaraan yang tidak disertai sikap saling menjaga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh : tidak ada kebaikan dalam kenikmatan yang tidak kekal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan : tidak ada kebaikan dalam doa yang tidak dissertai keikhlasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tarbawi edisi 216&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-1623395317949258537?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/1623395317949258537/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/12/delapan-kebaikan-yang-tiada-arti.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1623395317949258537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1623395317949258537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/12/delapan-kebaikan-yang-tiada-arti.html' title='DELAPAN KEBAIKAN YANG TIADA ARTI...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-6864772039368264896</id><published>2009-11-30T01:52:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T02:21:11.254-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Ingin Berkata...</title><content type='html'>Ukhty...&lt;br /&gt;terkadang aku iri melihatmu...&lt;br /&gt;iri melihatmu lebih dekat dengan-Nya...&lt;br /&gt;iri melihatmu lebih dicintai manusia-manusia langit itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu aku hanya bisa merenung...&lt;br /&gt;menilai diri ini...&lt;br /&gt;ternyata aku memang tak pantas mendapatkan kelebihan seperti yang engkau miliki...&lt;br /&gt;terlalu banyak kekurangan...&lt;br /&gt;belum sempurna mencintai-Nya...&lt;br /&gt;belum sepenuhnya ridha dengan ketetapan-Nya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;jadikanlah orang-orang di sekelilingku seperti dia...&lt;br /&gt;agar aku merasakan juga cahaya itu...&lt;br /&gt;cahaya yang menghapus semua kegalauan hati...&lt;br /&gt;agar aku bisa merasakan indahnya berjumpa dengan-Mu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-6864772039368264896?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/6864772039368264896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/ingin-berkata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6864772039368264896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6864772039368264896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/ingin-berkata.html' title='Ingin Berkata...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-3274734658524208494</id><published>2009-11-19T02:00:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T02:02:31.288-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>MERINDU....</title><content type='html'>Sesungguhnya engkau tidak akan merindukan syurga kecuali engkau telah merasakan pahitnya dunia&lt;br /&gt;Karena Allah benar2 mencintaimu...&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-3274734658524208494?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/3274734658524208494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/merindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3274734658524208494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3274734658524208494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/merindu.html' title='MERINDU....'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-9177361100885786</id><published>2009-11-16T22:08:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T22:23:26.099-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senandung'/><title type='text'>ALLAH KNOWS (ZAIN BHIKHA)</title><content type='html'>When you feel all alone in this world&lt;br /&gt;And there's nobody to count your tears&lt;br /&gt;Just remember, no matter where you are&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you carrying a monster load&lt;br /&gt;And you wonder how far you can go&lt;br /&gt;With every step on that road that you take&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No matter what, inside or out&lt;br /&gt;There's one thing of which there's no doubt&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;And whatever lies in the heavens and the earth&lt;br /&gt;Every star in this whole universe&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you find that special someone&lt;br /&gt;Feel your whole life has barely begun&lt;br /&gt;You can walk on the moon, shout it to everyone&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you gaze with love in your eyes&lt;br /&gt;Catch a glimpse of paradise&lt;br /&gt;And you see your child take the first breath of life&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When you lose someone close to your heart&lt;br /&gt;See your whole world fall apart&lt;br /&gt;And you try to go on but it seems so hard&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You see we all have a path to choose&lt;br /&gt;Through the valleys and hills we go&lt;br /&gt;With the ups and the downs, never fret never frown&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every grain of sand,&lt;br /&gt;In every desert land, He knows.&lt;br /&gt;Every shade of palm,&lt;br /&gt;Every closed hand, He knows.&lt;br /&gt;Every sparkling tear,&lt;br /&gt;On every eyelash, He knows.&lt;br /&gt;Every thought I have,&lt;br /&gt;And every word I share, He knows.&lt;br /&gt;Allah knows&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-9177361100885786?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/9177361100885786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/allah-knows-zain-bhikha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/9177361100885786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/9177361100885786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/allah-knows-zain-bhikha.html' title='ALLAH KNOWS (ZAIN BHIKHA)'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7610279438562515790</id><published>2009-11-15T19:15:00.000-08:00</published><updated>2009-11-17T23:15:04.524-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>TA'ARUF (bagian 2)</title><content type='html'>“Mmm…sebelumnya, kakak dengar cerita adek dulu ya, tapi jangan dipotong”&lt;br /&gt;“Iya”&lt;br /&gt;“Adek tau kalau pacaran dalam Islam itu ga ada, yang ada hanya ta’aruf…”&lt;br /&gt;“Adek punya kakak tingkat yang udah dianggap kayak abang sendiri, meskipun satu kampus, tapi beda jurusan kak, jadi kami jarang ketemu.”&lt;br /&gt;“Adek belajar banyak tentang agama sama dia, banyak belajar mata kuliah lewat dia, satu2 nya orang yang bisa nasihatin adek sampai adek nangis cuma dia”&lt;br /&gt;“Trus, pas dia udah selesai kuliah dan kerja di lain kota, tiba2 dia SMS, bilang suka sama adek…ya adek kaget kak…”&lt;br /&gt;(Sampai di sini dia terdiam sambil menghela nafas cukup lama)&lt;br /&gt;“Jujur, adek juga suka sama dia kak…”&lt;br /&gt;“Adek bingung kak, adek tau kalau pacaran itu ga boleh, tapi adek juga ga bisa ngebohongin perasaan adek sendiri…”&lt;br /&gt;“Kalau mau menikah, adek masih belum siap kak, adek masih mau kerja dulu, balas jasa orang tua dulu dan mama pun ga ngijinin buat nikah muda”&lt;br /&gt;“Trus…” Saya menyela…&lt;br /&gt;“Akhirnya kami berdua bikin kesepakatan kak, 4 tahun lagi insyaAllah baru kami akan menikah”&lt;br /&gt;“Sekarang kami jalani komunikasi seperti biasa, ga ada yang istimewa atau lebih, paling sekedar SMS tanya kabar dan bahasanya sama sekali bukan seperti orang pacaran kak”&lt;br /&gt;“Telpon..? Tanya saya&lt;br /&gt;“Biasanya kalau adek mau ujian baru ditelpon sama dia kak, itupun yang dibicarakan hanya tentang mata kuliah yang akan diujiankan, intinya belajar lewat dia kak, sama seperti dulu, sebelum kami sama2 tau perasaan masing-masing”&lt;br /&gt;“Dia lebih sering telpon atau SMS an sama mama kak daripada sama adek”&lt;br /&gt;“”Udah setahun lebih ini berjalan kak, dan sampai saat ini kami masih bisa bertahan untuk ga jalan bareng atau SMSan tau telpon2an layaknya orang pacaran…”&lt;br /&gt;“Apa proses selama 4 tahun yang kami rencanakan ini  bisa dikatakan sebagai ta’aruf kak?”&lt;br /&gt;“Adek salah ga mengambil keputusan seperti ini?”&lt;br /&gt;“Ya, kami tau, kami hanya bisa berencana tapi Allah juga yang menentukan rencana ini akan terwujud atau ga”&lt;br /&gt;“Makanya adek bilang sama dia, kalau dalam waktu 4 tahun ini adek menemukan orang lain yang mungkin lebih tepat atau lebih baik untuk adek, insyaAllah adek akan pertimbangkan, adek terima jika itu memang yang terbaik. Begitu juga abang, jika dalam waktu ini menemukan orang yang lebih baik dan lebih tepat untuk abang, maka pertimbangkanlah dan terimalah kalau memang itu yang terbaik…”&lt;br /&gt;“Singkatnya seperti itu kak, sekarang adek mau minta pertimbangan kakak dengan apa yang sedang adek jalani saat ini…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jawaban saya?&lt;br /&gt;InsyaAllah akan dijawab pada ta'aruf jilid 3... ^_^&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7610279438562515790?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7610279438562515790/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/taaruf-bagian-2.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7610279438562515790'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7610279438562515790'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/taaruf-bagian-2.html' title='TA&apos;ARUF (bagian 2)'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7172751174829570480</id><published>2009-11-15T01:24:00.000-08:00</published><updated>2009-11-15T01:25:14.189-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senandung'/><title type='text'>SANG MUROBBI</title><content type='html'>&lt;div class="text"&gt;  Ribuan langkah kau tapaki&lt;br /&gt;Pelosok negri kau sambangi&lt;br /&gt;Ribuan langkah kau tapaki&lt;br /&gt;Pelosok negri kau sambangi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa kenal lelah jemu&lt;br /&gt;Sampaikan firman Tuhanmu&lt;br /&gt;Tanpa kenal lelah jemu&lt;br /&gt;Sampaikan firman Tuhanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terik matahari&lt;br /&gt;Tak surutkan langkahmu&lt;br /&gt;Deru hujan badai&lt;br /&gt;Tak lunturkan azzammu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raga kan terluka&lt;br /&gt;Tak jerikan nyalimu&lt;br /&gt;Fatamorgana dunia&lt;br /&gt;Tak silaukan pandangmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua makhluk bertasbih&lt;br /&gt;Panjatkan ampun bagimu&lt;br /&gt;Semua makhluk berdoa&lt;br /&gt;Limpahkan rahmat atasmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai pewaris nabi&lt;br /&gt;Duka fana tak berarti&lt;br /&gt;Surga kekal dan abadi&lt;br /&gt;Balasan ikhlas di hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerah hati kami&lt;br /&gt;Kau semai nilai nan suci&lt;br /&gt;Tegak panji Illahi&lt;br /&gt;Bangkit generasi Robbani..  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7172751174829570480?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7172751174829570480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/sang-murobbi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7172751174829570480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7172751174829570480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/sang-murobbi.html' title='SANG MUROBBI'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-8771528546826949934</id><published>2009-11-08T06:51:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T07:01:08.699-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>TA'ARUF ( bagian 1)</title><content type='html'>Berawal dari pertnyaan dari salah seorang adikku...&lt;br /&gt;"kak, ada ga orang yang proses dari ta'arufnya sampai pernikahan itu 4 tahun?"&lt;br /&gt;karena emang ada, ya saya jawab aja, "ada"&lt;br /&gt;ya ampuuun...taukah kalian apa yg dikatakannya setelah itu....&lt;br /&gt;hmmm....&lt;br /&gt;tapi ntar aja ya...&lt;br /&gt;jilid 2&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-8771528546826949934?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/8771528546826949934/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/taaruf-bagian-1.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8771528546826949934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8771528546826949934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/taaruf-bagian-1.html' title='TA&apos;ARUF ( bagian 1)'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-6431015183571046473</id><published>2009-11-05T06:48:00.000-08:00</published><updated>2009-11-05T06:51:59.996-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Indonesia-Qu...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SvLmNp2Y_7I/AAAAAAAAAPM/VYvExX6C8VI/s1600-h/fsldk.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 82px; height: 114px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SvLmNp2Y_7I/AAAAAAAAAPM/VYvExX6C8VI/s320/fsldk.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5400632025417318322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}"&gt;&lt;span class="UIIntentionalStory_Names" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;name&amp;quot;}"&gt;                &lt;/span&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;“Ya Allah, Ajarilah kami kembali ajaran tentang cinta.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;Biar kami bisa kumpulkan lidi-lidi yang berserakan ini menjadi satu”&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt; ( Muhammad Iqbal)&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt; Merengkuh kembali cita akan Indonesia madani...&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-6431015183571046473?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/6431015183571046473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/ya-allah-ajarilah-kami-kembali-ajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6431015183571046473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6431015183571046473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/ya-allah-ajarilah-kami-kembali-ajaran.html' title='Indonesia-Qu...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SvLmNp2Y_7I/AAAAAAAAAPM/VYvExX6C8VI/s72-c/fsldk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7073914177428596926</id><published>2009-11-05T06:40:00.000-08:00</published><updated>2009-11-05T06:42:18.891-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>APA KABAR CINTA?</title><content type='html'>&lt;span id="profile_status"&gt;&lt;span id="status_text"&gt;Apa kabar cinta ?&lt;br /&gt;Usia memang meninggalkan jejak pada diriku.&lt;br /&gt;Tapi semoga iman di dada, bisa menjadikan cahaya dalam diriku.&lt;br /&gt;Percayalah, tidak ada yang berubah dalam hari-hariku.&lt;br /&gt;Aku masih muslimah (akhwat) yang sama.&lt;br /&gt;Tidak ada yang berubah.&lt;br /&gt;Semoga seperti pecinta tangguh, aku bisa memperoleh kekuatan energi dan kesabaran.&lt;br /&gt;Hingga cintaku menyapa suatu hari dan Dia pun ridha untuk tersenyum padaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Dari SMS seorang teman...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7073914177428596926?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7073914177428596926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/apa-kabar-cinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7073914177428596926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7073914177428596926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/apa-kabar-cinta.html' title='APA KABAR CINTA?'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-2563292359288874984</id><published>2009-11-01T19:46:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T19:49:44.992-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FSLDK'/><title type='text'>TUNTUTAN FSLDK PADA AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Su5WgggvAhI/AAAAAAAAAPE/pEgDwRB3wq4/s1600-h/FSLDK.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 355px; height: 274px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Su5WgggvAhI/AAAAAAAAAPE/pEgDwRB3wq4/s400/FSLDK.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5399348119746839058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bismillahir rahmanir rahim…&lt;br /&gt;Sesungguhnya kamu (Bani Israil) akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan kamu pasti akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar. Maka apabila datang saat hukuman kejahatan yang pertama dari kejahatan itu, Kami mendatangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan besar, lalu mereka mencarimu keluar masuk kampung ke seluruh negeri. Dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana”&lt;br /&gt;(QS. Al Israa’ 4-5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahad (25/10/2009) lalu, ratusan pasukan zionis-Israel kembali mengepung &amp;amp; menyerbu masjidil Aqsha, tempat suci umat Islam. Dengan stun grenade (granat kejut), peluru karet &amp;amp; gas air mata mereka menyerang jama’ah, termasuk perempuan dan anak-anak, serta mencegah umat Islam lain untuk memasuki masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu kontrol total dan manipulasi yang dilakukan zionis-Israel atas sumber daya air juga telah menyengsarakan masyarakat Palestina, sebagaimana dilaporkan oleh Amnesty International 27 Oktober lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arogansi zionis-Israel yang selama ini terus meraja lela adalah suatu penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Dan oleh karena bangsa Indonesia adalah bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusian sebagaimana tercermin dalam pembukaan UUD Negara Republik Indonesia, bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, maka tidak selayaknya jika bangsa ini hanya menjadi penonton atas berbagai tragedi yang menimpa saudara-saudaranya di Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai manifestasi atas nilai kemanusiaan &amp;amp; keadilan, maka dengan ini FSLDK (Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus) tergerak untuk menyatakan sikap dan menyerukan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengutuk kebijakan rasis-apartheid pemerintah zionis-Israel atas umat Islam &amp;amp; Kristen Palestina, khususnya kebijakan terbaru mengenai:&lt;br /&gt;a. Pendudukan &amp;amp; penguasaan terhadap masjidil Aqsha dan usaha penghancuran atasnya. Serta;&lt;br /&gt;b. Diskriminasi berupa pembatasan hak untuk mengakses sumber daya air bagi warga Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mendukung perjuangan pembebasan Palestina serta mendesak para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, untuk mengusahakan perdamaian dunia, khususnya untuk Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menghimbau kepada seluruh pihak, baik individu maupun lembaga, yang mengakui nilai kemanusiaan untuk terus menyalurkan dukungan material maupun moril serta mendoakan agar bumi Palestina terbebas dari kebiadaban dan kekejian zionis-Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah isu temporer mengenai terorisme di Indonesia yang disuntikkan media, elit penguasa dan aparat kepada bangsa ini secara massif &amp;amp; terintegrasi, rakyat Indonesia kini diuji kembali solidaritas dan jiwa kemanusiaannya dengan mencuatnya kembali kebengisan &amp;amp; teror zionis-Israel terhadap rakyat Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stigma teroris yang dengan analogi generalisasi dicanangkan kepada berbagai kelompok-kelompok Islam tidak pernah layak jika dibandingkan dengan ulah radikal dan arogan teroris sejati bernama zionis, yang telah menebar kebencian dan teror terhadap ras dan agama lain, baik muslim maupun kristen, di Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu mari kita tegakkan keadilan dengan mendukung perjuangan saudara-saudara kita di Palestina tanpa membedakan idealisme dan kepercayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surabaya, 28 Oktober 2009&lt;br /&gt;Ketua Pusat Komunikasi Nasional&lt;br /&gt;Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adistiyar Prayoga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;- Amnesty International&lt;br /&gt;- The Palestinian Information Center&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-2563292359288874984?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/2563292359288874984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/tuntutan-fsldk-pada-aksi-solidaritas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2563292359288874984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2563292359288874984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/tuntutan-fsldk-pada-aksi-solidaritas.html' title='TUNTUTAN FSLDK PADA AKSI SOLIDARITAS UNTUK PALESTINA'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Su5WgggvAhI/AAAAAAAAAPE/pEgDwRB3wq4/s72-c/FSLDK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-1031000621473665775</id><published>2009-11-01T06:52:00.000-08:00</published><updated>2009-11-01T07:04:15.004-08:00</updated><title type='text'>SAVE  AL-AQSHA</title><content type='html'>http://www.al-ikhwan.net/pemerintah%E2%80%A6-antara-peran-yang-mandul-dan-kejahatan-musuh-3223/&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-1031000621473665775?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.al-ikhwan.net/pemerintah%E2%80%A6-antara-peran-yang-mandul-dan-kejahatan-musuh-3223/' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/1031000621473665775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/save-al-aqsha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1031000621473665775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1031000621473665775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/11/save-al-aqsha.html' title='SAVE  AL-AQSHA'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-9206377789957617448</id><published>2009-10-30T20:49:00.000-07:00</published><updated>2009-10-30T20:58:22.684-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Sahabat'/><title type='text'>CINTA MELIPATKAN KEKUATAN YANG TERSERAK</title><content type='html'>&lt;p&gt;Cinta memang ajaib. Seperti menafsir kembali tentang pemaknaan syukur. Keajaiban syukur itu hanya akan dapat diterjemahkan dalam uraian-uraian yang menjiwa. Syukur hanya bersemi dalam jiwa-jiwa yang memiliki keterampilan sekaligus kecerdasan dalam memaknakan setiap apapun itu sebagai sebuah karunia. Makin cerdas dalam memaknakan setiap –sekecil apapun- sebagai karunia, makin tinggi pula keterampilan bersyukurnya. Cinta, membutuhkan pemaknaan yang mendalam dan meniiwa. Cinta kepada Allah pun cinta kepada kekasih hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cinta memang ajaib. Tumbuh berseminya adalah energi yang melipat-lipat. Jika kita ingin menafsir tentang keajaiban cinta, keajaiban itu hanya bisa diurai jika jiwa kita-pun telah mampu menerjemahkan setiap episode kerja-kerja jiwa itu sebagai buah dari cinta. Ketika cinta akhirnya harus berkorban, ketika cinta itu akhirnya membawa rasa kebersamaan dalam lara, dam penderitaan dan ujian yang membuat hati menghiba. Ketika cinta itu akhirnya menumbuhkan kesetiaan yang tak terkira, ketika cinta itu mampu menafsir kedipan mata kekasih jiwa, bahkan setetes air mata kekasih sebagai tafsir bahasa jiwa yang penuh rona. Ketika cinta melahirkan kekuatan bertahan dari prinsip, bertahan untuk tetap sabar, ketika cinta membawa energy ketaaatan dan ketundukan. Kepasrahan dan kebersandaran. Ketika cinta (akhirnya) bertasbih, mentasbihkan sang Pemilik Jiwa Cinta, Al-Waduud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah sebab musababnya kenapa Allah SWT sesungguhnya DZat Yang Maha Pecinta (al-waduud). &lt;span id="more-355"&gt;&lt;/span&gt;Ketika Dia menyapa dalam bahasa cinta; &lt;em&gt;qul yaa ibaadii&lt;/em&gt; (katakanlah: Wahai hambaku…). Janganlah kalian berputus asa dari RahmatKu. Ketika Allah tak pernah menyia-nyiakan setiap amal hambaNya, itupun bukti cinta. Allah menguji manusia dengan kehendak Cinta-Nya agar daun-daun kekhilafan ini berguguran, agar harta-harta yang tergenggam jadi tersucikan, agar jiwa-jiwa kembali dalam kefitrahan, agar keyakinan tentang makna perjuangan itu semakin terkokohkan. Itulah rahasianya. Seorang hamba yang meneteskan air mata dalam keheningan munajatnya bahkan Allah sampai mengatakan bahwa dialah yang kelak akan mendapatkan pertolongan-Ku. Allah tak ‘membiarkan’ tetesan-tetesan air mata itu sebab tetesan itu punya makna; makna penyesalan, makna ketundukan, makna ketenangan (karena hanya pada-Nya-lah hidup ini diserahkan. Bahkan jika Allah berkehendak, setetes air mata keinsyafan akan menjadi syafaat status hamba, menjadikan air mata sebagai wasilah ridha Allah untuk memadamkan kilatan-kilatan siksa.&lt;/p&gt; Itulah keajaibannya. Cinta melipat-lipatkan kemampuan jiwa untuk care (memberi perhatian), semacam keinginan menggelora agar sang kekasih selalu dalam keadaan baik, bahagia dan tentram karenanya. Melipat-lipatkan agar jiwa memiliki amaliyah mutakamilah (kerja totalitas antara gagasan,emosi jiwa dan tindakan nyata). Cinta sebagai spirit dan gagasan, emosi dan tindakan; gagasan tentang bagaimana membuat yang dicintai menjadi tumbuh berkembang lebih baik dan bahagia karenanya. Cinta tidak hanya getaran emosi melankolik tapi butuh pembuktian. Mencintai berarti merindui…, karena itulah buktinya.&lt;br /&gt;Tak ada kegalauan dan kegamangan, sebab cinta hanya mengenal membahagiakan kekasih jiwa. Cinta melipatkan kekuatan-kekuatan yang terserak.  Cinta memang ada di dalamnya; seribu satu &lt;strong&gt;keajaiban&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta pada-Nya yang berbuah surga...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-9206377789957617448?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/9206377789957617448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/cinta-melipatkan-kekuatan-yang-terserak.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/9206377789957617448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/9206377789957617448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/cinta-melipatkan-kekuatan-yang-terserak.html' title='CINTA MELIPATKAN KEKUATAN YANG TERSERAK'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-193164280145791076</id><published>2009-10-24T03:33:00.001-07:00</published><updated>2009-10-30T21:01:25.937-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>MENANTI AKHIR...</title><content type='html'>Wahai malam....aku tak berarti di sini...&lt;br /&gt;Jika nyala matahari penunjuk jalanku tiada...&lt;br /&gt;Menanti pagi meneteskan butiran embun di ujung daun&lt;br /&gt;Bersama matahari yang menghangatkan jiwa ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb...jadikan matahariku selalu benderang...&lt;br /&gt;Meski ia harus menghapus lembutnya cahaya bulan&lt;br /&gt;Walau aku tak bisa menjadi matahari&lt;br /&gt;Mencairkan kebekuan jiwanya...&lt;br /&gt;Namun keyakinanku pada-Mu tak berubah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwa cinta-Mu bukanlah kepelikan yang tak bisa kuraih&lt;br /&gt;Karena mata hati ini masih benderang melihat cahaya-Mu&lt;br /&gt;Ketika penantian ini berakhir seperti malam yang memeluk matahari-Mu&lt;br /&gt;Maka izinkan aku menyentuhnya dalam doa dan sujudku pada-Mu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih menanti...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-193164280145791076?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/193164280145791076/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/aku-masih-menanti.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/193164280145791076'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/193164280145791076'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/aku-masih-menanti.html' title='MENANTI AKHIR...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-5560075877407693168</id><published>2009-10-24T03:00:00.000-07:00</published><updated>2009-10-24T03:20:48.594-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sastra Sahabat'/><title type='text'>KEPERGIAN</title><content type='html'>Kurasa kaupun haus cepat beranjak dari keberadaanmu.&lt;br /&gt;Melipatkan semburat-semburat kecemasan yang kau cipta di antara garis-garis cakrawala yang kian demikian memudar.&lt;br /&gt;Menghilangkan senjakala sore itu seperti hilangnya aku dengan semua angan dan harapan yang terus menggebu akanmu.&lt;br /&gt;Tak lantas, sungguhpun aku harus luluh dan membayang di antara semua hasrat untuk memilikimu utuh seluruh dan menjadkan seua harus berada di pangkuanku.&lt;br /&gt;Tiadapun semua itu sebuah asa yang harus aku hujam jadinya.&lt;br /&gt;Ingin kulingkarkan jemariku dan menggenggamkannya erat di atas sela-sela jemari hatimu.&lt;br /&gt;Berucap kata akan harap yang aku simpan selama ini dalam tatap.&lt;br /&gt;Menatapmu sepenuh hati dan begitupun dirimu ada dalam siluet yang terus menjadi kelam kini, karena aku belum sempat memulai semua itu.&lt;br /&gt;Kau terlalu cepat berlalu.&lt;br /&gt;Mengepakkan sayapmu terlalu dini ketika senjakala tiba padahal belumpun aku berbicara sepatah kata tentang semua yang jadi belenggu.&lt;br /&gt;Jika harus semua berlalu, aku takkan bisa mencegahmu dan menghentikan waktu.&lt;br /&gt;Inikali mungkin aku harus bersandar untuk keberapa kalinya, melapangkan hatiku akan kepergianmu yang entah apakah kau masih sadari keberadaanku atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekelumit harapan yang jadi bias pun telah aku tepis dan menanamnya dalam harap yang lain yang lain kali mungkin akan muncul layaknya senja yang aku tatap sore ini.&lt;br /&gt;Menggantinya dengan malam-sebuah kesepian dalam senyap yang menjadi tak bernyawa di sepertiga yang aku lalui-yang terus kelam, membuka tabirnya dalam fajar akan secercah sinar yang ia beri padaku-padamu.&lt;br /&gt;Dan akhirnya suatu saat nanti, semoga aku bisa memiliki senja seutuhnya bersamamu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Firman Nugraha&lt;br /&gt;"Bulan di atas Sungai"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-5560075877407693168?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/5560075877407693168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/kepergian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5560075877407693168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5560075877407693168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/kepergian.html' title='KEPERGIAN'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-3185705017815644607</id><published>2009-10-19T08:20:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T08:24:34.400-07:00</updated><title type='text'>SURAT PHP (PUTUS HUBUNGAN PACARAN)</title><content type='html'>&lt;p&gt;Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ba’da tahmid dan shalawat…&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu untuk segera memperbarui taubat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi, rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih baik darimu. Yang Tak Pernah Mengantuk dan Tak Pernah Tidur. Yang siap terus menerus Memperhatikan dan Mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di sepertiga terakhir malam. Yang siap Memberi apapun yang kupinta. Ia yang Bertahta, Berkuasa, dan Memiliki Segalanya.&lt;br /&gt;Maaf Akhi, tapi menurutku kau bukan apa-apa dibanding Dia. Kau sangat lemah, kecil dan kerdil di hadapanNya. Dan, akhi, aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatNya murka. Padahal Ia, Maha Kuat, Maha Gagah, Maha Perkasa, Maha Keras SiksaNya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi, belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan olehNya. Ia bisa marah, akhi. Marah tentang saling pandang yang kita lakukan, marah karena setitik sentuhan kulit kita yang belum halal itu, marah karena suatu ketika dengan terpaksa aku harus membonceng motormu, marah karena pernah ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayang-kan wajahmu. Ia bisa marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat. Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau Memaafkan dan Mengampuni. Akhi, Ia Maha Pengampun, Maha Pemberi Maaf, Maha Menerima Taubat, Maha Penyayang, Maha Bijaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi, jangan marah ya. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku padaNya, tidak pada selainNya. Tapi tak cuma aku, akhi. Kau pun bisa menjadi kekasihNya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan. Caranya satu, kita harus jauhi semua larangan-laranganNya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya Allah, Dia punya rencana indah untuk masa depan kita masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal yang dibenciNya, kau pasti akan dipertemukan dengan seorang wanita shalihah. Ya, wanita shalihah yang pasti jauh lebih baik dari diriku saat ini. Ia yang akan membantu-mu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah doaku untukmu, semoga kaupun mendoakanku, akhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhi, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah. Ya, saudara di jalan Allah, akhi. Itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di telaganya, lalu beliaupun memberi minum kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maaf akhi. Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat ini. Aku takut ini merusak hati. Goresan pena terakhirku di surat ini adalah doa keselamatan dunia akhirat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insya Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barakaatuh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikianlah isi surat yang dihadiahkan oleh Salim A. Fillah untuk kita yang saya kutip dari bukunya yang berjudul ”Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan”.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-3185705017815644607?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/3185705017815644607/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/surat-php-putus-hubungan-pacaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3185705017815644607'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3185705017815644607'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/surat-php-putus-hubungan-pacaran.html' title='SURAT PHP (PUTUS HUBUNGAN PACARAN)'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7817587774526493374</id><published>2009-10-19T00:53:00.000-07:00</published><updated>2009-10-24T02:44:17.595-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>BIDADARI SURGA...(SIAPA YANG TAK RINDU?)</title><content type='html'>Allah telah memberikan sifat-sifat terindah kepada bidadari-bidadari  surga. Mereka diberi pakaian yang paling bagus dan siapapun yang membicarakan  diri mereka pasti akan digelitik kerinduan kepada mereka, seakan-akan dia sudah  melihat secara langsung bidadari-bidadari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ath-Thabarany menuturkan,  kami diberi tahu Bakr bin Sahl Ad-Dimyaty, kami diberitahu Amru bin Hisyam  Al-Biruny, kami diberitahu Sulaiman bin Abu Karimah, dari Hisyam bin Hassan,  dari Al-Hassan, dari ibunya, dari Ummu Salamah Radhiallahuanha, dia berkata,  "Saya berkata, 'Wahai Rasulullah, jelaskanlah kepadaku firman Allah tentang  bidadari-bidadari yang bermata jeli'."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, "Bidadari yang  kulitnya putih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilau seperti sayap burung  nasar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, "Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku tentang  firman Allah, 'Laksana mutiara yang tersimpan  baik'."(Al-Waqi'ah:23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, "Kebeningannya seperti kebeningan  mutiara di kedalaman lautan, tidak pernah tersentuh tangan manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  berkata lagi, "Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, 'Di dalam  surga-surga ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik'."  (Ar-Rahman :70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, "Akhlaknya baik dan wajahnya cantik  jelita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, "Jelaskan padaku firman Allah, "seakan-akan  mereka adalah telur (burung onta) yang tersimpan dengan baik'."  (Ash-Shafat:49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, "Kelembutannya seperti kelembutan kulit  yang ada di bagian dalam telur dan terlindung kulit bagian luar, atau yang biasa  disebut putih telur."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, "Wahai Rasulullah, jelaskan  padaku firman Allah, 'Penuh cinta lagi sebaya umurnya'." (Al-Waqi'ah  :37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, "Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal pada  usia lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah  tatkala mereka sudah tahu, lalu Dia menjadikan mereka sebagai wanita-wanita  gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  bertanya, "Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama wanita dunia ataukah  bidadari yang bermata jeli?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, "Wanita-wanita dunia lebih  utama daripada bidadari-bidadari bermata jeli, seperti apa yang tampak daripada  yang tidak tampak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya, "Karena apa wanita dunia lebih utama  daripada mereka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, "Karena shalat mereka, puasa mereka  dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh  mereka adalah kain sutera, kulitnya kulit bersih, pakaiannya berwarna hijau,  perhiasannya kekuning-kunigan, sanggulnya mutiara dan sisinya terbuat dari emas.  Mereka berkata, Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak  jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami  ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang  memiliki kami dan kami memilikinya'."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata, "Wahai Rasulullah,  salah seorang wanita diantar kami pernah menikah dengan dua, tiga, atau empat  laki-laki lalu dia meninggal dunia. Dia masuk surga dan mereka masuk surgapula.  Siapakah diantara laki-laki itu yang menjadi suaminya di surga?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau  menjawab, "Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih siapa diantara mereka  yang akhlaknya paling bagus, lalu dia berkata, 'Wahai Rabbku, sesungguhnya  lelaki inilah yang paling baik akhlaknya tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka  nikahkanlah aku dengannya'. Wahai ummu Salamah, akhlak yang baik itu akan pergi  membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(disebutkan dalam  catatan kaki buku Raudhatul Muhibbin (terbitan darul falah), halaman 201  :"Pengarang (Ibnul Qoyyim) menyebutkan hadits ini di dalam bukunya Hadil Arwah.  Di sana dia memberi catatan : Sulaiman bin Abu Karamah menyendiri dalam riwayat  ini. Abu Hatim menganggapnya dha'if. Menurut Ibnu Ady, mayoritas  hadits-haditsnya adalah mungkar dan saya tidak melihat orang-orang dahulu  membicarakannya. Kemudian dia menyebutkan hadits ini dari jalannya seraya  berkata, "Hanya sanad inilah yang diketahui..")&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;sumber :  milis daarut tauhid @ yahoo. com&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7817587774526493374?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7817587774526493374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/bidadari-surgasiapa-yang-tak-rindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7817587774526493374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7817587774526493374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/bidadari-surgasiapa-yang-tak-rindu.html' title='BIDADARI SURGA...(SIAPA YANG TAK RINDU?)'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-5226760940232261683</id><published>2009-10-19T00:32:00.000-07:00</published><updated>2009-10-19T00:34:46.809-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar dari Manusia Pilihan...'/><title type='text'>KISAH INDAH SANG KHALIFAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/StwWiCY4RGI/AAAAAAAAANw/n_o-VhE--OQ/s1600-h/Umar.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 132px; height: 99px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/StwWiCY4RGI/AAAAAAAAANw/n_o-VhE--OQ/s320/Umar.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394211227695596642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang di bumi Madinah, suatu hari. Matahari tengah benderang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriknya  sungguh garang menyapa hampir setiap jengkal kota dan pepasir lembah. Jalanan  senyap, orang-orang lebih memilih istirahat di dalam rumah daripada bepergian  dan melakukan perniagaan. Namun tidak baginya, lelaki tegap, berwajah teduh dan  mengenakan jubah yang sederhana itu berjalan menyusuri lorong-lorong kota  sendirian. Ia tidak peduli dengan panas yang menyengat. Ia tak terganggu dengan  debu-debu yang naik ke udara. Ia terus saja bersemangat mengayun langkah.  Sesekali ekor matanya berkerling ke sana ke mari seperti tengah mengawasi.  Hatinya lega, ketika daerah yang dilewatinya sentosa seperti  kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga ketika ia melewati salah satu halaman rumah seorang  penduduk, tiba-tiba ia berhenti. Langkahnya surut. Pandangannya tertuju pada  anak kecil di sana. Ditajamkan pendengarannya, samar-samar ia seperti mendengar  suara lirih cericit burung. Perlahan ia mendatanginya dan dengan lembut ia  menyapa bocah laki-laki yang tengah asyik bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nak, apa yang berada  di tanganmu itu?" Wajah si kecil mendongak, hanya sekilas dan  menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Paman, tidakkah paman lihat, ini adalah seekor burung,"  polosnya ringan. Pandangan lelaki ini meredup, ia jatuh iba melihat burung itu  mencericit parau. Di dalam hatinya mengalun sebuah kesedihan, "Burung ini tentu  sangat ingin terbang dan anak ini tidak mengerti jika mahluk kecil ini  teraniaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bolehkah aku membelinya, nak? Aku sangat ingin  memilikinya," suaranya penuh harap. Si kecil memandang lelaki yang tak  dikenalnya dengan seksama. Ada gurat kesungguhan dalam paras beningnya. Lelaki  itu masih saja menatapnya lekat. Akhirnya dengan agak ragu ia berkata, "Baiklah  paman," maka anak kecil pun segera bangkit menyerahkan burung kepada lelaki yang  baru pertama kali dijumpainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu, lelaki ini merogoh saku  jubah sederhananya. Beberapa keping uang itu kini berpindah. Dalam genggamannya  burung kecil itu dibawanya menjauh. Dengan hati-hati kini ia membuka  genggamannya seraya bergumam senang, "Dengan menyebut asma Allah yang Maha  Penyayang, engkau burung kecil, terbanglah...terbanglah..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sepasang  sayap itu mengepak tinggi. Ia menengadah hening memandang burung yang terbang ke  jauh angkasa. Sungguh, langit Madinah menjadi saksi, ketika senyuman senang  tersungging di bibirnya yang seringkali bertasbih. Sayup-sayup didengarnya  sebuah suara lelaki dewasa yang membuatnya pergi dengan langkah tergesa. "Nak,  tahukah engkau siapa yang membeli burung mu itu? Tahukah engkau siapa lelaki  mulia yang kemudian membebaskan burung itu ke angkasa? Dialah Khalifah Umar  nak..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam-malam di kota Madinah, suatu  hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih seperti malam-malam sebelumnya, ia mengendap berjalan keluar  dari rumah petak sederhana. Masih seperti malam kemarin, ia sendirian menelusuri  jalanan yang sudah seperti nafasnya sendiri. Dengan udara padang pasir yang  dingin tertiup, ia menyulam langkah-langkah merambahi rumah-rumah yang  penghuninya ditelan lelap. Tak ingin malam ini terlewati tanpa mengetahui bahwa  mereka baik-baik saja. Sungguh tak akan pernah rela ia harus berselimut dalam  rumahnya tanpa kepastian di luar sana tak ada bala. Maka ia bertekad malam ini  untuk berpatroli lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madinah sudah tersusuri, malam sudah hampir di  puncak. Angkasa bertabur kejora. Ia masih berjalan, meski lelah jelas terasa.  Sesekali ia mendongak melabuhkan pandangan ke langit Madinah yang terlihat  jelita. Maka ia pun tersenyum seperti terhibur dan memuja pencipta. Tak terasa  Madinah sudah ditinggalkan, ia berjalan sudah sampai di luar kota. Dan  langkahnya terhenti ketika dilihatnya seorang lelaki yang tengah duduk sendirian  menghadap sebuah pelita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum wahai fulan," ia menegur  lelaki ini dengan santun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah yang engkau lakukan malam-malam begini  sendirian," tambahnya. Lelaki itu tidak jadi menjawab ketika didengarnya dari  dalam tenda suara perempuan yang memanggilnya dengan mengaduh. Dengan tersendat  lelaki itu memberitahu bahwa istrinya akan melahirkan. Lelaki itu bingung karena  di sana tak ada sanak saudara yang dapat diminta pertolongannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setengah berlari maka ia pun pergi, menuju rumah sederhananya yang masih  sangat jauh. Ia menyeret kakinya yang sudah lelah karena telah mengelilingi  Madinah. Ia terus saja berlari, meski kakinya merasakan dengan jelas batu-batu  yang dipijaknya sepanjang jalan. Tentu saja karena alas kakinya telah tipis dan  dipenuhi lubang. Ia jadi teringat kembali sahabat-sahabatnya yang mengingatkan  agar ia membeli sandal yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Umm Kultsum, bangunlah, ada kebaikan  yang bisa kau lakukan malam ini," Ia membangunkan istrinya dengan nafas  tersengal. Sosok perempuan itu menurut tanpa sepatah kata. Dan kini ia tak lagi  sendiri berlari. Berdua mereka membelah malam. Allah menjadi saksi keduanya dan  memberikan rahmah hingga dengan selamat mereka sampai di tenda lelaki yang  istrinya akan melahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umm Kultsum segera masuk dan membantu  persalinan. Allah Maha Besar, suara tangis bayi singgah di telinga. Ibunya  selamat. Lelaki itu bersujud mencium tanah dan kemudian menghampirinya sambil  berkata, "Siapakah engkau, yang begitu mulia menolong kami?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki ini  tidak perlu memberikan jawaban karena suara Ummi Kultsum saat itu memenuhi  lengang udara, "Wahai Amirul Mukminin, ucapkan selamat kepada tuan rumah, telah  lahir seorang anak laki-laki yang gagah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat,  betapa terpesona, mengenang kisah indah Khalifah Umar bin Khatab. Ia adalah  seorang pemimpin negara, tapi sejarah mengabadikan kesehariannya sebagai orang  sederhana tanpa berlimpah harta. Ia adalah orang yang paling berkuasa, tapi  lembaran kisah hidupnya begitu penuh kerja keras dalam mengayomi seluruh  rakyatnya. Ia adalah orang nomor satu tapi siang dan malamnya jarang dilalui  dengan pengawal. Ia seorang penyayang meski kepada seekor burung. Ia sanggup  berlari tanpa henti demi menolong seorang perempuan tak dikenal yang akan  melahirkan. Dan ia melakukannya sendiri. Ia melakukannya  sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;jzk to my brother atas kiriman artikelnya...^_^&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-5226760940232261683?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/5226760940232261683/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/kisah-indah-sang-khalifah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5226760940232261683'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5226760940232261683'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/kisah-indah-sang-khalifah.html' title='KISAH INDAH SANG KHALIFAH'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/StwWiCY4RGI/AAAAAAAAANw/n_o-VhE--OQ/s72-c/Umar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-1331858302030815416</id><published>2009-10-13T08:33:00.000-07:00</published><updated>2009-10-13T08:34:32.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><title type='text'>Ya Allah...</title><content type='html'>&lt;h3 class="UIIntentionalStory_Message" ft="{&amp;quot;type&amp;quot;:&amp;quot;msg&amp;quot;}"&gt;&lt;span class="UIStory_Message"&gt;Ya Allah...hantarkan kerinduan ini....&lt;br /&gt;Kerinduan yang melapangkan hati...&lt;br /&gt;Seketika lelah...dan panggilan-Mu terdengar begitu indah....&lt;br /&gt;Kuatkan jiwa mendatanginya...&lt;br /&gt;Kokohkan pijakan kaki ini menghampirinya...&lt;br /&gt;Rindu aku bersua dengan-Mu dalam syahadah...&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-1331858302030815416?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/1331858302030815416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/ya-allah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1331858302030815416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1331858302030815416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/ya-allah.html' title='Ya Allah...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-3461678192703291772</id><published>2009-10-08T17:46:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T17:53:13.094-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>BEGINILAH CARAKU MENJAGAMU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Ss6JT4J_70I/AAAAAAAAANA/bhiUuq_sxgc/s1600-h/I110105401.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 183px; height: 170px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Ss6JT4J_70I/AAAAAAAAANA/bhiUuq_sxgc/s320/I110105401.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5390396778593906498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau saudaraku dalam ikatan aqidah ini&lt;br /&gt;Kerap rasa rindu itu menyapa menghiasi cintaku padamu karena-Nya, lewat ukhuwah yang juga berakar dari mata air mahabbah-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah  caraku menjagamu…&lt;br /&gt;Dengan kalimat-kalimat nasihat yang mungkin saja beberapa diantaranya melukaimu&lt;br /&gt;Mengingatkanmu pada-Nya, meski aku pun belum punya kesempurnaan cinta itu&lt;br /&gt;Kalaupun karena kalimat-kalimat itu engkau lantas menjauhiku, aku tak akan menyesal pernah menyampaikannya padamu&lt;br /&gt;Karena beginilah caraku menyayangimu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-3461678192703291772?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/3461678192703291772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/beginilah-caraku-menjagamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3461678192703291772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3461678192703291772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/beginilah-caraku-menjagamu.html' title='BEGINILAH CARAKU MENJAGAMU'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Ss6JT4J_70I/AAAAAAAAANA/bhiUuq_sxgc/s72-c/I110105401.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-1038379180414586</id><published>2009-10-05T21:05:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T21:07:18.803-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>KEPEDIHAN DI WAJAH SAUDARA-SAUDARAKU</title><content type='html'>Yaa Rabb…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat matahari hampir membenamkan sinarnya…&lt;br /&gt;Saat semua tenggelam dalam aktivitasnya…&lt;br /&gt;Ketika itu Kau titipkan kiamat kecil di ranah Minang…&lt;br /&gt;Sekali lagi, di negeri ini merasakan kepedihan itu…&lt;br /&gt;Sekali lagi wajah saudara-saudara kami berduka…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guncangan dan reruntuhan yang menggantikan wajah-wajah berseri menjadi wajah penuh kecemasan&lt;br /&gt;Luka dan kematian yang menggantikan wajah-wajah keras menjadi wajah  penuh harap pada-Mu&lt;br /&gt;Dan puing-puing itu menjadi saksi bahwa kami tak ada apa-apanya di hadapan-Mu&lt;br /&gt;Menjadi tak ada bedanya antara satu dengan yang lainnya, semua berharap akan datangnya kemurahan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murka-Mu kah ini ya Rabb?&lt;br /&gt;Karena kami sering melalaikan-Mu&lt;br /&gt;Karena terkadang hawa nafsu membutakan mata hati kami…&lt;br /&gt;Ataukah bentuk curahan cinta-Mu?&lt;br /&gt;Karena masih ada di antara kami yang menyembah-Mu&lt;br /&gt;meski belum sempurna…&lt;br /&gt;Karena Engkau menginginkan kami untuk saling mencintai dan merasakan kepedihan saudara kami…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukuplah kepedihan ini menjadikan  cinta di antara kami semakin merekah karena-Mu&lt;br /&gt;Cukuplah puing-puing dan jenazah saudara-saudara kami menjadi perekat kemanusiaan di hati anak bangsa ini&lt;br /&gt;Hingga tak ada lagi pertikaian di antara kami&lt;br /&gt;Hingga tak ada lagi yang bersenang-senang sementara saudara kami sedang membutuhkan uluran tangan di sana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mahalnya pelajaran dari-Mu ini kami dapatkan&lt;br /&gt;Semoga membuka mata kami semua untuk dapat meringankan beban saudara kami&lt;br /&gt;Hatta hanya sebuah doa…&lt;br /&gt;“ Yaa Rabb…berilah kesabaran pada saudara-saudara Kami yang sedang berduka, gantikanlah apa yang hilang di antara mereka dengan yang lebih baik lagi, dengan keimanan yang semakin kokoh pada-Mu…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt; *Teruntuk saudara2ku yang sedang berduka, smg diberi kesabaran...&lt;br /&gt;Untuk para wakil rakyat yang baru saja menghabiskan milyaran uang untuk pelantikan, smg tidak sedang bersenang-senang dengan kursi empuknya.&lt;br /&gt;Untuk semua anak bangsa, ada saudara kita sedang membutuhkan uluran tangan kita di sana...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-1038379180414586?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/1038379180414586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/kepedihan-di-wajah-saudara-saudaraku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1038379180414586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1038379180414586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/10/kepedihan-di-wajah-saudara-saudaraku.html' title='KEPEDIHAN DI WAJAH SAUDARA-SAUDARAKU'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-6373148351191896263</id><published>2009-09-19T03:06:00.000-07:00</published><updated>2009-09-19T03:25:00.278-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Tak Ingin Berpisah...</title><content type='html'>Pagi terakhir Ramadhan...&lt;br /&gt;Ya Allah...&lt;br /&gt;Serasa ingin kutahan langit agar tak membiarkan sang matahari muncul membawa cahayanya secepat ini...&lt;br /&gt;Tak ingin kuhalau tetes-tetes embun fajar ini dari dedaunan...&lt;br /&gt;Lalu kini...&lt;br /&gt;Dalam senja yang basah aku masih terpekur di sini...&lt;br /&gt;Andai bisa kutahan matahari yang menghilang dalam pelukan langit...&lt;br /&gt;Menghentikan waktu sejenak di akhir kemuliaan dari-Mu ini...&lt;br /&gt;Ingin terus menghirup nafas penuh tasbih mengingat-Mu&lt;br /&gt;Ingin selalu melewati malam-malam penuh debaran berdua dengan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dosa yang menggunung ini belum menjejak di ampunan-Mu...&lt;br /&gt;Ketika ikhtiar yang tak tinggi ini belum bisa penuh memuja-Mu...&lt;br /&gt;Ketika doa yang tak seberapa ini belum bisa merangkum semua keinginan...&lt;br /&gt;Kalimat-kalimat indah dari surga-Mu membayang di ingatan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izinkan aku menyentuh cinta-Mu dengan jiwa yang rapuh ini...&lt;br /&gt;Menghiba di sini berharap ridho, rahmat, ampunan dan cinta-Mu...&lt;br /&gt;Kamikah orang-orang bergelar muttaqin itu ya Rabb...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;29 Ramadhan 1430 H&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-6373148351191896263?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/6373148351191896263/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/tak-ingin-berpisah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6373148351191896263'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6373148351191896263'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/tak-ingin-berpisah.html' title='Tak Ingin Berpisah...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-4800372789856507433</id><published>2009-09-13T19:32:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T19:33:50.465-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><title type='text'>Doa Di 10 Malam Terakhir Ramadhan</title><content type='html'>"Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu anni' ( Ya Allah...sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia yang menyukai permintaan maaf, maafkanlah aku...)&lt;br /&gt; &lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-4800372789856507433?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/4800372789856507433/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/doa-di-10-malam-terakhir-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4800372789856507433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4800372789856507433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/doa-di-10-malam-terakhir-ramadhan.html' title='Doa Di 10 Malam Terakhir Ramadhan'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-4578050630625849686</id><published>2009-09-13T06:27:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T06:39:54.195-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='About Rasulullah'/><title type='text'>Saat Terakhir Lelaki Sholeh yang Kucintai dan Kurindukan</title><content type='html'>Ketika Al-Musthafa berada dihadapan&lt;br /&gt;Ku pandangi pesonanya dari ujung kaki hingga kepala,&lt;br /&gt;Tahukah kalian apa yang terjelma?&lt;br /&gt;Cinta! (Abu Bakar ra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi demam kembali, kini panasnya semakin tinggi. Lemah ia berbaring, menghadapkan wajah pada Fatimah anak kesayangan. Sudah beberapa hari terakhir, kesehatannya tidak lagi menawan. Senin itu, kediaman manusia paripurna didatangi seorang berkebangsaan Arab dengan wajah rupawan. Di depan pintu, ia mengucapkan salam "Assalamu’alaikum duhai para keluarga Nabi dan sumber kerasulan, bolehkah saya menjumpai kekasih Allah?". Fatimah yang sedang mengurusi ayahnya, tegak dan berdiri di belakang pintu "Wahai Abdullah, Rasulullah sedang sibuk dengan dirinya sendiri". Fatimah berharap tamu itu mengerti dan pergi, namun suara asing semula kembali mengucapkan salam yang pertama.&lt;br /&gt;"Alaikumussalam, hai hamba Allah" kali ini Nabi yangmenjawabnya.            "Anakku sayang, tahukah engkau siapakah yang kini sedang berada di luar?"       "Tidak tahu ayah, bulu kudukku meremang mendengar suaranya"      &lt;br /&gt;"Sayang, dengarkan baik-baik, di luar itu adalah dia, pemusnah kesenangan dunia, pemutus  nafas di raga dan penambah ramai para ahli kubur". Jawaban nabi terakhir membuat fatimah jatuh terduduk. Fatimah menangis seperti anak kecil.&lt;br /&gt;"Ayah, kapan lagi aku akan mendengar dirimu bertutur, harus bagaimana aku menuntaskan kerinduan kasih sayang engkau, tak akan lagi ku memandang wajah kesayangan ayahanda" pedih Fatimah. Nabi tersenyum, lirih ia memanggil " Sayang, mendekatlah, kemarikan pendengaranmu sebentar". Fatimah menurut, dan Kekasih Allah itu berbisik mesra di telinga anaknya, "Engkau adalah keluargaku yang pertama kali menyusul sebentar kemudian". Seketika wajah fatimah tidak lagi pasi tapi bersinar.&lt;br /&gt;Lalu kemudian, Fatimah mempersilahkan tamu itu masuk. Malaikat pencabut maut berparas jelita itu pun kini berada di samping Muhammad.&lt;br /&gt;"Assalamu’alaikum ya utusan Allah" dengan takzim malaikat memberi salam.&lt;br /&gt;"Salam sejahtera juga untukmu pelaksana perintah Allah, apakah tugasmu saat ini, berziarah ataukah mencabut nyawa si lemah?" tanya nabi. Angin berhembus dingin.&lt;br /&gt;"Aku datang untuk keduanya, berziarah dan mencabut nyawamu, itupun setelah engkau perkenankan, jika tidak Allah memerintahkanku untuk kembali"&lt;br /&gt;"Di manakah engkau tinggalkan Jibril, Duhai izrail?"&lt;br /&gt;"Ia ku tinggal di atas langit dunia".&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, Jibril pun datang dan memberikan salam kepada seseorang yang juga dicintanya karena Allah.&lt;br /&gt;"Ya Jibril, gembirakanlah aku saat ini" pinta Al-Musthafa.&lt;br /&gt;Terdengar Jibril bersuara pelan di dekat telinga manusia pilihan, "Sesungguhnya pintu langit telah di buka, dan para Malaikat tengah berbaris menunggu sebuah kedatangan, bahkan pintu-pintu surga juga telah di lapangkan hingga terlihat para bidadari yang telah berhias menyongsong kehadiran yang paling ditunggu-tunggu".&lt;br /&gt;"Alhamdulillah, betapa Allah maha penyayang" sendu Nabi, wajahnya masih saja pucat pasi.&lt;br /&gt;"Dan Jibril, masukkan kesenangan dalam hati ini, bagaimana keadaan ummatku nanti".&lt;br /&gt;"Aku beri engkau sebuah kabar akbar, Allah telah berfirman, "Sesungguhnya Aku, telah mengharamkan surga bagi semua Nabi, sebelum engkau memasukinya pertama kali, dan Allah mengharamkan pula sekalian umat manusia sebelum pengikutmu yang terlebih dahulu memasukinya" Jawaban Jibril itu begitu berpengaruh. Maha suci Allah, wajah Nabi dilingkupi denyar cahaya. Nabi tersenyum gembira. Betapa ia seperti tidak sakit lagi. Dan ia pun menyuruh malaikat izrail mendekat dan menjalankan amanah Allah.&lt;br /&gt;Izrail, melakukan tugasnya. Perlahan anggota tubuh pembawa cahaya kepada dunia satu persatu tidak bergerak lagi. Nafas manusia pembawa berita gembira itu semakin terhembus jarang. Pandangan manusia pemberi peringatan itu kian meredup sunyi. Hingga ketika ruhnya telah berada di pusat dan dalam genggaman Izrail, nabi sempat bertutur, "Alangkah beratnya penderitaan maut". Jibril berpaling tak sanggup memandangi sosok yang selalu ia dampingi di segala situasi.&lt;br /&gt;"Apakah engkau membenciku Jibril"&lt;br /&gt;"Siapakah yang sampai hati melihatmu dalam keadaan sekarat ini, duhai cinta," jawabnya sendu.&lt;br /&gt;Sebelum segala tentang manusia terindah ini menjadi kenangan, dari bibir manis itu terdengar panggilan perlahan "Ummatku… Ummatku….". Dan ia pun dengan sempurna kembali. Nabi Muhammad Saw, pergi dengan tersenyum, pada hari senin 12 Rabi'ul Awal, ketika matahari telah tergelincir, dalam usia 63 tahun.&lt;br /&gt;Muhammad, Nabi yang Ummi, Kekasih para sahabat di masanya dan di sepanjang usia semesta, meninggalkan gemilang cahaya kepada dunia. Muhammad, pemberi peringatan kepada semua manusia, menorehkan dalam-dalam tinta keikhlasan di lembaran sejarah. Muhammad, yang bersumpah dengan banyak panorama indah alam: "demi siang bila datang dengan benderang cahaya, demi malam ketika telah mengembang, demi matahari sepenggalah naik", telah membumbungkan Islam kepada cakrawala megah di angkasa sana. Ia, Muhammad, menembus setiap gendang telinga sahabatnya dengan banyak kuntum-kuntum sabda pengarah dalam menjalani kehidupan. Ia, Muhammad, yang di sanjung semua malaikat di setiap tingkatan langit, berbicara tentang surga, sebagai tebusan utama, bagi setiap amalan yang dikerjakan. Ia, Muhammad yang selalu menyayangi fakir miskin dan anak yatim, menggelorakan perintah untuk senantiasa memperhatikan manusia lain yang berkekurangan. Dan Ia, Muhammad, tak akan pernah kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, Madinah berubah kelabu. Banyak manusia terlunta di sana.&lt;br /&gt;Dan Aisyah ra, yang pangkuannya menjadi tempat singgah kepala Rasulullah di saat terakhir kehidupannya, menyenandungkan syair kenangan untuk sang penerang, suaranya bening. Syahdunya membumbung ke jauh angkasa. Beginilah Aisyah menyanjung sang Nabi yang telah pergi:&lt;br /&gt;Wahai manusia yang tidak sekalipun mengenakan sutera,&lt;br /&gt;Yang tidak pernah sejeda pun membaringkan raga pada empuknya tilam&lt;br /&gt;Wahai kekasih yang kini telah meninggalkan dunia,&lt;br /&gt;Ku tau perut mu tak pernah kenyang dengan pulut lembut roti gandum&lt;br /&gt;Duhai, yang lebih memilih tikar sebagai alas pembaringan&lt;br /&gt;Duhai, yang tidak pernah terlelap sepanjang malam karena takut sentuhan neraka Sa’ir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Umar r.a yang paling dekat dengan musuh di setiap medan jihad itu, kini menghunus pedang. Pedang itu menurutnya diperuntukkan untuk setiap mulut yang berani menyebut kekasih kesayangannya telah kembali kepada Allah. Umar tatap wajah-wajah para sahabat itu setajam mata pedangnya, meyakinkan mereka bahwa Umar sungguh-sungguh. Umar terguncang. Umar bersumpah. Umar berteriak lantang. Umar menjadi sedemikian garang. Ia berdiri di hadapan para sahabat yang terlunta-lunta menunggu kabar manusia yang dicinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Abu Bakar, sahabat yang paling lembut hatinya, melangkah pelan menuju jasad manusia mulia. Langkahnya berjinjit, khawatir kan mengganggu seseorang yang tidur berkekalan, pandangannya lurus pada sesosok cinta yang dikasihinya sejak pertama berjumpa. Raga berparas rembulan itu kini bertutup kain selubung. Abu bakar hampir pingsan. Nafasnya berhenti berhembus, tertahan. Sekuat tenaga, ia bersimpuh di depan jasad wangi al-Musthafa. Ingin sekali membuka penutup wajah yang disayangi arakan awan, disanjung hembusan angin dan dielu-elukan kerlip gemintang, namun tangannya selalu saja gemetar. Lama Abu bakar termenung di depan jenazah pembawa berkah. Akhirnya, demi keyakinannya kepada Allah, demi matahari yang masih akan terbit, demi mendengar rintihan pedih ummat di luar, Abu bakar mengais sisa-sisa keberanian. Jemarinya perlahan mendekati penutup tubuh suci Rasulullah, dan dijumpailah, wajah yang tak pernah menjemukan itu. Abu bakar memesrai Nabi dengan mengecup kening indahnya. Hampir tak terdengar ia berucap, "Demi ayah dan bunda, indah nian hidupmu, dan indah pula kematianmu. Kekasih, engkau memang telah pergi". Abu bakar menunduk. Abu Bakar mematung. Abu Bakar berdoa di depan tubuh nabi yang telah sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Bilal bin Rabah, yang suaranya selalu memenuhi udara Madinah dengan lantunan adzan itu, tak lagi mampu berseru di ketinggian menara mesjid. Suaranya selalu hilang pada saat akan menyebut nama kekasih ‘Muhammad’. Di dekat angkasa, seruannya berubah pekik tangisan. Tak jauh dari langit, suaranya menjelma isak pedih yang tak henti. Setiap berdiri kukuh untuk mengumandangkan adzan, bayangan Purnama Madinah selalu saja jelas tergambar. Tiap ingin menyeru manusia untuk menjumpai Allah, lidahnya hanya mampu berucap lembut, "Aku mencintaimu duhai Muhammad, aku merindukanmu kekasih". Bilal, budak hitam yang kerap di sanjung Nabi karena suara merdunya, kini hanya mampu mengenang Sang kekasih sambil menatap bola raksasa pergi di kaki langit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, terlalu banyak cinta yang menderas di setiap jengkal lembah madinah. Yang tak pernah bisa diungkapkan. Semesta menangis.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sahabat, Sang penerang telah pergi menemui yang Maha tinggi. Purnama Madinah telah kembali, menjumpai kekasih yang merindui. Dan semesta, kehilangan pelita terindahnya. Saya mengenangmu ya Rasulullah, meski hanya dengan setitik tinta pena. Saya mengingatimu duhai pembawa cahaya dunia, meski hanya dengan selaksa kata. Dan saya meminjam untaian indah peredam gemuruh dada, yang dilafadzkan Hasan Bin Tsabit, salah seorang sahabat penyair dari masa mu:&lt;br /&gt;Engkau adalah ke dua biji mata ini&lt;br /&gt;Dengan kepergianmu yang anggun,&lt;br /&gt;Aku seketika menjelma menjadi seorang buta&lt;br /&gt;Yang tak perkasa lagi melihat cahaya&lt;br /&gt;Siapapun yang ingin mati mengikutimu&lt;br /&gt;Biarlah ia pergi menemui ajalnya,&lt;br /&gt;Dan Aku,&lt;br /&gt;Hanya risau dan haru dengan kepergian terindah mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat, kenanglah Nabi Muhammad Saw, meski dalam kelengangan yang sempurna, agar hal ini menjadi obat ajaib, penawar dan penyembuh kegersangan hati yang kerap berkunjung. Agar, di akhirat kelak, dengan agung Nabi memanggil semua manusia yang senantiasa merindukan dan mencintainya. Adakah yang paling mempesona dihadapanmu, ketika suara suci Nabi menyapamu anggun, menjumpaimu dengan paras yang tak pernah kau mampu bayangkan sebelumnya.&lt;br /&gt;Adakah yang paling membahagiakan di kedalaman hatimu, ketika sesosok yang paling kau cinta sepenuh jiwa dan raga, berada nyata di dekatmu dan menemuimu dengan senyuman yang paling manis menembusi relung kalbu. Dan adakah di dunia ini yang paling menerbangkan perasaanmu ke angkasa, ketika jemari terkasih menggapaimu untuk memberikan naungan perlindungan dari siksa pedih azab neraka. Adakah sahabat???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saat ini ada yang bening di kedua sudut kelopak matamu, berbahagialah, karena mudah-mudahan ini sebuah pertanda. Pertanda cinta tak bermuara. Dan, ketika kau tak dapati air mata saat ini, kau sungguh mampu menyimpan cinta itu di dasar hatimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;*kala kerinduan itu kembali menyapa dan semakin membiru padamu ya Rasulullah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seorang kakak yang meninggalkan referensinya di sini untukku:  dimanapun engkau berada, jazakallah khoir kak...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-4578050630625849686?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/4578050630625849686/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/saat-terakhir-lelaki-sholeh-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4578050630625849686'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4578050630625849686'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/saat-terakhir-lelaki-sholeh-yang.html' title='Saat Terakhir Lelaki Sholeh yang Kucintai dan Kurindukan'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7381900938546617104</id><published>2009-09-13T06:13:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T18:53:32.134-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sahabat Berkata...'/><title type='text'>TUJUH KERUGIAN ORANG YANG BAKHIL</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pertama, ketika ia mati hartanya akan diwarisi oleh orang yang akan menghabiskan dan membelanjakannya untuk sesuatu yang tidak diperintahkan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Allah akan membangkitkan penguasa zhalim yang akan merenggut seluruh hartanya setelah menyiksanya terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Allah akan menggerakkan dirinya untuk menghabiskan harta bendanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, muncul ide pada dirinya untuk mendirikan bangunan di tempat rawan bencana, sehingga bangunan berikut hartanya akan habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, dia akan ditimpa musibah yang dapat menghabiskan hartanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, dia akan ditimpa penyakit kronis sehingga hartanya habis untuk berobat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh, dia menyimpan hartanya di suatu tempat, tapi dia lupa tempat itu hingga hartanya hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Abu Bakar Ash Siddiq ra.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Sumber : Tarbawi edisi Oktober 09&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7381900938546617104?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7381900938546617104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/tujuh-kerugian-orang-yang-bakhil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7381900938546617104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7381900938546617104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/tujuh-kerugian-orang-yang-bakhil.html' title='TUJUH KERUGIAN ORANG YANG BAKHIL'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-4567036252562194025</id><published>2009-09-11T00:22:00.000-07:00</published><updated>2009-09-11T00:53:49.125-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Bait Rindu Pada-Mu</title><content type='html'>Masih terpekur di sini...&lt;br /&gt;Menatap keheningan langit malam -Mu yang maha luas tanpa bintang...&lt;br /&gt;Sepertinya kerinduan ini akan terus mengalir mengisi sudut-sudut jiwaku..&lt;br /&gt;Masihkah aku berpaling, ketika cinta-Mu lebih indah dari segala cinta...&lt;br /&gt;Masihkah aku menangis sedih ketika hatiku disentuh lembut kasih-Mu...&lt;br /&gt;Sejuta tasbih tak mampu membalas secarik bahagia yang Kau beri...&lt;br /&gt;Hingga tangis sedihku berganti senyum yang memerahkan hati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika masih ada waktuku...&lt;br /&gt;Akankah ampunan-Mu menanti di ujung jalan ini?&lt;br /&gt;Jika masih ada kesempatan bagiku...&lt;br /&gt;Akankah kerinduan ini berakhir bahagia?&lt;br /&gt;Melewati malam-malam terindahku bersama-Mu&lt;br /&gt;Malam-malam penuh pengharapan dan doa&lt;br /&gt;Malam Ramadhan ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring sujud panjang...doa terus mengalun&lt;br /&gt;Melayangkan bulir-bulir rindu pada-Mu&lt;br /&gt;Membisikkan bait-bait cinta untuk-Mu&lt;br /&gt;Meniti seribu asa yang melambung tinggi...&lt;br /&gt;Jadikan hati ini suci...&lt;br /&gt;Melabuhkan cinta dan rindu hanya pada-Mu&lt;br /&gt;Jadikan hati ini tegar dan tak pernah menyerah&lt;br /&gt;Hingga tak ada yang bisa menghentikan kereta jihad suci ini&lt;br /&gt;Selain syahid di jalan-Mu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;21 Ramadhan 1430 H&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-4567036252562194025?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/4567036252562194025/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/bait-rindu-pada-mu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4567036252562194025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4567036252562194025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/09/bait-rindu-pada-mu.html' title='Bait Rindu Pada-Mu'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-3961855141068232743</id><published>2009-08-29T21:34:00.000-07:00</published><updated>2009-08-29T21:42:20.156-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Muhasabah'/><title type='text'>MUHASABAH RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SpoB9GDpZyI/AAAAAAAAAJI/5Fj16jwfOWg/s1600-h/mhsbh2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 125px; height: 94px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SpoB9GDpZyI/AAAAAAAAAJI/5Fj16jwfOWg/s320/mhsbh2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375611254329665314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Selintas pandangan manusia menghancurkan keikhlasan...&lt;br /&gt;Setitik cinta semu menjauhkan dari embun cinta-Nya...&lt;br /&gt;Butir-butir air mata yang tumpah pun bukan karena-Nya&lt;br /&gt;Setetes kasih sayang-Nya terabaikan rasa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rabb...&lt;br /&gt;Betapa dhaifnya diri ini...&lt;br /&gt;Menengadahkan tangan memohon kemurahan-Mu...&lt;br /&gt;Sementara di hati Engkau disandingkan dengan cinta dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rabb...&lt;br /&gt;Betapa kerdilnya hati ini...&lt;br /&gt;Mengharap cinta dari-Mu...&lt;br /&gt;Sementara hati terpaut pada ciptaan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rabb...&lt;br /&gt;Betapa gersangnya jiwa ini...&lt;br /&gt;Lisan berkata ridha Engkau sebagai Rabb...&lt;br /&gt;Sementara rasa cinta pada-Mu belum disempurnakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rabb...&lt;br /&gt;Betapa khilaf ini menjauhkan diri dari-Mu...&lt;br /&gt;Betapa maksiat ini menggunung, hingga tak satupun fatwa yang bisa diminta dari hati...&lt;br /&gt;Betapa kerasnya hati ini telah membuat hilang kesadaran bahwa semua peristiwa itu menjadi teguran-Mu atas kelalaian ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa Rabb...&lt;br /&gt;Cukupkan diri ini dengan cinta-Mu...&lt;br /&gt;Kokohkan hati ini dalam perjuangan suci...&lt;br /&gt;Karena tak ada kekuatan istiqamah dan penjagaan hati selain dari-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teguhkan hatiku Rabb...&lt;br /&gt;Hingga raga ini tak mengeluh akan letihnya, karena terus terbang bersama cinta-Mu&lt;br /&gt;Hingga hembusan nafas dan detak jantung ini selalu menyenandungkan jihad yang suci&lt;br /&gt;Hingga cinta dan kerinduan selalu bermuara pada-Mu&lt;br /&gt;Hingga tak ada yang menyenangkan untuk dinanti selain pertemuan dengan-Mu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Ramadhan 1430 H&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-3961855141068232743?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/3961855141068232743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/muhasabah-ramadhan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3961855141068232743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3961855141068232743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/muhasabah-ramadhan.html' title='MUHASABAH RAMADHAN'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SpoB9GDpZyI/AAAAAAAAAJI/5Fj16jwfOWg/s72-c/mhsbh2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7417906664941415038</id><published>2009-08-29T21:22:00.000-07:00</published><updated>2009-08-29T22:02:12.246-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Singkat'/><title type='text'>MENGHARAP SEBUAH PERTEMUAN...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SpoAe_vSdPI/AAAAAAAAAI4/NE0fUhtAAzk/s1600-h/rindu-Nya.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 124px; height: 93px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SpoAe_vSdPI/AAAAAAAAAI4/NE0fUhtAAzk/s320/rindu-Nya.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375609637725959410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:lucida grande;" &gt;Kembali kisah ini dimulai disepertiga malam terakhir…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:webdings;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya mencari cahaya Rabb -nya, berkali ia terjatuh diuji dengan cobaan. Kali ini pun ujian itu kembali menghampirinya…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:webdings;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:lucida grande;" &gt;Rindu itu semakin memerah seperti senja, menyeruak perlahan memenuhi sisi hatinya. Tetes-tetes air mata kembali tumpah membasahi sajadah sujudnya, betapa beratnya memendam rasa yang tak pernah dapat diungkapkan. Lebih banyak lagi air mata yang tersembunyi, menggoreskan luka yang dalam. Kata-kata kasih itu tersimpan rapi di hati, hanya dia dan Tuhannya yang tau. Betapa ia amat berharap sebuah pertemuan, yang bisa mendamaikan resah hatinya selama ini. Pertemuan yang menuntaskan bulir-bulir kerinduan yang menyakitkan tapi penuh pesona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:lucida grande;" &gt; Namun kesadarannya selalu menyertai saat kerinduan itu datang, bahwa cinta tak menghendaki penghambaan dan pemujaan sesama hamba. Akan ada saatnya harus berhenti mencintai seseorang, ketika cinta itu sudah merasuk memenuhi hatinya dan tak menyisakan tempat bahkan bagi Tuhannya. Ada cinta sejati yang seharusnya diperjuangkan, meski ia berjalan bersama benih-benih pedih penuh bahagia. Cinta Rabb-nya, yang menghapuskan pedih, yang selalu berbalas bahkan dengan volume cinta yang lebih besar tak terbandingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:lucida grande;" &gt;Harapan itu masih ada sampai saat ini, terkadang muncul bersama serpihan rindu yang datang tanpa permisi. Jika pun kemudian cinta itu tak berujung, harapan itu tak berjawab, maka ia telah bersiap untuk membebaskan hatinya. Terbang lepas, mencoba menegakkan kembali sayap hatinya, mengugurkan daun-daun kasih yang tak seharusnya ada. Berupaya menjadi mujahidah sejati yang mempersembahkan cinta sejati untuk Sang Pemilik Cinta. Menyalakan lilin cinta yang harus terjaga karena-Nya, yang menjadi cahaya bagi jiwanya dalam menjaga kesuciannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:lucida grande;" &gt;  Teringat pada sebuah doa yang pernah didengarnya…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:webdings;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:lucida grande;" &gt;“Ya Allah jika aku jatuh cinta..Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu, agar tumbuh kekuatan untukku mencintaiMu”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7417906664941415038?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7417906664941415038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/mengharap-sebuah-pertemuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7417906664941415038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7417906664941415038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/mengharap-sebuah-pertemuan.html' title='MENGHARAP SEBUAH PERTEMUAN...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SpoAe_vSdPI/AAAAAAAAAI4/NE0fUhtAAzk/s72-c/rindu-Nya.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-9115365360147332502</id><published>2009-08-24T21:20:00.000-07:00</published><updated>2009-09-06T20:29:14.866-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tarbiyah'/><title type='text'>HALAWATUL IMAN (MANISNYA IMAN)</title><content type='html'>Seseorang akan merasakan manisnya iman bermula manakala di dalam hatinya terdapat rasa cinta yang mendalam kepada Allah dan Rasul-Nya, manisnya akan semakin dirasakan bila seseorang berusaha untuk senantiasa menyempurnakan cintanya kepada Allah, memperbanyak cabang-cabangnya (amalan yang dicintai Allah swt.) dan menangkis hal-hal yang bertentangan dengan kecintaan Allah swt. &lt;p&gt;Apa buktinya bila seseorang telah merasakan manisnya Iman?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buktinya, ia akan selalu mengutamakan kecintaanya kepada Allah daripada mementingkan kesenangan dan kemegahan dunia, seperti bersenang-senang dengan keluarga, lebih senang tinggal di rumah ketimbang merespon seruan dakwah dan asyik dengan bisnisnya tanpa ada kontribusi sedikitpun terhadap kegiatan jihad di jalan Allah swt. Sebagaimana firman Allah dalam surat At-Taubah : 24&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Katakanlah: “Jika bapa-bapak, anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan Keputusan-Nya. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memprioritaskan kecintaan kepada Allah akan melahirkan perasaan ridha&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bila seseorang senantiasa mengutamakan kecintaan kepada Allah, Rasul dan jihad di jalan-Nya, daripada kepentingan dirinya sendiri, maka akan lahirlah sikap ridha terhadap Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai din-nya dan Muhammad sebagai Nabi dan Rasulnya. Keridhaannya itu dibuktikan dengan selalu menghadiri halaqahnya, terlibat dengan kegiatan dakwah di lingkungannya dan menginfakkan sebagian harta dan waktunya untuk kemaslahatan tegaknya agama Allah swt.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang dirasakan oleh seseorang bila ia telah ridha terhadap Allah, agama dan Rasulnya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Pertama&lt;/em&gt;, Ia akan merasakan &lt;em&gt;“Istildzadz at-Thaa’ah”,&lt;/em&gt; lezatnya ketaatan kepada Allah swt., baik dalam shalatnya, tilawah Qur’annya, pakaian dan pergaulan islaminya, perkumpulannya dengan orang-orang shaleh dan keterlibatannya dalam barisan dakwah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, Ia juga akan merasakan &lt;em&gt;“Istildzadz al-masyaqat”,&lt;/em&gt; lezatnya menghadapi berbagai kesulitan dan kesusahan dalam berdakwah. Kelelahan, keletihan, dan hal-hal yang menyakiti perasaannya akibat celaan orang karena menjalankan syariat Islam, atau bahkan mencederai fisiknya, semua itu semakin membuatnya nikmat dalam berdakwah. Semua inilah yang akan senantiasa melahirkan manisnya Iman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Istildzaadz at-thaa’ah”&lt;/em&gt;, lezatnya ketaatan kepada Allah ditunjukan oleh wanita Anshar dan Muhajirin, tatkala turun wahyu yang memerintahkan mereka untuk berhijab dan menutrup auratnya, mereka langsung meresponnya dengan senang hati dan lapang dada, tanpa merasa berat sedikitpun. Aisyah ra. yang menjadi saksi mata atas hal ini berkata :&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;رَحِمَ الله ُنِسَاءَ اْلاَنْصَارِ وَالْمُهَاجِرَاتِ لَمَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِنَّ “وَلْيَضْرِبْنَ مِنْ جَلاَ بِيْبِهِنَّ عَلَى جُيُوْ بِهِنَّ” شَقَقْنَ مُرُوْطَهُنَّ فَلْيَخْتَمِرْنَ بِهَا&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Semoga Allah merahmati wanita Anshar dan Muhajirin, tatkala turun kepada mereka ayat “hendaknya mereka mengenakan kain panjang (jilbab) sampai ke atas dada mereka,” mereka memotong kain-kain mereka, lalu mereka menjadikan kain-kain itu sebagai penutup kepalanya&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt; &lt;/em&gt;Abu Ayub Ayub Al-Anshary, ketika mendengar seruan jihad, Dalam surat At-Taubah : 41&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu Mengetahui.” &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abu Ayub berseru kepada anak-anaknya, &lt;em&gt;“Jahhizuuny! Jahhizuuny!”&lt;/em&gt; siapkan peralatan perangku!. Anak-anaknya membujuk agar bapaknya tidak perlu berangkat untuk berjihad, karena usianya sudah udzur, cukup di wakilkan saja oleh anak-anaknya. Abu Ayyub menolak bujukan anak-anaknya seraya berkata : “ketahuilah wahai anak-anakku, yang dimaksud ayat tersebut adalah &lt;span class="arabic"&gt;خِفَافًالَكُمْ وَثِقَالاً لٍي , &lt;/span&gt;ringan bagi kalian berat bagiku, beliaupun tetap berangkat dan menemukan syahidnya dalam perjalanan jihad tersebut. (lihat Tafsir Ibnu Katsir)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan Lezatnya kesulitan (Istildzadz al-masyaqqah) dalam dakwah dirasakan oleh Rasulullah saw., ketika beliau menghadapi ketidaksukaan orang-orang kafir terhadap ajaran Islam, sebagaimana yang ditunjukan oleh masyarakat Thaif ketika Rasulullah saw. hijrah ke sana, yaitu pada saat Nabi menyampaikan dakwahnya, mengajak mereka untuk menerima ajaran Islam, tetapi tidak ada sedikitpun sambutan baik dari para tokoh mereka, bahkan dengan nada yang sangat melecehkan dan menyakitkan, mereka menanggapi dakwah Nabi seraya berkata,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Coba kau robek kiswah ka’bah jika engkau memang benar-benar utusan Allah.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang lainnya pun turut berkomentar,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Apa tidak ada lagi orang yang lebih pantas diutus oleh Allah selain engkau?”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan penuh kesabaran dan ketabahan Rasulullah saw. menerima kenyataan pahit tersebut, beliau tetap berlapang dada dan tidak mempermasalahkan tentang penolakan dan penentangan mereka. Oleh karena itu ketika malaikat penjaga gunung &lt;em&gt;Alaihissalaam&lt;/em&gt; menawarkan kepada Nabi, bila beliau setuju ia akan mengangkat dua buah bukit yang ada di Thaif lalu ditimpakan kepada mereka, dengan penuh kelembutan dan kasih sayang Rasulullah saw. menanggapinya seraya berkata,&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;بَلْ أَرْجُو أَنْ يُخْرِجَ اللَّهُ مِنْ أَصْلَابِهِمْ مَنْ يَعْبُدُ اللَّهَ وَحْدَهُ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Tetapi aku berharap semoga Allah mengeluarkan dari tulang rusuk mereka kelak orang-orang (generasi) yang beribadah kepada Allah dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu apapun.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syaikh Abu Muhammad bin Abi Jamroh mengibaratkan manisnya iman dengan sebuah pohon, sebagaimana firman Allah :&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit.”&lt;/em&gt; (Ibrahim : 24)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang dimaksud kalimat dalam ayat tersebut adalah kalimatul ikhlas&lt;span class="arabic"&gt; لا اله الا الله, &lt;/span&gt;batang pohonnya adalah pangkal iman, cabang dan rantingnya adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, dedaunannya adalah kepedulian terhadap kebajikan, buahnya adalah amal ketaatan, rasa manisnya adalah ketika memetiknya, dan puncak manisnya adalah ketika matangnya sempurna saat dipetik, disitulah sangat terasa manisnya&lt;em&gt;. &lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;عَنْ أَنَسٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ((ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلاَوَةَ الإِيْمَانِ: مَنْ كَانَ اللَّهُ&lt;em&gt; &lt;/em&gt;وَرَسُولُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ لِلَّهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللَّهُ مِنْهُ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ)). (رواه البخاري ومسلم وهذا لفظ مسلم).&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 27pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Anas ra, dari Nabi saw. bersabda, &lt;em&gt;“Tiga perkara jika kalian memilikinya, maka akan didapati manisnya iman. (Pertama) orang yang menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya. (Kedua) agar mencintai seseorang semata-mata karena Allah swt. (Ketiga), tidak senang kembali kapada kekufuran setelah diselamatkan oleh Allah swt, sebagaimana ketidak-senangannya dilempar ke dalam api neraka.”&lt;/em&gt; (HR Bukhar Muslim dengan redaksi Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;عَنْ الْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ((ذَاقَ طَعْمَ الإِيْمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُولاً)) (رواه مسلم).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Al-Abbas bin Abdil Muttalib, bahwasanya ia mendengar Rasulallah saw. bersabda, &lt;em&gt;“Telah merasakan lezatnya iman seseorang yang ridha Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai dinnya dan Muhammad sebagai Rasulnya.”&lt;/em&gt; (HR. Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadits ini sangat agung maknanya, termasuk dasar-dasar Islam, berkata para ulama, “Arti dari manisnya iman adalah mersakan lezatnya ketaatan dan memiliki daya tahan menghadapi rintangan dalam menggapai ridha Allah dan Rasul-Nya, lebih mengutamakan ridha-Nya dari pada kesenangan dunia, dan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangan-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hadits tersebut Rasulullah saw. menjelaskan bahwa tiga perkara bila kalian berada di dalamnya maka akan didapati manisnya iman, karena sarat mendapatkan manisnya sesuatu adalah dengan mencintainya, maka barang siapa yang mencintai sesuatu dan bergelora cintanya, maka ketika berhasil mendapatkannya, ia akan merasakan manis, lezat dan kegembiraannya. Karena itu seorang mukmin yang telah mendapatkan manisnya iman yang mangandung unsur kelezatan dan kesenangan akan diiringi dengan kesempurnaan cinta seorang hamba kepada Allah swt. Dan kesempurnan itu dapat diwujudkan dengan tiga hal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama : menyempurnakan cinta kepada Allah yaitu dengan menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari yang lainnya, karena cinta kepada Allah tidak cukup hanya sekedarnya, tetapi harus melebihi dari yang lain-Nya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua : menjadikan cinta kepada Allah menjadi pangkal dari cabang cinta kepada yang lain, yaitu mencintai orang lain semata-mata karena dan untuk Allah swt., sehingga dalam mencintai ia tetap mengikuti prosedur dan mekanisme cinta yang telah ditetapkan oleh Allah dalam Al-Qur’an dan Sunnah, misalnya tidak berkhalwat, menyegerakan akad nikah dan menghindari perbuatan yang mendekati pada perzinahan. (tidak pacaran) (QS. 24 : 30-31, 33 : 59)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menolak segala hal yang bertentangan dengan cinta-Nya, yaitu tidak menyukai hal-hal yang bertentangan dengan keimanan melebihi ketidaksukaannya bila dirinya dilemparkan ke dalam api neraka.&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ قاَلَ : ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلاَوَةَ اْلِايْمَانِ :اَلاْنِفْاَقُ مِنَ اُلاِقْتَارِ ، وَإِنْصَافُ النَّاسِ مِنْ نَفْسِكَ ، وَبذْلُ السَّلاَمِ لِلْعَالَمِ (رواه عبد الرزاق) علقه البخاري في (كتاب الايمان)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Amar bin Yasir berkata, “Ada tiga hal yang barangsiapa berada di dalamnya ia merasakan manisnya keimanan, berinfak dari kekikiran, bersikap adil terhadap manusia dari dirinya, dan mengupayakan keselamatan (salam) bagi alam.” (Diriwayatkan Abdurazzaq, Bukhari mencantumkannya di kitab Al-Iman).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadits yang dibawakan oleh Amar bin Yasir ra. tersebut di atas, juga menjelaskan tentang tiga hal yang dapat mendatangkan manisnya iman&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama : berinfak secukupnya, tidak berlebihan sehingga menzalimi hak-hak yang lainnya, tapi juga tidak kikir dengan hartanya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua : bersikap objektif, tidak menghalanginya untuk berbuat baik dan adil kepada manusia, walaupun ada kaitannya dengan kepentingan diri sendiri, misalnya walaupun disakiti dan dizalimi oleh seseorang, tetapi tidaka menghalanginya untuk memaafkannya dan tetap berbuat baik kepadanya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga : Menebarkan kesejahteraan kepada seluruh alam semesta, memperjuangkan sesuatu demi kebaikan manusia dan seluruh makhluk lainnya, seperti dengan melakukan kegiatan amal siasi maupun amal khidam ijtima’i (kegiatan sosial)&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;عَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ قَالَ : ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ يَجِدْ بِهِنَّ حَلاَوَةَ اْلاِيْمَانِ : تَرْكُ اْلمِرَاءِ فيِ الْحَقِّ ، وَاْلكِذْبُ فِي اْلمُزَاحَةِ ، وَيَعْلَمُ أَنَّ مَا أَصَابَهُ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَهُ ، وَأَنَّ مَا أَخْطَأَهُ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَهُ. (رواه عبد الرزاق)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnu Mas’ud juga berkata, “Ada tiga hal yang barangsiapa berada di dalamnya akan merasakan manisnya iman, menghindari perdebatan dalam hal kebenaran, tidak berdusta dalam bercanda, dan menyadari bahwa apa yang akan menimpanya bukan karena kesalahannya dan apa kesalahannya tidak menyebabkan ia tertimpa (musibah).” (Diriwayatkan Abdurrazzaq).&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;عن أنس مرفوعا: “لاَ يَجِدُ عَبْدٌ حَلاَوَةَ الإِيْمَانِ حَتىَّ يَعْلَمَ أَنَّ مَا أَصَابَهُ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَهُ ، وَأَنَّ مَا أَخْطَأَهُ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيْبَهُ … ” الحديث . أخرجه ابن أبي عاصم ( 247 ) بإسناد حسن عنه. (الألباني – السلسلة الصحيحة)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Anas secara marfu’ mengatakan, “Tidaklah seorang hamba merasakan manisnya keimanan sehingga dia menyadari bahwa apa yang akan menimpanya bukan karena kesalahannya dan apa kesalahannya tidak menyebabkan ia tertimpa (musibah).” Hadits tersebut dikeluarkan Ibnu Abi Ashim, hadits sahih dengan sanad yang baik, termaktub dalam silisilah hadits sahih karya Imam Albani.&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;(قُلْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ) * وَالْغَضُّ عَنِ الْمَحَارِمِ يُوْجِبُ حَلاَوَةَ الإِيْمَانِ، وَمَنْ تَرَكَ شَيْئًا لِلّهِ عَوَّضَهُ اللهُ خَيْرًا مِنْهُ، وَمَنْ أَطْلَقَ لَحَظَاتِهِ دَامَتْ حَسَرَاتُهُ. (فيض القدير 1/677).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Katakanlah kepada mukmin laki-laki agar menahan pandangan mereka…” (An-Nur: 30). Yaitu menahan dari apa yang diharamkan Allah swt. pasti akan mendatangkan manisnya iman, dan barangsiapa yang meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantikannya dengan yang lebih baik darinya, dan barangsiapa yang membebaskannya walau hanya sekejap maka akan abadi penyesalannya”&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 18pt;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="arabic"&gt;عَنْ مُعَاذِ بن جَبَلٍ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:”لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا مِنْ حَقِّهِ عَلَيْهَا، وَلاَ تَجِدُ امْرَأَةٌ حَلاَوَةَ الإِيْمَانِ حَتَّى تُؤَدِّيَ حَقَّ زَوْجِهَا، وَلَوْ سَأَلَهَا نَفْسَهَا عَلَى قَتَبٍ.” (المعجم الكبير للطبراني)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Muadz bin Jabal berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Seandainya aku memerintahkan seseorang bersujud kepada yang lainnya, maka akan aku perintahkan isteri sujud kepada suaminya, karena hak-hak suami atasnya, dan tidaklah seorang wanita mendapatkan manisnya iman sehingga Ia menunaikan hak suaminya, walaupun suaminya memintanya, sedang Ia sedang berada di atas sekedupnya&lt;/p&gt; &lt;p class="arabic"&gt;قاَلَ اِبْنُ رَجَبْ فِي (فَتْحِ الْبَارِي: 1/27): فَإِذَا وَجَدَ اْلقَلْبُ حَلاَوَةَ اْلإِيْمَانِ أَحَسَّ بِمَرَارَةِ اْلكُفْرِ وَاْلفُسُوْقِ وَاْلعِصْيَانِ وَلِهَذَا قَالَ يُوْسُفُ عَلَيْهِ السَّلاَم ُ: {رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ} [يوسف33&lt;strong&gt;].&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnu Rajab berkata dalam kitab Fathul Bari 1/27 : “Maka apabila sebilah hati telah mendapatkan manisnya iman, maka ia akan sensitif merasakan pahitnya kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan, karena itulah Nabi Yusuf AS berkata : “Ya Rabb! Penjari lebih aku sukai daripada apa yang mereka serukan kepadaku” (QS. Yusuf : 33)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Materi tarbiyah, dilengkapi bahan dari situs dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: right;"&gt;* Utk MR qu tercinta...baru 4 kali pertemuan kita...tapi aku sudah merasakan kecintaan yang besar padamu...&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;!-- If the post is in Photo Gallery --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-9115365360147332502?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/9115365360147332502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/halawatul-iman-manisnya-iman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/9115365360147332502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/9115365360147332502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/halawatul-iman-manisnya-iman.html' title='HALAWATUL IMAN (MANISNYA IMAN)'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-446814965783166712</id><published>2009-08-20T03:38:00.000-07:00</published><updated>2009-08-20T03:40:31.749-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Ahlan wa Sahlan Ramadhan...</title><content type='html'>Tiap kali fajar tiba membawa sinar keemasannya...&lt;br /&gt;tiap kali itu pula aku meminta agar dipertemukan denganmu....&lt;br /&gt;Tiap kali senja mengggantikan terik dengan pendar kemerahannya...&lt;br /&gt;tiap kali pula aku berharap agar penantian ini berakhir indah...&lt;br /&gt;Dan ketika malam datang menyelimuti dengan damainya cahaya bintang...&lt;br /&gt;aku memimpikan agar selalu bisa bersamamu setiap saat...&lt;br /&gt;Ahlan wa Sahlan Ramadhan.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-446814965783166712?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/446814965783166712/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/ahlan-wa-sahlan-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/446814965783166712'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/446814965783166712'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/ahlan-wa-sahlan-ramadhan.html' title='Ahlan wa Sahlan Ramadhan...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-6360009982300087767</id><published>2009-08-11T20:54:00.000-07:00</published><updated>2009-08-11T21:04:33.108-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wallpaper'/><title type='text'>Jejak Langkah BEM FKIP 08-09</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SoI-Vs1nl0I/AAAAAAAAAIQ/p0dPKosDwhc/s1600-h/bem.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SoI-Vs1nl0I/AAAAAAAAAIQ/p0dPKosDwhc/s400/bem.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5368922248313280322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-6360009982300087767?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/6360009982300087767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/jejak-langkah-bem-fkip-08-09.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6360009982300087767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6360009982300087767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/jejak-langkah-bem-fkip-08-09.html' title='Jejak Langkah BEM FKIP 08-09'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SoI-Vs1nl0I/AAAAAAAAAIQ/p0dPKosDwhc/s72-c/bem.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-8155707388039482249</id><published>2009-08-07T02:27:00.000-07:00</published><updated>2009-08-07T02:37:58.652-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Karena Engkau juga Sahabat Hatiku…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Snv1ad9kjkI/AAAAAAAAAII/oOdJfN3-mgc/s1600-h/heart.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 108px; height: 130px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Snv1ad9kjkI/AAAAAAAAAII/oOdJfN3-mgc/s320/heart.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5367153216010358338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa kabarmu cinta…&lt;br /&gt;Lupakah engkau padaku dinda…&lt;br /&gt;Seperti engkau melupakan kalimat yang pernah menjembatani persaudaraan ini…&lt;br /&gt;Segala Puji bagi Allah…&lt;br /&gt;Hari ini aku terbangun, seperti hari-hari sebelumnya…&lt;br /&gt;Dengan kerinduan yang sama pula padamu…&lt;br /&gt;Rindu yang tak berujung…&lt;br /&gt;Tak banyak yang kutau darimu…&lt;br /&gt;Hanya sedikit…sangat sedikit…&lt;br /&gt;Meski begitu, hari-hariku berwarna bersamamu dinda …&lt;br /&gt;Indah ketika berbagi cerita tentang kehidupan, tertawa bersama…&lt;br /&gt;Kini semua hanya tinggal tinggal keping kenangan yang kusimpan rapi di ruang hatiku…&lt;br /&gt;Engkau menjauh dan menghilang …&lt;br /&gt;Dan aku tak pernah punya kesempatan bertanya alasannya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinda…&lt;br /&gt;Dimanapun engkau berada saat ini, aku hanya ingin engkau tau alasanku menuliskan kalimat-kalimat yang  sederhana ini…&lt;br /&gt;Karena aku menyayangimu…&lt;br /&gt;Aku tak sempat menyatakannya padamu kalimat itu dinda…&lt;br /&gt;Karena engkau terburu menjauh, begitu jauh…&lt;br /&gt;Hingga aku tak dapat menggapaimu lagi…&lt;br /&gt;Berharap agar kebersamaan itu kembali seperti dulu, meski mungkin amat jauh…&lt;br /&gt;Tapi bukankah cinta itu memberi dan terus memberi…&lt;br /&gt;Takkan kecewa orang yang mencintai…&lt;br /&gt;Karena semua cintanya adalah bentuk pengejawantahan cinta pada Rabb nya&lt;br /&gt;Pada-Nya saja kutitipkan rasa sayang ini padamu…&lt;br /&gt;Agar Dia menyampaikannya pada hatimu&lt;br /&gt;Meski mungkin kasih sayang itu tak seperti yang kau harapkan…&lt;br /&gt;Atau mungkin tak pernah kau harapkan….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalanlah dinda…&lt;br /&gt;Gapai langit cita dan cinta yang kau impikan…&lt;br /&gt;Jika melupakanku adalah bagian dari kebahagiaan itu, maka lupakanlah aku…&lt;br /&gt;Memohon agar Dia yang menjagamu selalu…&lt;br /&gt;Agar ruh iman dan hidayah itu tak pernah menjauh…&lt;br /&gt;Karena penjagaanku pun tak akan pernah sampai padamu…&lt;br /&gt;Karena hanya kasih dan sayang-Nya yang menjadi sumber kekuatanmu…&lt;br /&gt;Namamu akan tetap menjadi bagian dari doaku dinda…&lt;br /&gt;Karena engkau juga sahabat hatiku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;Untuk sang pejuang sejati…&lt;br /&gt;Sumber inspirasiku…&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-8155707388039482249?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/8155707388039482249/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/karena-engkau-juga-sahabat-hatiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8155707388039482249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8155707388039482249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/karena-engkau-juga-sahabat-hatiku.html' title='Karena Engkau juga Sahabat Hatiku…'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Snv1ad9kjkI/AAAAAAAAAII/oOdJfN3-mgc/s72-c/heart.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-4139620737711506350</id><published>2009-08-06T07:45:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T18:56:18.781-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senandung'/><title type='text'>Maha Melihat</title><content type='html'>&lt;p  style="font-family:courier new;"&gt;seiring waktu berlalu&lt;br /&gt;tangis tawa di nafasku&lt;br /&gt;hitam putih di hidupku&lt;br /&gt;jalani takdirku&lt;/p&gt;&lt;p  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;br /&gt;tiada satu tersembunyi&lt;br /&gt;&lt;span&gt; tiada satu &lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;yang&lt;/span&gt; terlupa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; segala apa &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; terjadi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Engkaulah saksinya&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:courier new;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; Kau &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; Maha&lt;/span&gt; Melihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; Kau &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Maha&lt;/span&gt; Melihat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; Kau &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Maha&lt;/span&gt; Pemaaf&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PadaMu hati bertobat&lt;/p&gt; &lt;p face="courier new"&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt;Kau &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Maha&lt;/span&gt; Pengasih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; Kau &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Maha&lt;/span&gt; Penyayang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt;&lt;span&gt; Kau &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;Maha&lt;/span&gt; Pelindung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;PadaMu semua bertekun&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; dicinta ’kan pergi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span&gt; &lt;span class="IL_SPAN"&gt;&lt;input name="IL_MARKER" type="hidden"&gt;yang&lt;/span&gt; didamba ’kan hilang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hidup kan terus berjalan&lt;br /&gt;meski penuh dengan tangisan&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;"&gt;andai bisa ku mengulang&lt;br /&gt;waktu hilang dan terbuang&lt;br /&gt;andai bisa ku kembali&lt;br /&gt;hapus semua pedih&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: courier new;"&gt;andai mungkin aku bisa&lt;br /&gt;kembali ulang segalanya&lt;br /&gt;tapi hidup takkan bisa&lt;br /&gt;meski dengan air mata&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-family: courier new;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: courier new; text-align: right;"&gt;Judul : Maha Melihat&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: courier new; text-align: right;"&gt;By : Opick feat Amanda&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-4139620737711506350?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/4139620737711506350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/maha-melihat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4139620737711506350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4139620737711506350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/maha-melihat.html' title='Maha Melihat'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-8793530770780093079</id><published>2009-08-06T07:06:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:09:55.208-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar dari Manusia Pilihan...'/><title type='text'>Belajar Mencintai Seperti Ali dan Fatimah</title><content type='html'>Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah.&lt;br /&gt;Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya.&lt;br /&gt;Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, parasnya.&lt;br /&gt;Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumur isi perut unta.&lt;br /&gt;Ia bersihkan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta.&lt;br /&gt;Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya.&lt;br /&gt;Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis. Muhammad ibn ’Abdullah Sang Tepercaya tak layak diperlakukan demikian oleh kaumnya!&lt;br /&gt;Maka gadis cilik itu bangkit.&lt;br /&gt;Gagah ia berjalan menuju Ka’bah.&lt;br /&gt;Di sana, para pemuka Quraisy yang semula saling tertawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi tiba-tiba dicekam diam.&lt;br /&gt;Fathimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti, tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali.&lt;br /&gt;Mengagumkan!&lt;br /&gt;‘Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta.&lt;br /&gt;Tapi, ia memang tersentak ketika suatu hari mendengar kabar yang mengejutkan.&lt;br /&gt;Fathimah dilamar seorang lelaki yang paling akrab dan paling dekat kedudukannya dengan Sang Nabi.&lt;br /&gt;Lelaki yang membela Islam dengan harta dan jiwa sejak awal-awal risalah.&lt;br /&gt;Lelaki yang iman dan akhlaqnya tak diragukan; Abu Bakr Ash Shiddiq, Radhiyallaahu ’Anhu.&lt;br /&gt;”Allah mengujiku rupanya”, begitu batin ’Ali.&lt;br /&gt;Ia merasa diuji karena merasa apalah ia dibanding Abu Bakr.&lt;br /&gt;Kedudukan di sisi Nabi?&lt;br /&gt;Abu Bakr lebih utama,&lt;br /&gt;mungkin justru karena ia bukan kerabat dekat Nabi seperti ’Ali,&lt;br /&gt;namun keimanan dan pembelaannya pada Allah dan RasulNya tak tertandingi.&lt;br /&gt;Lihatlah bagaimana Abu Bakr menjadi kawan perjalanan Nabi dalam hijrah&lt;br /&gt;sementara ’Ali bertugas menggantikan beliau untuk menanti maut di ranjangnya..&lt;br /&gt;Lihatlah juga bagaimana Abu Bakr berda’wah.&lt;br /&gt;Lihatlah berapa banyak tokoh bangsawan dan saudagar Makkah yang masuk Islam karena sentuhan Abu Bakr; ’Utsman, ’Abdurrahman ibn ’Auf, Thalhah, Zubair, Sa’d ibn Abi Waqqash, Mush’ab..&lt;br /&gt;Ini yang tak mungkin dilakukan kanak-kanak kurang pergaulan seperti ’Ali.&lt;br /&gt;Lihatlah berapa banyak budak muslim yang dibebaskan dan para faqir yang dibela Abu Bakr; Bilal, Khabbab, keluarga Yassir, ’Abdullah ibn Mas’ud..&lt;br /&gt;Dan siapa budak yang dibebaskan ’Ali?&lt;br /&gt;Dari sisi finansial, Abu Bakr sang saudagar, insyaallah lebih bisa membahagiakan Fathimah.&lt;br /&gt;’Ali hanya pemuda miskin dari keluarga miskin.&lt;br /&gt;”Inilah persaudaraan dan cinta”, gumam ’Ali.&lt;br /&gt;”Aku mengutamakan Abu Bakr atas diriku, aku mengutamakan kebahagiaan Fathimah atas cintaku.”&lt;br /&gt;Cinta tak pernah meminta untuk menanti.&lt;br /&gt;Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan.&lt;br /&gt;Ia adalah keberanian, atau pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu berlalu, ternyata Allah menumbuhkan kembali tunas harap di hatinya yang sempat layu.&lt;br /&gt;Lamaran Abu Bakr ditolak.&lt;br /&gt;Dan ’Ali terus menjaga semangatnya untuk mempersiapkan diri.&lt;br /&gt;Ah, ujian itu rupanya belum berakhir.&lt;br /&gt;Setelah Abu Bakr mundur,&lt;br /&gt;datanglah melamar Fathimah seorang laki-laki lain yang gagah dan perkasa,&lt;br /&gt;seorang lelaki yang sejak masuk Islamnya membuat kaum muslimin berani tegak mengangkat muka,&lt;br /&gt;seorang laki-laki yang membuat syaithan berlari takut dan musuh-musuh Allah bertekuk lutut.&lt;br /&gt;’Umar ibn Al Khaththab.&lt;br /&gt;Ya, Al Faruq,&lt;br /&gt;sang pemisah kebenaran dan kebathilan itu juga datang melamar Fathimah.&lt;br /&gt;’Umar memang masuk Islam belakangan,&lt;br /&gt;sekitar 3 tahun setelah ’Ali dan Abu Bakr.&lt;br /&gt;Tapi siapa yang menyangsikan ketulusannya?&lt;br /&gt;Siapa yang menyangsikan kecerdasannya untuk mengejar pemahaman?&lt;br /&gt;Siapa yang menyangsikan semua pembelaan dahsyat yang hanya ’Umar dan Hamzah yang mampu memberikannya pada kaum muslimin?&lt;br /&gt;Dan lebih dari itu,&lt;br /&gt;’Ali mendengar sendiri betapa seringnya Nabi berkata,&lt;br /&gt;”Aku datang bersama Abu Bakr dan ’Umar, aku keluar bersama Abu Bakr dan ’Umar, aku masuk bersama Abu Bakr dan ’Umar..”&lt;br /&gt;Betapa tinggi kedudukannya di sisi Rasul, di sisi ayah Fathimah.&lt;br /&gt;Lalu coba bandingkan bagaimana dia berhijrah dan bagaimana ’Umar melakukannya.&lt;br /&gt;’Ali menyusul sang Nabi dengan sembunyi-sembunyi, dalam kejaran musuh yang frustasi karena tak menemukan beliau Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam.&lt;br /&gt;Maka ia hanya berani berjalan di kelam malam.&lt;br /&gt;Selebihnya, di siang hari dia mencari bayang-bayang gundukan bukit pasir.&lt;br /&gt;Menanti dan bersembunyi.&lt;br /&gt;’Umar telah berangkat sebelumnya.&lt;br /&gt;Ia thawaf tujuh kali, lalu naik ke atas Ka’bah.&lt;br /&gt;”Wahai Quraisy”, katanya.&lt;br /&gt;”Hari ini putera Al Khaththab akan berhijrah.&lt;br /&gt;Barangsiapa yang ingin isterinya menjanda, anaknya menjadi yatim, atau ibunya berkabung tanpa henti, silakan hadang ’Umar di balik bukit ini!”&lt;br /&gt;’Umar adalah lelaki pemberani.&lt;br /&gt;’Ali, sekali lagi sadar.&lt;br /&gt;Dinilai dari semua segi dalam pandangan orang banyak, dia pemuda yang belum siap menikah.&lt;br /&gt;Apalagi menikahi Fathimah binti Rasulillah! Tidak.&lt;br /&gt;’Umar jauh lebih layak.&lt;br /&gt;Dan ’Ali ridha.&lt;br /&gt;Cinta tak pernah meminta untuk menanti.&lt;br /&gt;Ia mengambil kesempatan.&lt;br /&gt;Itulah keberanian.&lt;br /&gt;Atau mempersilakan.&lt;br /&gt;Yang ini pengorbanan.&lt;br /&gt;Maka ’Ali bingung ketika kabar itu meruyak.&lt;br /&gt;Lamaran ’Umar juga ditolak.&lt;br /&gt;Menantu macam apa kiranya yang dikehendaki Nabi?&lt;br /&gt;Yang seperti ’Utsman sang miliarder kah yang telah menikahi Ruqayyah binti Rasulillah?&lt;br /&gt;Yang seperti Abul ’Ash ibn Rabi’ kah, saudagar Quraisy itu, suami Zainab binti Rasulillah?&lt;br /&gt;Ah, dua menantu Rasulullah itu sungguh membuatnya hilang kepercayaan diri.&lt;br /&gt;Di antara Muhajirin hanya ’Abdurrahman ibn ’Auf yang setara dengan mereka.&lt;br /&gt;Atau justru Nabi ingin mengambil menantu dari Anshar untuk mengeratkan kekerabatan dengan mereka?&lt;br /&gt;Sa’d ibn Mu’adz kah, sang pemimpin Aus yang tampan dan elegan itu?&lt;br /&gt;Atau Sa’d ibn ’Ubadah, pemimpin Khazraj yang lincah penuh semangat itu?&lt;br /&gt;”Mengapa bukan engkau yang mencoba kawan?”, kalimat teman-teman Ansharnya itu membangunkan lamunan.&lt;br /&gt;”Mengapa engkau tak mencoba melamar Fathimah? Aku punya firasat, engkaulah yang ditunggu-tunggu Baginda Nabi..”&lt;br /&gt;”Aku?”, tanyanya tak yakin.&lt;br /&gt;”Ya. Engkau wahai saudaraku!”&lt;br /&gt;”Aku hanya pemuda miskin. Apa yang bisa kuandalkan?”&lt;br /&gt;”Kami di belakangmu, kawan! Semoga Allah menolongmu!”&lt;br /&gt;’Ali pun menghadap Sang Nabi.&lt;br /&gt;Maka dengan memberanikan diri, disampaikannya keinginannya untuk menikahi Fathimah.&lt;br /&gt;Ya, menikahi.&lt;br /&gt;Ia tahu, secara ekonomi tak ada yang menjanjikan pada dirinya.&lt;br /&gt;Hanya ada satu set baju besi di sana ditambah persediaan tepung kasar untuk makannya.&lt;br /&gt;Tapi meminta waktu dua atau tiga tahun untuk bersiap-siap?&lt;br /&gt;Itu memalukan! Meminta Fathimah menantikannya di batas waktu hingga ia siap?&lt;br /&gt;Itu sangat kekanakan. Usianya telah berkepala dua sekarang.&lt;br /&gt;”Engkau pemuda sejati wahai ’Ali!”, begitu nuraninya mengingatkan.&lt;br /&gt;Pemuda yang siap bertanggungjawab atas rasa cintanya.&lt;br /&gt;Pemuda yang siap memikul resiko atas pilihan-pilihannya.&lt;br /&gt;Pemuda yang yakin bahwa Allah Maha Kaya.&lt;br /&gt;Lamarannya berjawab, ”Ahlan wa sahlan!”&lt;br /&gt;Kata itu meluncur tenang bersama senyum Sang Nabi.&lt;br /&gt;Dan ia pun bingung.&lt;br /&gt;Apa maksudnya?&lt;br /&gt;Ucapan selamat datang itu sulit untuk bisa dikatakan sebagai isyarat penerimaan atau penolakan.&lt;br /&gt;Ah, mungkin Nabi pun bingung untuk menjawab.&lt;br /&gt;Mungkin tidak sekarang.&lt;br /&gt;Tapi ia siap ditolak.&lt;br /&gt;Itu resiko.&lt;br /&gt;Dan kejelasan jauh lebih ringan daripada menanggung beban tanya yang tak kunjung berjawab.&lt;br /&gt;Apalagi menyimpannya dalam hati sebagai bahtera tanpa pelabuhan.&lt;br /&gt;Ah, itu menyakitkan.&lt;br /&gt;”Bagaimana jawab Nabi kawan? Bagaimana lamaranmu?”&lt;br /&gt;”Entahlah..”&lt;br /&gt;”Apa maksudmu?”&lt;br /&gt;”Menurut kalian apakah ’Ahlan wa Sahlan’ berarti sebuah jawaban!”&lt;br /&gt;”Dasar tolol! Tolol!”, kata mereka,&lt;br /&gt;”Eh, maaf kawan.. Maksud kami satu saja sudah cukup dan kau mendapatkan dua!&lt;br /&gt;Ahlan saja sudah berarti ya. Sahlan juga. Dan kau mendapatkan Ahlan wa Sahlan kawan! Dua-duanya berarti ya!”&lt;br /&gt;Dan ’Ali pun menikahi Fathimah.&lt;br /&gt;Dengan menggadaikan baju besinya.&lt;br /&gt;Dengan rumah yang semula ingin disumbangkan kawan-kawannya tapi Nabi berkeras agar ia membayar cicilannya.&lt;br /&gt;Itu hutang.&lt;br /&gt;Dengan keberanian untuk mengorbankan cintanya bagi Abu Bakr, ’Umar, dan Fathimah.&lt;br /&gt;Dengan keberanian untuk menikah.&lt;br /&gt;Sekarang.&lt;br /&gt;Bukan janji-janji dan nanti-nanti.&lt;br /&gt;’Ali adalah gentleman sejati.&lt;br /&gt;Tidak heran kalau pemuda Arab memiliki yel,&lt;br /&gt;“Laa fatan illa ‘Aliyyan! Tak ada pemuda kecuali Ali!”&lt;br /&gt;Inilah jalan cinta para pejuang.&lt;br /&gt;Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggungjawab.&lt;br /&gt;Dan di sini, cinta tak pernah meminta untuk menanti.&lt;br /&gt;Seperti ’Ali.&lt;br /&gt;Ia mempersilakan.&lt;br /&gt;Atau mengambil kesempatan.&lt;br /&gt;Yang pertama adalah pengorbanan.&lt;br /&gt;Yang kedua adalah keberanian.&lt;br /&gt;Dan ternyata tak kurang juga yang dilakukan oleh Putri Sang Nabi,&lt;br /&gt;dalam suatu riwayat dikisahkan&lt;br /&gt;bahwa suatu hari (setelah mereka menikah)&lt;br /&gt;Fathimah berkata kepada ‘Ali,&lt;br /&gt;“Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu. Aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta pada seorang pemuda”&lt;br /&gt;‘Ali terkejut dan berkata, “kalau begitu mengapa engkau mau manikah denganku? dan Siapakah pemuda itu”&lt;br /&gt;Sambil tersenyum Fathimah berkata, “Ya, karena pemuda itu adalah Dirimu”&lt;br /&gt;Kisah ini disampaikan disini,&lt;br /&gt;bukan untuk membuat kita menjadi mendayu-dayu atau romantis-romantis-an&lt;br /&gt;Kisah ini disampaikan&lt;br /&gt;agar kita bisa belajar lebih jauh dari ‘Ali dan Fathimah&lt;br /&gt;bahwa ternyata keduanya telah memiliki perasaan yang sama semenjak mereka belum menikah tetapi&lt;br /&gt;dengan rapat keduanya menjaga perasaan itu&lt;br /&gt;Perasaan yang insyaAllah akan indah ketika waktunya tiba.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-8793530770780093079?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/8793530770780093079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/belajar-mencintai-seperti-ali-dan.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8793530770780093079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8793530770780093079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/belajar-mencintai-seperti-ali-dan.html' title='Belajar Mencintai Seperti Ali dan Fatimah'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7093606283129467849</id><published>2009-08-06T06:51:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:06:17.440-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Hanya Berkata....</title><content type='html'>Untuk sebuah hal yang halal, jangan memulainya dengan sesuatu yang haram...&lt;br /&gt;Untuk keinginan yang baik, jangan meneruskannya dengan proses yang buruk...&lt;br /&gt;Wanita yang baik hanya untuk laki-laki yang baik pula...&lt;br /&gt;Wanita yang shalihah hanya untuk laki-laki yang shalihah pula...&lt;br /&gt;Seperti apa upayamu memperbaiki diri, maka seperti itulah gambaran siapa yang akan mendampingimu...&lt;br /&gt;Ketika dia tak kunjung datang, bisa jadi Allah tidak menginginkan penduduk bumi yang menemanimu...&lt;br /&gt;dan telah mempersiapkan penduduk langit yang akan menyambut kedatanganmu...&lt;br /&gt;Keikhlasanmu, ketaqwaanmu, keimananmu yang akan jadi mahar pertemuanmu dengan-Nya kelak...&lt;br /&gt;Bukankah itu impian tiap jiwa yang Allah hembuskan nafas iman padanya?&lt;br /&gt;Bersegeralah pada-Nya teman...meraih tiap tetes kasih yang diulurkan-Nya&lt;br /&gt;Karena hanya Dia yang punya cinta tak bersyarat...&lt;br /&gt;Yang tetap menyayangimu meski berkali-kali kau durhaka pada-Nya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7093606283129467849?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7093606283129467849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/hanya-berkata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7093606283129467849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7093606283129467849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/08/hanya-berkata.html' title='Hanya Berkata....'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-4265805118922736235</id><published>2009-07-29T19:29:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:29:29.948-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>Profil Seorang Akhwat Sejati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SnEGJvWVFDI/AAAAAAAAAH0/ACdDdxPXdDg/s1600-h/akhwat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 118px; height: 108px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SnEGJvWVFDI/AAAAAAAAAH0/ACdDdxPXdDg/s320/akhwat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5364075395573683250" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, seorang santri putra bertanya pada Ustadznya: Ya Ustadz, Ceritakan Kepadaku Tentang Akhwat Sejati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ustadz pun tersenyum dan menjawab…Akhwat Sejati bukanlah dilihat dari sekedar jilbabnya yang lebar, tetapi dari bagaimana ia menjaga pandangan mata (ghudhul bashar), sikap, akhlak, kehormatan dan kemurnian islamnya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari kelembutan suaranya, tetapi dari lantangnya ia mengatakan kebenaran di hadapan laki2 bukan mahramnya…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari banyaknya jumlah sahabat di sekitarnya, tetapi dari sikap bersahabatnya dengan anak2nya, keluarga dekatnya, para jama’ah, para tetangga dan orang2 di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari bagaimana ia dihormati di tempat ia bekerja tetapi bagaimana ia dihormati di dalam rumah tangganya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari bagaimana ia pintar berhias dan memasak masakan yang enak2, tapi bagaimana ia bisa faham dan mengerti selera dan variasi makan suami dan anak2nya yang sebenarnya tidak rewel, pintar mengatur cash flow finansial keluarga, mengerti bagaimana berpenampilan menarik di hadapan suami dan selalu merasa cukup (qonaah) dengan segala pemberian dari sang suami di saat lapang maupun di saat sempit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari wajahnya yang cantik, tetapi dari bagaimana ia bermurah senyum dan sejuk jika dilihat di hadapan suaminya dengan sepenuh hati tanpa dibuat2/dipaksakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari banyaknya ikhwan yang mencoba berta’aruf kepadanya, tetapi dari komitmennya untuk mengatakan bahwa sesungguhnya “Tidak ada kata “CINTA sebelum menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat sejati bukanlah dilihat dari gelar sabuk hitam dalam olahraga beladirinya, tetapi dari sabarnya ia menghadapi lika-liku kehidupan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhwat Sejati bukanlah dilihat dari sekedar banyaknya ia menghafal Al-Quran, tetapi dari pemahaman ia atas apa yang ia baca/hafal untuk kemudian ia amalkan dalam kehidupan sehari2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;….setelah itu, Si Murid kembali bertanya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Adakah Akhwat yang dapat memenuhi kriteria seperti itu, Ya Ustadz ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ustadz kembali tersenyum dan berkata: “Akhwat seperti itu ada, tapi langka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun ada, biasanya ia memiliki karakter khas antara lain; Sangat mencintai Allah dan RasulNya melebihi apapun, tidak lepas dari dunia da’wah (minimal di lingkungan sekitar tempat tinggalnya), hidup berjamaah tapi tidak dikenal ‘ashobiyah, tidak ingin dikenal-kecuali diminta/didesak oleh jama’ah (masyarakat), dari keturunan orang2 yang shalih/shalihat, berasal dari lingkungan yang sangat terpelihara, punya amalan ibadah harian, mingguan dan bulanan di atas rata2 orang kebanyakan, hidupnya sederhana namun tetap menarik dan bermanfaat buat orang lain, dikenal sebagai tetangga yang baik hati, sangat berbakti terhadap orang tua, sangat hormat kepada yang lebih tua dan sangat sayang terhadap yang lebih muda, sangat disiplin dengan sholat fardunya, rajin shaum sunnah dan qiyamullail &amp;amp; atau bisa jadi amalan ibadah terbaiknya disembunyikan dari mata orang2 yang mengenalnya, rajin memperbaiki istighfarnya (taubatan nashuha), rajin mendoakan saudara2nya terutama yang sedang dalam keadaan kesulitan atau sedang terdzolimi secara terang2an/tersembunyi, rajin bersilaturahim, rajin menuntut ilmu-mengaji- (terutama yang syar’i)/minimal rajin hadir di majlis ilmu dan mendengarkannya, senantiasa menambah/memperbaiki ilmunya dan menyampaikan semua ilmu yang ia ketahui setelah terlebih dahulu ia mengamalkannya, rajin membaca/menghafal alqur’an atau hadits dan buku2 yang bermanfaat, pintar/kuat hafalannya, sangat selektif soal makanan/minuman yang ia konsumsi, sangat perhatian terhadap kebersihan dan sangat disiplin sekali soal thaharah, sangat terjaga dari soal2 ikhtilat apalagi berkhalwat, jauh dari gosip-menggosip, lisan dan semua perbuatannya senantiasa terjaga dari hal2 yang sia2, zuhud, istiqomah, tegar, tidak takut/bersedih hati hingga berlarut2 melainkan sebentar (wajar), pandai menghibur dan pandai menutupi aib/kekurangan dirinya dan orang2 yang ia kenal, mudah memaafkan kesalahan/kekeliruan orang lain tanpa diminta dan tanpa dendam, ringan tangan untuk membantu sesama, mudah berinfak (bershadaqah), ikhlas, jauh dari riya, ujub, muhabahat, takabur dan tidak emosional, cukup sensitif tapi tidak terlalu sensitif (tidak mudah tersinggung), selalu berbuat ihsan dan muraqobatullah (selalu merasa dekat dan selalu merasa diawasi oleh Allah SWT baik di saat ramai maupun di saat sendirian), selalu berhusnudzon kepada setiap orang, benar2 berkarakter jujur (shiddiiq), amanah dan selalu menyampaikan yang haq dengan caranya yang terbaik (tabligh), pantang mengeluh/berkeluh kesah, sangat dewasa dalam menyikapi problematika kehidupan, mandiri, selalu optimis, terlihat selalu gembira dan menentramkan, hari2nya tidak lepas dari perhitungan (muhasabah) bahwa hari ini selalu ia usahakan lebih baik daripada kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini, dan senantiasa pandai bersyukur atas segala ni’mat (takdir baik) serta senantiasa sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan (takdir buruk) dalam segala keadaan. Kapan pun dan di manapun..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Murid rupa2nya masih penasaran, dan bertanya kembali kepada Sang Ustadz. “Ya Ustadz, adakah cara yang paling mudah untuk mendapatkannya? atau minimal bisa mendapatkan seorang Akhwat yang mendekati profil Akhwat Sejati??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ustadz pun dengan bijak segera menjawabnya: “Ada, jika antum ingin mendapatkan Akhwat Sejati nan benar2 Shalihat sebagai teman hidup maka SHALIHKAN DAHULU DIRI ANTUM…!! karena InsyaAllah Akhwat yang shalihat adalah pada dasarnya juga untuk Ikhwan yang shaalih…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiin, Wallahu a’lam bishawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-4265805118922736235?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/4265805118922736235/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/profil-seorang-akhwat-sejati.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4265805118922736235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4265805118922736235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/profil-seorang-akhwat-sejati.html' title='Profil Seorang Akhwat Sejati'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SnEGJvWVFDI/AAAAAAAAAH0/ACdDdxPXdDg/s72-c/akhwat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-8523509716385594836</id><published>2009-07-27T21:09:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:31:10.305-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>Surat untuk Saudariku</title><content type='html'>Saudariku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin aku memang tak romantis, tapi siapa peduli!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena toh kau tak mengenalku dan memang tak perlu mengenalku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku kau bukan bunga, tak mampu aku samakanmu dengan bunga-bunga terindah dan terharum sekalipun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku manusia adalah mahluk terindah, tersempurna dan tertinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku dirimu salah satu manusia terindah, tersempurna, tertinggi … karena kau tak membutuhkan persamaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan aku menatapmu penuh, karena itu akan membuatku mengingatmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berarti … memenuhi kepalaku dengan inginkanmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berimbasnya dengan tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa sesemangat mentari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh lumpur … karena dirimu terlalu suci untuk itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdua habiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tak berujung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada ingin tapi tak ada henti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyentuhmu merupakan ingin diri, berkelebat selalu, meski ujung penutupmu pun tak berani kusentuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah kalah oleh mimpi dan inginku karena sucimu, indahmu kau pertaruhkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kau tak peduli, tapi kau hanya akan menjadi wanita biasa dihadapanku bila kau kalah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya … tak lebih dari wanita biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah kau tatap diriku penuh, bahkan tak perlu kau lirikkan matamu untuk melihatku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan karena aku terlalu indah … tapi lebih karena aku adalah seorang manipulator&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa memakaikan topeng keindahan pada wajah burukku, mengenakan pakaian sutra emas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meniru laku para rahib, meski hatiku lebih kotor dari kubangan Lumpur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau memang suci, tetapi masih sangat mungkin kau termanipulasi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kau toh hanya manusia biasa-hanya wanita, meskipun kau adalah wanita suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beri dia sepenuh diri sang lelaki suci yang dengan sepenuh diri bawamu pada Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuknya dirimu ada, itu kata otakku, terukir dalam kitab suci, dan tak perlu kau pikirkan lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggu sang lelaki suci menjemputmu dalam rangkaian khitbah dan akad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kejar sang lelaki suci itu, seperti dicontohkan ibunda Khadijah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan ada ragu, jangan ada malu, semua terukir dalam kitab suci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bariskan harapmu pada barisan istikharah sepenuh arti ikhlas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relakan Tuhan pilihkan lelaki suci bagimu, mungkin sekarang … atau nanti … bahkan tak kan ada sampai kau mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci untuk semua lelaki di alam permainan saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu yang kau bangun dengan kekhusyu’an ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan Tuhan tak selalu seindah inginmu, tapi itulah pilihan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang lebih baik dari pilihan Tuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki terpilih itu, melainkan ada pada jalan yang kau pilih,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kisah seorang wanita suci di masa lalu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang meminta keislaman sebagai mahar pernikahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu menerima keputusan Sang Kekasih Tertinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekasih tempat kita (seharusnya) memberikan semua cinta dan menerima cinta tak terhingga dalam tiap detik kehidupan kita&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-8523509716385594836?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/8523509716385594836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/surat-untuk-saudariku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8523509716385594836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8523509716385594836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/surat-untuk-saudariku.html' title='Surat untuk Saudariku'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-3823604920059128854</id><published>2009-07-26T21:57:00.000-07:00</published><updated>2009-07-26T22:09:47.344-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wallpaper'/><title type='text'>My Spirit</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sm02MinUw_I/AAAAAAAAAHk/cWuQGo7V3YU/s1600-h/DSC03612.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sm02MinUw_I/AAAAAAAAAHk/cWuQGo7V3YU/s320/DSC03612.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363002320346203122" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-3823604920059128854?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/3823604920059128854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/my-spirit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3823604920059128854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3823604920059128854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/my-spirit.html' title='My Spirit'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sm02MinUw_I/AAAAAAAAAHk/cWuQGo7V3YU/s72-c/DSC03612.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-5562151324870778792</id><published>2009-07-26T21:46:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:31:34.320-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>Air Mata Wanita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sm0xwQgXb3I/AAAAAAAAAHU/5PINhONr_Jg/s1600-h/mata.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 90px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sm0xwQgXb3I/AAAAAAAAAHU/5PINhONr_Jg/s320/mata.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5362997436402331506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya.&lt;br /&gt;‘Ibu, mengapa Ibu menangis ?’ Ibunya menjawab, ‘sebab aku wanita’&lt;br /&gt;‘Aku tak mengerti’, kata si anak lagi.&lt;br /&gt;Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. ‘Nak, kamu memang tak akan mengerti’ Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya.&lt;br /&gt;‘Ayah, mengapa Ibu menangis ? sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas ?’&lt;br /&gt;Sang ayah menjawab, ‘Hampir semua wanita kadang menangis tanpa ada alasan’.&lt;br /&gt;Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis. Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan, mengapa wanita mudah sekali menangis ?.&lt;br /&gt;Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Kuciptakan wanita, aku membuatnya menjadi sangat utama.&lt;br /&gt;Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur. Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya,&lt;br /&gt;walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu....&lt;br /&gt;Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.&lt;br /&gt;Wanita, kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau&lt;br /&gt;lelah, tanpa berkeluh kesah...&lt;br /&gt;Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang , untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan inilah pula yang akan memberikan kehangatan&lt;br /&gt;pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan&lt;br /&gt;kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan&lt;br /&gt;menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuk-lah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak ?.&lt;br /&gt;Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan bahwa, suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau,&lt;br /&gt;seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada&lt;br /&gt;suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi&lt;br /&gt;Dan, akhirnya, kuberikan ia airmata agar dapat mencurahkan perasaannya.&lt;br /&gt;Inilah yang khusus kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, airmata ini adalah airmata kehidupan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-5562151324870778792?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/5562151324870778792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/air-mata-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5562151324870778792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/5562151324870778792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/air-mata-wanita.html' title='Air Mata Wanita'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sm0xwQgXb3I/AAAAAAAAAHU/5PINhONr_Jg/s72-c/mata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-2296156878753127725</id><published>2009-07-25T08:12:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:35:18.451-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Sahabat Hatiku...</title><content type='html'>Sahabat hati…&lt;br /&gt;Kutuliskan sajak ini dalam kerinduan yang mendalam akan indahnya persaudaraan&lt;br /&gt;Sebuah episode tarbiyah bersamamu terlewati&lt;br /&gt;Kebersamaan penuh pelangi, berwarna, mempesona&lt;br /&gt;Hingga syukur tak cukup mengungkap keagungan-Nya Sang Pemberi Cinta&lt;br /&gt;Yang menumbuhkan cinta-cinta di hati kita&lt;br /&gt;Bersama merajut asa, menggenggam tanganmu sembari berlari menuju-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencoba membingkai perpisahan ini dengan cahaya&lt;br /&gt;Memberimu senyum meski hati ini ingin sekali menangis&lt;br /&gt;Berat menahan kelopak mata yang hendak menumpahkan gerimisnya&lt;br /&gt;Separuh jiwaku bergetar…&lt;br /&gt;Meski aku tau, bumi-Nya tetap kan menyediakan tempat bagi kita untuk bersua&lt;br /&gt;Entahlah di taman surga mana kita bisa dipersatukan lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjalanlah sahabat hatiku…&lt;br /&gt;Engkau kan menjadi bagian dalam doaku pada-Nya&lt;br /&gt;Agar kita tetap menjadi pilar yang menguatkan bangunan dakwah ini&lt;br /&gt;Dimanapun Allah menjejakkan kaki kita&lt;br /&gt;Semoga kebersamaan yang berakhir di sini akan berlanjut kelak di dalam surga-Nya yang kekal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-2296156878753127725?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/2296156878753127725/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/sahabat-hati-sebuah-episode-tarbiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2296156878753127725'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2296156878753127725'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/sahabat-hati-sebuah-episode-tarbiyah.html' title='Sahabat Hatiku...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-7248428766121619238</id><published>2009-07-23T21:40:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T19:05:02.920-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Merindukan Lelaki Sholeh Itu...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Smk8RB_wR_I/AAAAAAAAAHM/QQqFbSWB46w/s1600-h/rindu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 182px; height: 152px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Smk8RB_wR_I/AAAAAAAAAHM/QQqFbSWB46w/s320/rindu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5361883094652569586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kata orang rindu itu hanya bayang-bayang...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi sungguh ketika kerinduan itu menyapa, bahkan menghadirkan selaksa rasa yang rumit&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jejak ini sampai pula di hati...mengaburkan makna rasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ya Allah...izinkan kusematkan rindu ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Agar indah bersamanya bisa kurasakan jua kelak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada kekasih-Mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yang amat kucintai...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yang amat sempurna...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Yang tak ada cacat celanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada dia yang meninggalkan jejak cinta di hatiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada dia yang dicintai seluruh alam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dia...Rasulullah...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-7248428766121619238?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/7248428766121619238/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/kata-orang-rindu-itu-hanya-bayang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7248428766121619238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/7248428766121619238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/kata-orang-rindu-itu-hanya-bayang.html' title='Merindukan Lelaki Sholeh Itu...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Smk8RB_wR_I/AAAAAAAAAHM/QQqFbSWB46w/s72-c/rindu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-1644355225499891652</id><published>2009-07-16T23:33:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:36:16.921-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>Seperti...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Bismillah....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Lama tak mengunjungi blog ini...masih ungu seperti yang lalu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Apa kabarmu sahabat?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Apa kabar hatimu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Apa kabar imanmu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Masihkah biru seperti dulu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Semakin bercahayakah ia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Masihkah kesadaran menemani kita menjalani hiruk pikuk dunia ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Apa kabar cintamu pada-Nya?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Masihkah berwujud tetes-tetes embun di ujung daun?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Ataukah menderas seperti hujan di ujung jalan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Biarkan hati merindu pada-Nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Dalam wujud angin yang berhembus menenangkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Atau seperti pelangi yang indah di ujung senja&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Sahabat...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Temani perjalananku menuju-Nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Meski harus tertatih dan menguras air mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Hingga terbayar jua keletihan ini saat bersua dengan-Nya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-1644355225499891652?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/1644355225499891652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/bismillah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1644355225499891652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1644355225499891652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/bismillah.html' title='Seperti...'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-6190253437501517731</id><published>2009-07-06T00:20:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:32:24.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Belajar dari Manusia Pilihan...'/><title type='text'>Cintamu Abadi wahai Khubaib</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGoGQ84txI/AAAAAAAAAFE/dvNVKDK8CYY/s1600-h/aaaaaaaaaaaaaa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 116px; height: 116px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGoGQ84txI/AAAAAAAAAFE/dvNVKDK8CYY/s320/aaaaaaaaaaaaaa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355246257503254290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar sahabat ? Tidakkah Allah masih menumbuhkan kuku-kuku jarimu hingga tanganmu perkasa melakukan banyak hal ? Pada jenak ini, indera pandanganmu masihkah mampu membaca tulisan saya ini dengan baik ? Udara masih terjaga bukan untuk mengisi penuh paru-parumu hingga kau bernafas dengan leluasa? Dan jantungmu masihkah pula berdetak untuk mereguk sisa porsi waktu ? Jika demikian, saya pasti mendapat jawaban “Alhamdulillah luar biasa” untuk pertanyaan pertama.&lt;br /&gt;Sahabat, pinjam waktumu sebentar. Bersiaplah untuk sejenak mengalun bersama kisah seseorang. Insya Allah sebuah kisah cinta, yang mudah-mudahan pesonanya membuat kita juga menjadi sepertinya. Menjadi seorang pecinta.&lt;br /&gt;Sahabat, hafalkan dengan baik nama yang mulia ini, meski untuk itu, engkau harus pula bersusah payah. Bergegaslah mempersiapkan sebuah ruang dalam benak, untuk mengingatnya. Hingga suatu saat, kau mampu menebar hikmahnya kepada yang lain. Dan Insya Allah, hal ini adalah ekspresi cintamu, sama seperti tokoh utama pada kisah berikut. Seorang pecinta.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Seorang ksatria tengah tersenyum. Lembah Badar baru saja usai dari sebuah peperangan. Pekikan semangat Allah Maha Besar tak lagi terdengar. Senjata saling beradu sudah tak terjadi. Sebuah kemenangan baru saja tergenggam. Kaum kafir Quraisy beranjak pulang tanpa kepala yang tegak. Mereka merunduk malu setelah meneguk sebelanga pahit kekalahan. Tak pernah mereka kira jika manusia-manusia pencinta Muhammad, lebih memilih darahnya tumpah dibanding melihat Al-Musthafa terkena seujung kuku senjata. Untuk mereka, hari itu adalah kisah kelam yang amat sulit terlupa.&lt;br /&gt;Cinta kepada Nabi yang Mulia menyemerbak di Lembah Badar. Nafas di raga bukanlah apa-apa dibandingkan keselamatan Al-Amin dan tegaknya Islam yang agung. Seorang ksatria masih saja tersenyum. Hatinya berbunga, karena Al-Harits bin ‘Amr bin Naufal meregang nyawa di ujung pedangnya. Ia sungguh senang, bangsawan sekaligus pemimpin Quraisy pengganggu purnama Madinah itu, kini mati. Hari itu ia adalah salah satu perindu surga. Hari itu ia adalah salah seorang sahabat yang membuktikan kecintaannya kepada Rasulullah dengan turut menjadi pasukan para pemberani. Hari itu, ia adalah seorang ksatria pembela agama, yang kemudian cintanya abadi. Khubaib bin ‘Ady.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Suara Rasulullah memenuhi udara. Mesjid hening mendengar tuturnya. Semua pandangan berarah pada satu titik. Di sana, di atas mimbar, sesosok cinta tengah berdiri, memandang syahdu mereka semua. Dari bibir manisnya terlantunkan sebuah titah.&lt;br /&gt;“Aku, baru saja didatangi, utusan dari kabilah ‘Udal dan Qarah. Berita tentang Islam telah sampai kepada mereka. Mereka sungguh berharap orang-orang yang akan membagi cahaya kebenaran, yang akan menghunjamkan bahwa Allah adalah Esa, yang akan mengajarkan Islam. Akan ada dari kalian yang terpilih untuk mengemban amanah itu”&lt;br /&gt;Sesaat, Purnama Madinah menyapu pandangannya ke setiap penjuru. Para sahabat, tiba-tiba saja membusungkan dada, dan menegakkan kepala, seperti ingin dilihat Nabi. Setiap dari mereka berharap bisa dipilih sebagai duta. Padahal, ada beberapa dari sahabat yang masih terluka karena peperangan Badar. Melihatnya, Nabi tersenyum, bahagia berkelindan di sepenuh kalbu. Selanjutnya Nabi menyebut nama-nama, sepuluh orang terpilih. Ada satu nama di sana. Nama seorang ksatria. Khubaib bin ‘Ady.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Esoknya, dihantarkan do’a yang dialunkan, mereka berperjalanan. Bersemangat mereka pergi. Sesungguhnya mereka tahu, perjalanan itu tidaklah untuk bersenang. Mereka tahu, akan ada hal-hal yang tak terduga. Orang-orang kafir dari kabilah yang mendiami lembah-lembah bisa kapanpun menghadang dan membunuh mereka. Namun, kecintaan kepada Nabi yang Ummi, keimanan yang bersemayam dalam dada, membuat mereka berpantang menyurutkan langkah.&lt;br /&gt;Benar saja.&lt;br /&gt;Dari sejarah, kita tahu ketika mereka sampai di daerah antara ‘Usfan dan Makkah, sebuah perkampungan dari suku Hudzail yang dikenal dengan nama Banu Lihyan, para kafir mencium keberadaan mereka. Hampir seratus penduduknya memburu para duta Rasulullah. Tujuannya tidak lain, membunuh dan membuat para pengikut Rasulullah itu kembali kepada ajaran nenek moyang Arab. Orang-orang dari suku Hudzail itu terus membuntuti mereka, beratus anak panah disiapkan.&lt;br /&gt;Sebuah ujian, Allah berikan kepada para pemberani, didikan Rasulullah. Mereka ditemukan para penyembah berhala tengah berlindung di sebuah bukit. Riuh rendah, gerombolan itu mengepung dan berteriak lantang :&lt;br /&gt;“Kami berjanji tidak akan membunuh kalian, jika kalian turun dan menemui kami”.&lt;br /&gt;“Kami tidak menerima perlindungan orang kafir “ seru Ashim, yang diamanahi Rasulullah sebagai pemimpin para utusan.&lt;br /&gt;Mendengar itu, gerombolan itu menyerbu dan memanah mereka satu persatu. Para pencinta Rasul dan agama itu roboh. Ada yang luput dari panah dan pembunuhan itu. Tahukah kalian siapa dia? Ya.. dia adalah ksatria itu. Khubaib bin ‘Ady&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Khubaib dibawa ke Makkah. Seperti mengikat unta, ia diiringkan. Dan dengan harga yang mahal, Khubaib dijual sebagai budak, kepada keluarga Al-Harits. Seluruh keluarga itu, bersuka cita, pembunuh kepala keluarga, Al-Harits bin ‘Amr bin Naufal di peperangan Badar, kini berada nyata di tengah mereka. Para wanita bersyair dan berpesta. Bara dendam semakin berkobar. Darah harus dilunasi dengan darah. Ksatria pencinta Rasulullah itu tetap bertenang.&lt;br /&gt;Khubaib kemudian ditawan. Ia dirantai seperti binatang peliharaan di halaman rumah Banu Harits. Mereka membiarkan Khubaib kedinginan di malam-malam gulita. Mereka menyaksikan Khubaib di terik panas matahari. Mereka tidak memberi Khubaib makan dan senang dengan haus yang Khubaib derita.&lt;br /&gt;Suatu hari, seorang anak kecil merangkak menjumpai Khubaib. Khubaib menyambutnya dengan senyum tulus, dibiarkannya anak kecil itu bermain-main di paha lelahnya. Mereka bercengkrama dalam keakraban, hingga wanita dari keluarga Harits berteriak penuh kekhawatiran. Tahukah apa yang diucapkan Khubaib :&lt;br /&gt;“Tenanglah duhai ummi, Rasulullah tidak pernah mengajarkan aku membunuh seseorang yang tidak berdosa. Ia hanya ingin bermain-main.”&lt;br /&gt;Si ibu segera merengkuh si kecil, dan dengan penuh keheranan ia memandang setangkai besar anggur yang berada di samping Khubaib. Makkah tidak sedang musim buah. Seluruh keluarganya tak ada satupun yang rela memberi makanan. Sedang Khubaib di rantai besi. Bagaimana mungkin buah ranum itu berada di sana. Masih dengan takjub, ia berkata :&lt;br /&gt;“Aku tidak pernah melihat tawanan sebaik engkau duhai Khubaib. Anggur yang berada di sampingmu adalah rezeki bertubi yang Allah turunkan kepadamu.” Khubaib tersenyum.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Hari sudah sampai di pertengahan. Terik matahari, debu-debu yang berterbang garang di antara jubah indah yang dikenakan para pemuka Quraisy, hingga kilau pasir sahara yang panas tak terkira, menemani Khubaib yang tengah mendirikan shalat dua rakaat panjang. Ia masih ingin shalat sebenarnya, menjumpai zat yang dicinta sepenuh jiwa, Allah. Ia berkata kepada orang-orang Quraisy yang menyemut memperhatikannya “ Demi Allah, jika bukanlah nanti ada sangkaan kalian bahwa aku takut mati, niscaya aku menambah shalatku”. Yah, mereka memutuskan hari itu, Khubaib harus pergi selama-lamanya.&lt;br /&gt;Beberapa dari orang Quraisy kini tengah bersiap dengan pelepah kurma yang mereka jelmakan serupa kayu salib raksasa. Tubuh Khubaib kemudian diikat kukuh disana. Khubaib mengatupkan kelopak mata, mengheningkan semua rasa yang meruah tumpah. Sesaat ia seperti terbang ke jauh angkasa. Salib pelepah terpancang sudah. Khubaib membuka mata, hamparan sahara terlihat mempesona. Di bawah sana berpuluh pasang mata menatapnya lekat. Khubaib memandang tangan mereka, beratus runcing anak panah tergenggam, beratus senjata tajam terkepal.&lt;br /&gt;Di ketinggian, dengan sepenuh kalbu, Khubaib mengalunkan syair indah, mengenang cinta manusia terpilih yang mengirimnya untuk sebuah amanah indah. Merengkuh kembali ingatan atas sabda dari bibir manis Rasul mulia, syahid di jalan Allah akan menghantar setiap jiwa bertamasya di surga. Tiba-tiba saja Khubaib merindukan Al-musthafa. Tiba-tiba saja, ia menginginkan kembali saat-saat ia terpesona dengan wajah rembulah Rasulullah. Betapa ingin ia menjumpai manusia sempurna itu untuk menuntaskan utuh kerinduannya. Angin sahara menghantar suara Khubaib, membuat langit bersuka atas setiap untaian katanya :&lt;br /&gt;Mati bagiku tak menjadi masalah.&lt;br /&gt;Asalkan ada dalam ridha dan rahmat Allah.&lt;br /&gt;Dengan jalan apapun kematian itu terjadi.&lt;br /&gt;Asalkan kerinduan kepada Nya terpenuhi.&lt;br /&gt;Ku berserah kepada Nya.&lt;br /&gt;Sesuai dengan takdir dan kehendak Nya.&lt;br /&gt;Semoga rahmat dan berkah Allah tercurah.&lt;br /&gt;Pada setiap sobekan daging dan nanah&lt;br /&gt;Ucapan Khubaib terhenti. Beratus anak panah menghunjam tubuhnya. Pepasir Jan’im tersaput darah yang tumpah. Tubuh Khubaib perih. Tubuh Khubaib terkoyak. Luka menganga dimana-mana, namun jiwanya merasakan ketenangan yang tak pernah diresapi sebelumnya. Suara lesat anak panah terdengar riuh. Tenaga Khubaib melemah, dengan pandangan yang kian samar, ia menengadah. Ia tak perkasa bertutur lagi. Hingga doa yang ia pinta, hanya terdengar lirih di lengang udara :&lt;br /&gt;Allahu Rabbi, ku telah menunaikan tugas dari Rasul Mu,&lt;br /&gt;Maka mohon disampaikan pula kepadanya,&lt;br /&gt;Tindakan orang-orang ini terhadap kami.&lt;br /&gt;Sesaat kemudian tubuh Khubaib sunyi, sesenyap lembah yang ditinggalkan para kuffar setelah puas melihat nyawanya terhembus dari raga. Angkasa berdengung menyambut ruh ksatria perindu surga. Khubaib kembali, menuju Allah yang Maha Tinggi.&lt;br /&gt;Tak seberapa lama, burung-burung bangkai memutari tubuh Khubaib yang masih mengucurkan darah. Berombongan mereka terbang datang dari kejauhan. Namun, Allah mencintai mu wahai Khubaib. Dengan cinta yang paling berkilau menyala. Dengan rahmat Nya, tak satupun burung pelahap bangkai dan nanah itu menyentuh tubuhmu yang dipenuhi panah. Satu persatu burung bangkai menghambur pergi, mengepak sayap terbang teramat jauh. Tubuhmu semerbak wahai Khubaib, hingga mereka malu dan tak mampu menyentuh meski hanya setipis kulit.&lt;br /&gt;Allah mengabadikan cinta Khubaib. Doa Khubaib sebelum syahid dikabulkan. Kerinduan Khubaib saat akan dibunuh, sampai juga kepada Rasulullah di Madinah. Rasulullah merasakan sesuatu yang tak biasanya, sambil tertunduk ia terkenang seseorang yang tak diketahuinya. Ia memohon petunjuk Allah, dan tergambarlah sesosok tubuh yang melayang-layang di udara. Segera saja Nabi mengutus Miqdad bin ‘Amn dan Zubair bin Awwam untuk mencari tahu. Sebelum keduanya pergi, suara Al-Amin terdengar syahdu dan penuh rindu “Paculah kuda kalian seperti kilat, aku sungguh mengkhawatirkannya”.&lt;br /&gt;Allah mengarahkan dan memudahkan perjalanan kedua sahabat. Mereka takjub melihat tubuh Khubaib yang masih utuh. Dalam hening, mereka menurunkan tubuh yang semerbaknya tidak hilang. Bumi menyambut Khubaib, akhirnya setelah sekian lama menunggu, bumi mendapat kehormatan untuk merengkuh dan memeluk Khubaib sepenuh cinta.&lt;br /&gt;Kisah Khubaib berakhir di sana, namun di hati para perindu surga, Khubaib tetaplah hidup, menggelorakan cinta yang tiada pernah berakhir. Cinta yang abadi.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Sahabat, kadang saya senang berandai-andai. Andai Purnama Madinah itu bisa saya temui sekarang, andai Al-Musthafa itu mampu saya hubungi melalui telepon, andai manusia berparas rembulan itu bisa saya kirimi pesan singkat sms. Satu hal yang ingin saya sampaikan kepadanya, “Meski tidak sekemilau cintanya Khubaib, meski tidak sebenderang cinta Khubaib, tidak seberdenyar cinta Khubaib, tidak seabadi cinta Khubaib, perkenankanlah saya mencintaimu wahai kekasih yang ummi, dengan sebentuk cinta yang sederhana, dengan cinta yang tertatih ringkih, dengan cinta yang lahir dari hati yang kadang ujudnya buruk rupa”.&lt;br /&gt;mahabbah12@yahoo.com&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Disarikan dari :&lt;br /&gt;1. Sejarah Hidup Muhammad, Haekal.&lt;br /&gt;2. Sirah Nabawiyah, Dr.Muhammad Sa’id Ramadhan Al-Buthy.&lt;br /&gt;3. Para Sahabat yang akrab dengan kehidupan Rasul, Khalid Muhammad Khalid.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-6190253437501517731?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/6190253437501517731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/cintamu-abadi-wahai-khubaib.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6190253437501517731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6190253437501517731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/cintamu-abadi-wahai-khubaib.html' title='Cintamu Abadi wahai Khubaib'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGoGQ84txI/AAAAAAAAAFE/dvNVKDK8CYY/s72-c/aaaaaaaaaaaaaa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-2673081883376716271</id><published>2009-07-06T00:12:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T00:16:33.068-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><title type='text'>Yaa..Rabbi......</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGkosEZqEI/AAAAAAAAAEs/eQwmTfyiSjY/s1600-h/mata.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 90px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGkosEZqEI/AAAAAAAAAEs/eQwmTfyiSjY/s320/mata.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355242450851571778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ya Rabbi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;jika cinta adalah penawanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;maka tawanlah aku dalam cinta-Mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;agar tidak ada cinta yang lain,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;yang dapat menawan hatiku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ya Rabbi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;jika rinduku tak bermuara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;maka biarlah aku mati dalam kerinduan kepada-mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;agar kematianku dapat tersenyum &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;saat kupandang wajah indah-Mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Ya Rabbi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;jika langkah ini penuh duri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;maka biarlah bumi ini menjadi saksi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;atas luka-luka yg ada di hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;dalam meraba kasih-mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Dengan seluruh cinta yang ada di hati ini dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;menggapai cinta dan ridho-Mu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-2673081883376716271?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/2673081883376716271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/yaarabbi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2673081883376716271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2673081883376716271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/yaarabbi.html' title='Yaa..Rabbi......'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGkosEZqEI/AAAAAAAAAEs/eQwmTfyiSjY/s72-c/mata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-2560088503190657983</id><published>2009-07-05T23:59:00.000-07:00</published><updated>2009-07-06T00:07:31.024-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Kutipan dari buku Lelaki Pendek Hitam Dan Lebih Jelek Dari Untanya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGio5f8JWI/AAAAAAAAAEc/PIMyLL2ntng/s1600-h/llpjjjj.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 84px; height: 116px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGio5f8JWI/AAAAAAAAAEc/PIMyLL2ntng/s320/llpjjjj.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355240255433483618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : Ahmad Zairofi Am&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Lelaki Pendek Hitam Dan Lebih Jelek Dari Untanya&lt;br /&gt;Ada banyak orang baik yang memilih tidak dikenal. Mereka mencintai pilihan hidup yang juga dicintai oleh Allah, seperti yang disabdakan Rasulullah,”Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang sembunyi-sembunyi, miskin, bertakwa dan berbuat kebajikan. Jika mereka tidak tampak maka mereka tidak dicari orang, dan apabila mereka tampak mereka juga tidak dikenali orang. Hati mereka adalah pelita-pelita petunjuk. Mereka keluar dari segala cobaanyang buta dan gelap&lt;br /&gt;• Lelaki yang tak Pernah Mencaci Keledai&lt;br /&gt;Mengenal Allah, memohon kepada-Nya, memahami sifat dan kuasa-Nya sama pentingnya dengan memahami bahwa seorang mukmin tidak sepantasnya menjadi penyebab orang lain pedih dan getir. Layaknya menahan marah, padahal bisa dan berhak menumpahkannya, begitu pula soal menahan diri untuk tidak menjadi penyebab orang lain pedih dan getir. Tidak saja untuk sebuah konsistensi di atas jalan yang ditetapkan, tapi juga sebentuk seni memperindah kehidupan dan merajut kebersamaan, dengan pengharapan akan pahala dari Allah&lt;br /&gt;• Perempuan Tua itu hanya Pembersih Mesjid&lt;br /&gt;Sesungguhnya perjalanan kita tersambung karena banyak peran dan jasa orang-orang yang mengiringi kita. Kehidupan selalu berjalan dengan silih bergantinya peran-peran manusia yang boleh jadi tidak dianggap, tapi begitu penting kedudukannya. Jasa tetaplah jasa, besar maupun kecil tetap ada manfaatnya tetaplah dikenang dan dihargai.&lt;br /&gt;• Anak Muda di Suatu Hari  Jumat&lt;br /&gt;Setiap manusia berlomba untuk nasib dan kepastian diri sendiri di akhirat kelak. Bergegas, bersegera. Sebab yang menang adalah yang lolos dari neraka dan masuk surga. Yang lambat, seperti kereta tua tanpa kehendak, tanpa arah dan tanpa tenaga, akan menyesal suatu hari kelak. Kereta tua adalah hidup yang tak pernah sampai. Atau mimpi bahagia yang terlalu sederhana, atau perjalanan cita-cita yang sabgat lamban dan tidak menghantarkan. Di suatu pagi saat perlahan kita buka daun jendela. Angin belum bergerak. Matahari mulai menyapa. Apa yang kita pikirkan hari itu? Adakah kita seonggok kereta tua?&lt;br /&gt;• Tragedi anak Tiri di Ibukota Yaman&lt;br /&gt;Setiap kita punya potensi kejahatan, maka tidak harus menjadi preman atau penjahat besar untuk sekedar bisa berlaku aniaya. sebab tindak aniaya punya tangga besar kecilnya. Orang kuat dan perkasa bukanlah yang menag bergulat dan berkelahi, tapi yang bisa menahan dirinya ketika marah. Kemerdekaan yang kita miliki tak berarti kita bebas melakukan apa saja. Yang seharusnya kita lakukan adalah mencintai kehidupan ini dengan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;• Seorang Pemuda di Ambang Kematian&lt;br /&gt;” Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir di antaranya sungai-sungai dari padanya. Dan di antaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluar mata air daripadanya dan di antaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dan apa yang kamu kerjakan.´(QS.Al-Baqarah:74)&lt;br /&gt;Di hari-hari yang kian sulit, di saat beban hidup kian menghimpit, segala upaya mencari jalan keluar harus kita lakukan. Tapi itu tak ada artinya bila kita tidak juga belajar bagaimana melihat segalanya secara lebih luas, lebih mendalam. Kita harus belajar melihat sesuatu dari sisi yang berbeda. Sebab hidup dimulai dari prasangka dan cara kita memandang.&lt;br /&gt;• Lelaki Tua yang tak Lelah Berharap&lt;br /&gt;Rahasia iman. Orang yang beriman selalu punya cara sendiri untuk bisa menata hatinya, meski berlawanan denagn apa yang dilihat matanya,atau apa yang dirasakan fisiknya, atau apa yang ia terima dalam kehidupannya. Saat ia mendapat musibah, air matanya menangis tapi hatinya terilhami untuk meyakini, bahwa apa yang diberikan Allah pada dirinya adalah yang terbaik baginya. Saat ia mendapati kesulitan demi kesulitan, seakan berentetan tanpa ujung, fisiknya mungkin lelah kepalanya mungkin pusing. Pikirannya mungkin sangat penat. Tapi ia justru memgilhami hatinya, untuk terus meyakini, bahwa bila seorang diuji oleh Allah, itu tandanya Allah masih sayang dengan orang itu. Tidak ada ilham yang melebihi kekuasaan dan pertolongan Allah. Sebab dari sana kesadaran disandarkan kepada tempat yang benar, kepada Allah Yang Maha Benar. Bagi Allah sangat mudah untuk memberikan pertolongan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-2560088503190657983?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/2560088503190657983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/kutipan-dari-buku-lelaki-pendek-hitam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2560088503190657983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2560088503190657983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/kutipan-dari-buku-lelaki-pendek-hitam.html' title='Kutipan dari buku Lelaki Pendek Hitam Dan Lebih Jelek Dari Untanya'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SlGio5f8JWI/AAAAAAAAAEc/PIMyLL2ntng/s72-c/llpjjjj.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-9118146874977180273</id><published>2009-07-04T10:03:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T18:57:33.705-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Senandung'/><title type='text'>Muhasabah Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sk-Mi8xeXJI/AAAAAAAAADI/__pIwJe4G2c/s1600-h/muhasabah+cinta.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 130px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sk-Mi8xeXJI/AAAAAAAAADI/__pIwJe4G2c/s320/muhasabah+cinta.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354653014023888018" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Wahai... Pemilik nyawaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Betapa lemah diriku ini&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;Berat ujian dariMu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Kupasrahkan semua padaMu&lt;/span&gt;   &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt; Tuhan...&lt;br /&gt;Baru ku sadar&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt; Indah nikmat sehat itu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;Tak pandai aku bersyukur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Kini kuharapkan cintaMu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Kata-kata cinta terucap indah&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;Mengalun berzikir di kidung doaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt; Butir-butir cinta air mataku&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;Teringat semua yang Kau beri untukku&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;Ampuni khilaf dan salah selama ini&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt; Ya ilahi....&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;Muhasabah cintaku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt; Tuhan... Kuatkan aku&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt; Lindungiku dari putus asa&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;br /&gt;Jika ku harus mati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt; Pertemukan aku denganMu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);font-family:lucida grande;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Judul : Muhasabah Cinta&lt;br /&gt;By : Edcoustic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*lagu ini dapat dari seorang adik di pulau seberang...&lt;br /&gt; jazakallah khoir de'....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-9118146874977180273?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/9118146874977180273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/senandung.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/9118146874977180273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/9118146874977180273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/senandung.html' title='Muhasabah Cinta'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Sk-Mi8xeXJI/AAAAAAAAADI/__pIwJe4G2c/s72-c/muhasabah+cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-8611896752290433851</id><published>2009-07-03T19:00:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T10:17:08.437-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa'/><title type='text'>PERMINTAANKU PADA-MU</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Allah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ajari aku kesabaran seperti seorang Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ajari aku keteguhan seperti seorang Bilal bin Rabah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ajari aku kedermawanan seperti seorang Abu Bakar ash Shiddiq&lt;br /&gt;Ajari aku ketegasan seperti seorang Umar bin Khattab&lt;br /&gt;Ajari aku malu seperti seorang Utsman bin Affan&lt;br /&gt;Ajari aku keberanian seperti seorang Khalid bin Walid&lt;br /&gt;Ajari aku kecerdasan seperti seorang Ali bin Abi Thalib&lt;br /&gt;Ajari aku mencintai-Mu seperti seorang Rabiah al 'Adawiyah&lt;br /&gt;Ajari aku mencintai kekasih-Mu seperti seorang Khubaib bin 'Ady&lt;br /&gt;Ajari aku kesetiaan seperti seorang Khadijah binti Khuwailid&lt;br /&gt;Ajari aku kebijaksanaan seperti seorang Ummu Sulaim&lt;br /&gt;Ajari aku kesahajaan seperti seorang Fatimah Azzahra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika semua itu tak bisa untuk berada dalam diri ini...&lt;br /&gt;Biarkan aku belajar tentang semua itu dengan apa yang kupunya&lt;br /&gt;dengan apa yang aku sanggup...&lt;br /&gt;Sampai Engkau sendiri yang menghadiahkannya padaku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-8611896752290433851?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/8611896752290433851/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/permintaanku-pada-mu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8611896752290433851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8611896752290433851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/07/permintaanku-pada-mu.html' title='PERMINTAANKU PADA-MU'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-6780436015649906504</id><published>2009-06-29T07:37:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T10:17:29.293-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>Aku Berperang bukan untuk Umar, tapi untuk Rabb Umar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkjSYfxyxLI/AAAAAAAAACg/sc_RJVssy_Y/s1600-h/khalid.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 107px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkjSYfxyxLI/AAAAAAAAACg/sc_RJVssy_Y/s320/khalid.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352759475418875058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Khalid bin Walid adalah seorang pemberani dan memiliki wibawa militer yang langka, seringkali memimpin pertempuran-pertempuran dan memenangkannya sejak zaman Rasulullah SAW sampai pada pemerintahan Abu Bakar. Namun Umar tidak menyukai beberapa perangainya kemudian menganjurkan Abu Bakar untuk mencopot Khalid bin Walid dari jabatannya sebagai panglima. Abu Bakar tidak mengindahkannya, tapi Umar bersikukuh Khalid harus dicopot dari jabatannya, sehingga ketika menduduki kursi khalifah, Umar segera menarik Khalid dari jabatannya dan menjadikannya sebagai tentara biasa.&lt;br /&gt;Saat itu Khalid bin Walid tengah bertempur di Ma’ma’ah dalam rangka menaklukkan Syam. Dan Abu Ubaidah menyampaikan surat dari Umar kepadanya agar ia meletakkan jabatannya. Sejumlah sahabat berkumpul di dalam tenda panglima mereka-Khalid, dan menyarankan kepadanya untuk tidak mematuhi perintah Umar. Namun Khalid berkata, “aku berperang bukan untuk Umar, tapi untuk Rabb Umar”. Maka jika sebelumnya Khalid berperang sebagai panglima, setelah itu ia berperang sebagai prajurit biasa.&lt;br /&gt;Inilah salah satu karakter sahabat Rasulullah SAW  yang sejarahnya tercatat dengan tinta emas bahwa mereka telah membuktikan perjuangannya kepada kita semua. Tak ada yang bisa memiliki kepribadian mulia seperti ini kecuali ia benar-benar mengikhlaskan dirinya di jalan Allah. Tetap berperang meskipun jabatannya sebagai panglima dicopot, menjauhkan diri dari perasaan benci dan iri dan sesuai kehendak Allah. Masih berkonsentrasi pada tujuan awalnya berperang seperti yang diamanahkan meski hanya berstatus sebagai prajurit biasa.&lt;br /&gt;Bandingkanlah dengan perjuangan kita sekarang, sedikit tribulasi saja sudah membuat semangat kita untuk melaksanakan amanah dakwah yang diembankan di pundak kita menjadi menurun. Enggan untuk bekerja sama karena terpaku pada permasalahan internal. Tidak taat pada qiyadah hanya karena tidak menyukainya, merasa tidak nyaman bekerja dengannya. Melalaikan amanah yang diberikan pada kita hanya karena merasa pekerjaannya tidak dihargai. Baiknya kita merenungkan kembali apa saja kontribusi kita terhadap dakwah. Dan dari sekian banyak kontribusi itu (misalnya) apakah semua itu kita lakukan demi mengharapkan ridho Allah, ataukah hanya karena merasa bertanggung jawab pada qiyadah atau organisasi tempat kita mengemban amanh tersebut. Atau kita tetap mengerjakan amanah itu tapi dengan asal-asalan dan hati yang jengkel karena ditegur oleh qiyadah? Berapa banyak amanah dakwah ini kita kerjakan sebaik-baiknya dengan atau tanpa melihat siapa qiyadah kita, atau siapa partner kerja kita?&lt;br /&gt;Tujukanlah aktivitas-aktivitas dakwah kita hanya pada Allah semata. Menurut kehendak Allah saja, bukan kehendak jiwa-jiwa  rindu pujian yang senantiasa menuruti hawa nafsu belaka. Tetap istiqamah berjuang meski berbagai hal yang tidak mengenakkan menjadi teman sehari-hari. Melanjutkan gerak dakwah sesuai tujuan awal tanpa harus melihat dengan siapa kita bekerja dan sebagai apa kita bekerja. Sebab kita tak pernah tau pada aktivitas mana yang menyebabkan Allah mencintai kita. Dan Allah tidak hanya membalas kita karena hasil yang kita dapatkan tetapi lebih besar lagi pada proses yang kita jalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muadz bin Jabal meriwayatkan ketika beliau diutus oleh Rasulullah SAW ke Yaman, Ya Rasulullah, berilah pesan kepadaku. Lalu Rasulullah SAW bersabda kepadanya, “Ikhlaskanlah agamamu, niscaya amal yang sedikitpun mencukupimu.” (Imam Hakim hadits shahihul Isnad)&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat perbuatanmu, mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Infithar : 10-12)&lt;br /&gt;“Dan tidaklah mereka diperintah melainkan supaya beribadah kepada Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama… (QS Al-Bayyinah :5)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-6780436015649906504?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/6780436015649906504/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/aku-berperang-bukan-untuk-umar-tapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6780436015649906504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/6780436015649906504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/aku-berperang-bukan-untuk-umar-tapi.html' title='Aku Berperang bukan untuk Umar, tapi untuk Rabb Umar'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkjSYfxyxLI/AAAAAAAAACg/sc_RJVssy_Y/s72-c/khalid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-3500298739909089532</id><published>2009-06-29T07:05:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T10:18:00.473-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Singkat'/><title type='text'>HATI INI TETAP MILIK-NYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkjMxSaZLPI/AAAAAAAAACI/Rd2420u4CkA/s1600-h/anak+n+quran.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 93px; height: 124px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkjMxSaZLPI/AAAAAAAAACI/Rd2420u4CkA/s320/anak+n+quran.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352753304258030834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertiga malam terakhir, selepas sujud panjangnya. Wanita itu mengusap sudut matanya yang basah oleh air mata. Jauh di dasar hatinya tersimpan perasaan fitrah yang dimiliki tiap insan. Mengaguminya dari balik silaunya mentari pagi yang tersenyum ceria, mengharapkannya dari balik hijab perantara yang amat jauh. Nun di sudut hatinya pernah ada asa yang terpendam, akankah dia yang jadi teman sejati dalam perjuangan panjang ini.&lt;br /&gt;Berakhir bacaan surah Ar-Rahman, menutup mushaf seraya menghela nafas dan bertasbih. Surah yang sangat ingin didengarnya dari lisan teman sejatinya ketika saatnya tiba, sebagai mahar atas ikatan suci itu. Sederhana, hanya sebuah hafalan surah namun baginya itu lebih berharga dibandingkan segunung emas. Yah, hanya sebuah keinginan yang harus dipendamnya dalam-dalam.&lt;br /&gt;Kesetiaan dan ketundukan pada Allah membawanya pada sebuah keputusan untuk menjauh dari telaga cinta yang memintanya menanti. Pergi dengan selaksa rasa yang menyesakkan dada dan mengguncang jiwa. Tetap tegar meski air mata tumpah tak terbendung lagi.  Menatap kembali cahaya Allah, yang menguatkan hatinya ketika sayap-sayapnya mulai merapuh.&lt;br /&gt;Kini, ia kembali tersenyum dan menatap jauh ke hadapan. Cahaya itu mulai jelas dan semakin dekat. Andai ada yang bertanya lagi tentang keputusan itu, ia hanya akan berkata “hati ini tetap milik-Nya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Dari catatan seorang ukhti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-3500298739909089532?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/3500298739909089532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/kisah-singkat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3500298739909089532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3500298739909089532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/kisah-singkat.html' title='HATI INI TETAP MILIK-NYA'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkjMxSaZLPI/AAAAAAAAACI/Rd2420u4CkA/s72-c/anak+n+quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-63721723203890110</id><published>2009-06-28T07:21:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:36:46.458-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>RINDU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Skd-IcZATMI/AAAAAAAAABo/Qg1Vs5RKN6E/s1600-h/cahaya2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 130px; height: 81px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Skd-IcZATMI/AAAAAAAAABo/Qg1Vs5RKN6E/s320/cahaya2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352385365678247106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku mengenang kembali kebersamaan kita&lt;br /&gt;Perlahan rindu menyelusup di relung hatiku…&lt;br /&gt;Rindu berkumpul dengan saudara-saudaraku&lt;br /&gt;Berkejaran di pantai…&lt;br /&gt;Berlari-lari ke atas bukit…&lt;br /&gt;Tidur-tiduran sembari memandang langit malam yang indah…&lt;br /&gt;Bermuhasabah bersama di penghujung malam…&lt;br /&gt;Merenungi nikmat yang telah Allah berikan untuk kita&lt;br /&gt;Merenungi kesalahan-kesalahan yang membuat kita jauh dari-Nya…&lt;br /&gt;Ukhuwah ini sungguh indah…&lt;br /&gt;Memang tak dapat tergantikan oleh apapun jua&lt;br /&gt;Tak bisa dibeli walau berapapun harga penukarnya&lt;br /&gt;Anugerah Allah yang  diturunkan ke dalam jiwa-jiwa yang bersama di jalan-Nya&lt;br /&gt;Sungguh…aku benar-benar merindukan kalian semua&lt;br /&gt;Rindu untuk mengulang kembali kebersamaan  yang telah lalu&lt;br /&gt;Allah yang mempertemukan kita di jalan ini&lt;br /&gt;Dan Dia pula yang kemudian memisahkan kita&lt;br /&gt;Sebuah keniscayaan bahwa tiap pertemuan pasti akan diakhiri dengan perpisahan…&lt;br /&gt;Berharap pada Allah saja…&lt;br /&gt;Agar Dia tak menjauhkan hati-hati kita&lt;br /&gt;Meski jarak dan waktu memisahkan raga kita&lt;br /&gt;Sungguh indah rasa cinta yang Allah berikan&lt;br /&gt;Untuk mencintai saudara-saudara yang dipersatukan Allah dengan agama ini&lt;br /&gt;Dan mengikat hati-hati kita dengan perjuangan dakwah ini&lt;br /&gt;Rasa cinta yang tulus…&lt;br /&gt;Karena Allah membebaskannya dari hawa nafsu duniawi&lt;br /&gt;Semoga rasa rindu yang kumiliki ini sama dengan yang kalian punya…&lt;br /&gt;Dan semoga rasa rindu ini yang menghantarkan kebersamaan kita di syurga-Nya yang indah kelak…&lt;br /&gt;Semoga Allah berkenan merahmati kita dan mengumpulkan kita kembali di syurga-Nya yang abadi…&lt;br /&gt;Amin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamarku, 19 november 2008&lt;br /&gt;Bersama  rasa rinduku yang menggebu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-63721723203890110?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/63721723203890110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/rindu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/63721723203890110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/63721723203890110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/rindu.html' title='RINDU'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/Skd-IcZATMI/AAAAAAAAABo/Qg1Vs5RKN6E/s72-c/cahaya2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-1353972121846469360</id><published>2009-06-28T00:13:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:33:05.022-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>IBU…AKU BERTANYA TENTANG CINTAMU…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkcZttectaI/AAAAAAAAABY/frg9POwxlSg/s1600-h/ibuuu.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 99px; height: 140px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkcZttectaI/AAAAAAAAABY/frg9POwxlSg/s320/ibuuu.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352274955245237666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;27 Juni 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar berbagi cerita padamu teman…mengurangi kegelisahanku atas pertanyaan-pertanyaanku yang tak berjawab.&lt;br /&gt;Pulang dari masjid kampus ba’da magrib, tak jauh dari masjid itu ada lampu merah. Nah, di sinilah cerita itu berawal. Tepat di bawah lampu merah itu duduk seorang anak laki-laki kecil dengan wajah lemas memegangi perutnya, tidak ada aktifitas apapun yang dilakukannya selain sesekali mengedarkan pandangannya ke pengemudi motor dan mobil yang berhenti saat lampu merah menyala. Tak ada sepatah katapun yang terucap dari bibir mungilnya yang pucat. Kebetulan saya lewat bersama seorang teman, saya penasaran, ada apa dengan anak itu. Seringkali saya melewati lampu merah itu, baru malam itu saya melihatnya. Akhirnya kami putuskan untuk berhenti dan menepikan motor, mendekati anak tersebut.&lt;br /&gt;“Sedang menunggu siapa dik?” tanya saya padanya&lt;br /&gt;Lama ia terdiam dan hanya memandangi wajah kami, lalu dengan pelan ia menjawab, “Tidak ada kak, tidak ada yang saya tunggu”.&lt;br /&gt;“ Lho, kenapa duduk di sini? Orang tuanya mana? Ibunya mana?” kejar kami lagi&lt;br /&gt;“Ada di rumah kak..”, sahutnya lirih…pelan sekali&lt;br /&gt;“Rumahnya di mana?”, tanya teman saya padanya lagi&lt;br /&gt;“Di flamboyan kak..”&lt;br /&gt;Saya jadi berpikir, flamboyan itu komplek pasar sayur, adakah rumah di situ? Rasa-rasanya tidak ada. Lalu, di manakah rumahnya sebenarnya? Apakah ia termasuk anak-anak gelandangan yang tak punya tempat tinggal dan hidupnya berpindah-pindah dari depan toko ke depan toko lainnya.&lt;br /&gt;“Pakai apa adik ke sini?Siapa yang mengantar ke sini?” tanya saya lagi&lt;br /&gt;Dia hanya diam tak berbicara, hanya memandangi wajah kami dengan tatapan yang tak saya mengerti apa artinya.&lt;br /&gt;“Mau diantar pulang gak?” tanya temanku padanya&lt;br /&gt;Dia hanya menggeleng lemah sambil berujar pelan,”tidak usah kak…”&lt;br /&gt;“Lalu, nanti kamu pulang pakai apa?” tanya saya padanya&lt;br /&gt;“Jalan kaki kak…”&lt;br /&gt;Masya Allah…lumayan jauh juga lampu merah itu ke flamboyan, jalan kaki??? Malam-malam begini??? Ya Allah…miris hati saya jadinya…&lt;br /&gt;“Gimana My, mau kita antar saja anak ini?” tanya teman saya pada saya&lt;br /&gt;“Ayolah kita antar pulang saja, kasian dia malam-malam begini di tempat seperti ini dan harus pulang jalan kaki lagi” kata saya sambil melangkah dan berjongkok di hadapan anak itu.&lt;br /&gt;“Dik, kakak antar pulang aja yah?” tawar saya padanya.&lt;br /&gt;“Tidak usah kak, saya belum mau pulang” katanya&lt;br /&gt;“Lho, kamu mau ngapain lagi? Udah malam ni dik, pulang yah, kakak antar”&lt;br /&gt;Dia hanya diam kemudian ngeloyor pergi, menjauh dari kami. Kami hanya terheran-heran, tapi belum juga beranjak dari tempat itu. Tak lama kemudian ia datang lagi kemudian duduk di kursi halte. Saya dekati dia, dan menawarkan untuk mengantarkannya lagi, tapi dia hanya menjawab begini “ saya belum boleh pulang kak, saya harus minta-minta dulu sampai dapat 50 ribu rupiah baru saya boleh pulang”.&lt;br /&gt;“Masya Allah…siapa yang menyuruhmu dik?” tanya saya&lt;br /&gt;“Ibu saya kak…”&lt;br /&gt;Ya Allah…saya ingin berkhusnudzhon saja dengan ibunya, mungkin saja ibunya memang sedang butuh uang dan tidak bisa bekerja hingga harus menyuruh anak sekecil itu minta-minta. Dan anak itu tidak seperti anak-anak lain yang biasanya minta-minta di lampu merah, wajahnya amat polos, mungkin baru kali ini dia musti minta-minta begitu. Saya jadi teringat dengan adik kecil saya, yang baru kelas 2 SD, kurag lebih sebesar itulah tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tak urung, hati kecil saya bertanya-tanya, adakah ibu yang setega itu menyuruh anak sekecil itu malam-malam harus minta-minta dan tidak boleh pulang sebelum dapat uang 50 ribu rupiah.Benarkah ia mencintai anaknya jika hal seperti itu yang dilakukannya? Lama kami berdua masih tertegun di dekatnya dan bingung apa yang harus kami lakukan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami putuskan untuk pulang dan meninggalkan beberapa lembar uang yang tentu belum cukup untuk memenuhi kewajibannya malam itu. Saya hanya bisa mengelus kepala mungilnya, sembari berharap agar tak ada sesuatu yang buruk terjadi padanya. Saya kembali ke motor sambil membawa sekelumit pertanyaan yang mengusik pikiran saya…dan bersyukur mempunyai ibu yang amat menyayangi saya, yang selalu berusaha memenuhi permintaan anak-anaknya. Hmmmm…bunda…tiba-tiba saja saya merindukanmu…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-1353972121846469360?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/1353972121846469360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/ibuaku-bertanya-tentang-cintamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1353972121846469360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/1353972121846469360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/ibuaku-bertanya-tentang-cintamu.html' title='IBU…AKU BERTANYA TENTANG CINTAMU…'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkcZttectaI/AAAAAAAAABY/frg9POwxlSg/s72-c/ibuuu.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-4091735706858831142</id><published>2009-06-27T01:51:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:37:20.685-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>LANGKAH CAHAYA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkXdzPH6LqI/AAAAAAAAABI/XbRDXuZZc1c/s1600-h/cahaya.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 108px; height: 137px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkXdzPH6LqI/AAAAAAAAABI/XbRDXuZZc1c/s320/cahaya.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351927604502474402" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menapaki bukit terjal di perjalanan penuh persimpangan…&lt;br /&gt;Kembara hati melangkah menuju keajaiban hidup&lt;br /&gt;Langkahmu bersama cahaya menuntunku pada-Nya&lt;br /&gt;Bersama menjaga cinta-Nya untuk semesta&lt;br /&gt;Tak letih seperti matahari yang senantiasa bersinar&lt;br /&gt;Sejuk seperti hujan yang turun membasahi rerumputan&lt;br /&gt;Bening seperti embun yang tertahan di kelopak bunga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruslah melangkah cahaya…&lt;br /&gt;Biar terangmu berbagi ke penjuru bumi&lt;br /&gt;Menjaga dari gelapnya nafsu duniawi yang merayu&lt;br /&gt;Mengisi kekosongan jiwa seraya menanti jawaban dari-Nya&lt;br /&gt;Membawaku pada yang telah menunggu di pintu cinta-Nya&lt;br /&gt;Berharap pertemuan kembali di syurga-Nya yang indah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-4091735706858831142?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/4091735706858831142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/langkah-cahaya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4091735706858831142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4091735706858831142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/langkah-cahaya.html' title='LANGKAH CAHAYA'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkXdzPH6LqI/AAAAAAAAABI/XbRDXuZZc1c/s72-c/cahaya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-4275862597533624369</id><published>2009-06-27T01:35:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T10:19:49.704-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>MERENDAHKAN HATI MENINGGIKAN KEIMANAN</title><content type='html'>“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu (QS Al-Isra:37-38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah yang telah memilih kita menjadi bagian dari para pengemban dakwah. Mempercayakan amanah yang diemban para rasul di pundak kita, meneruskan perjuangan Rasulullah SAW. Menapaki jalan perjuangan yang penuh onak duri sebagaimana yang dihadapi Rasulullah dan para sahabat dahulu. Jalan perjuangan yang menjadi kesempatan kita menuju keridhaan Allah SWT. Sebuah anugerah yang hanya diberikan-Nya hanya pada orang-orang pilihan. Bersyukurlah karena Allah telah menuntun kita ke jalan keimanan yang indah, meski kadang langkah kita terlalu lemah untuk bertahan disaat ujian datang. Semoga Allah selalu menjaga kita dalam keistiqamahan di jalan yang penuh liku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang tanpa disadari kita menganggap diri sudah baik, dengan kerudung lebar, hafalan sekian juz, pengurus lembaga dakwah ini dan itu, rajin bersedekah, qiyamul lail dan banyak amalan serta aktivitas-aktivitas dakwah yang lain. Lalu kita merasa ujub dengan semua yang telah kita lakukan. Apalagi banyak pujian yang datang kepada kita, seolah kita adalah orang-orang baik yang tak pernah berbuat salah. Padahal sesungguhnya Allah yang menyembunyikan aib kita dari mereka yang memuji. Jika saja Allah membukakan aib kita, maka tak ada satupun manusia di muka bumi ini yang mempercayai kita lagi. Sungguh, keburukan dalam diri kita jauh lebih banyak dari pujian yang datang pada kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat Rasulullah SAW yang kadar keimanannya jika dibandingkan dengan keimanan seluruh orang beriman di muka bumi ini niscaya lebih besar keimanannya, Abu Bakar RA. selalu gemetar saat dipuji orang. "Ya Allah, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka. Janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka", ucapnya lirih. Lantas siapa kita yang berbangga hati dengan pujian yang terkadang tak layak ditujukan pada kita. Kita bahkan mungkin tak tau apakah amalan-amalan yang kita lakukan adalah sebenar-benar bentuk keimanan kita kepada Allah ataukah hanya sekedar rutinitas ibadah yang kering tanpa nuansa ruhani. Alhamdulillah jika muhasabah amal yaumi sudah terpenuhi, tapi apakah kita berpikir bagaimana dengan kualitas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa besar penghargaan Allah kepada orang-orang pilihan ; para penyeru kebenaran, pengemban risalah nabi. “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal saleh dan berkata : “Sesungguhnya aku termasuk orang yang berserah diri”?” (QS. Fushilat :33). “…Sesungguhnya Allah telah membeli dari kaum mukminin, diri, dan harta mereka, bahwasanya mereka mendapat balasan surga” (QS. At-Taubah: 111). Kita berlomba-lomba dalam mengerjakan amanah, mengambil tiap peluang jihad yang disodorkan. Mengorbankan kepentingan diri dan keluarga demi dakwah. Tak diragukan lagi betapa banyak peluh yang menetes saat amanah dakwah memanggil. Tak terhitung berapa rupiah yang dikeluarkan untuk kelancaran agenda dakwah. Berapa banyak waktu tersita untuk agenda-agenda dakwah. Semua pengorbanan itu…cukuplah Allah yang membalasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi orang-orang pilihan yang mengemban amanah dakwah dengan semua pengorbanan itu tak harus membuat kita merasa berbangga diri. Menjadi orang-orang pilihan tak harus membuat kita merasa diri lebih tinggi dari orang lain, merasa orang lain tak tau apa-apa. Merasa kitalah yang lebih pantas masuk surga lebih dahulu. Padahal kita tak tau bahwa mungkin banyak orang di luar sana yang lebih Allah cintai dan lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Orang yang mungkin selama ini kita rendahkan, kita anggap tak tau apa-apa, namun  ketidaktahuannya itu yang membawanya penuh keikhlasan belajar tentang Rabb yang menciptakannya. Lalu membuatnya lebih dekat dan lebih mengenal Tuhannya bahkan lebih besar kecintaannya kepada Allah, melebihi apa yang kita sampaikan di sana-sini tentang bagaimana seharusnya seorang hamba mencintai Allah. Sementara kita asyik dengan aktivitas dakwah di sana-sini yang tak jarang membuat  lelah lalu kemudian mengabaikan hubungan kita dengan Allah. Dan ketika kelelahan itu memuncak tanpa disertai hubungan yang baik dengan Allah, kekecewaan menghampiri. Mulailah menghitung-hitung berapa banyak pengorbanannya untuk dakwah, berapa banyak yang dilakukannya untuk jamaah dan membandingkannya dengan apa yang sudah didapatkannya. Karena memandang dari sudut yang sempit, tak jarang hal itulah yang membuat futur, mulai menjauhi saudara-saudaranya, merasa perjuangannya tak dihargai  kemudian mencari kesenangan dengan cara yang lain. Na’udzubillahi min dzaalik.&lt;br /&gt;“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab(Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu)supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri”. (QS Al-Hadid ;22-23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang pilihan itu semestinya bisa membuktikan bahwa ia benar-benar orang pilihan. Yang tetap tegar ketika ujian datang, yang bisa berlapang dada ketika kritikan datang, yang tetap berjuang meski cemoohan kian banyak menghujani. Orang pilihan yang tetap merendahkan hatinya meski keberhasilan demi keberhasilan datang lewat perjuangannya, yang tetap menundukkan diri di hadapan Allah. Tak pernah marah ketika diluruskan kesalahannya, yang tetap berjalan meski amanah kian berat, tak pernah mengeluh akan beratnya perjalanan dan selalu memperbaiki hubungannya dengan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruslah kita renungi bersama benarkah kita orang-orang pilihan itu? Atau hanya diri kita yang menganggap bahwa kita termasuk orang –orang pilihan? Merasa kita telah berbuat banyak, merasa telah melakukan amal-amal baik padahal mungkin saja apa yang telah kita lakukan itu tak ada harganya sama sekali di hadapan Allah. Apa yang telah kita lakukan hanya seperti debu yang diterbangkan angin kelak di hadapan Allah  ketika yaumil hisab tiba. Apapun posisi kita saat ini, teruslah bermuhasabah dan memohon kepada Allah agar tidak menjadi orang-orang yang merugi karena seluruh amalannya disia-siakan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauhkan diri kita dari maksiat sekecil apapun. Terkadang kita meremehkan dosa-dosa kecil dengan membandingkan dosa besar yang dilakukan orang-orang yang tidak tau. Lalu apakah bedanya dosa kecil yang dilakukan oleh orang yang berilmu dengan dosa besar yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak tau? Telah berapa banyak maksiat yang kita kerjakan kemudian membuat hilangnya getaran-getaran hati perasaan bersalah ketika pertama kali berbuat kesalahan? Maksiat kecil mungkin, tapi jika itu terakumulasi tanpa kita sadari dan tidak pernah kita pedulikan, bukankah kematian hati akan segera tiba? Lalu masih pantaskah status aktivis dakwah kita sandang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah, apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS. Al-Kahfi: 103-104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutuliskan kalimat-kalimat ini untuk mengingatkan diriku dan kita semua yang bersaudara di jalan Allah. Semoga kita tetap bisa merendahkan hati meskipun mungkin telah banyak keberhasilan yang kita dapat. Biarkan cahaya Islam terus meluas pancarannya bersama dengan luasnya keimanan kita pada Allah. Semoga Allah berkenan menjaga keistiqamahan kita di jalan ini hingga ujung usia kita. TERUS BERJUANG ATAU KITA AKAN TERGANTIKAN.&lt;br /&gt;Wallahua’lam bi showab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-4275862597533624369?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/4275862597533624369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/merendahkan-hati-meninggikan-keimanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4275862597533624369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/4275862597533624369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/merendahkan-hati-meninggikan-keimanan.html' title='MERENDAHKAN HATI MENINGGIKAN KEIMANAN'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-8209966277059032418</id><published>2009-06-27T01:20:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:34:07.950-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Memaknai Kehidupan...'/><title type='text'>SILUET BAYANGNYA…</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkXXHvSQPkI/AAAAAAAAAA4/R5ffyMCbU5o/s1600-h/jiwa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 99px; height: 99px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkXXHvSQPkI/AAAAAAAAAA4/R5ffyMCbU5o/s320/jiwa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351920260151787074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahuakbar…&lt;br /&gt;Di bawah langit Pontianak…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat saya pada satu waktu dulu, ketika pertama bertemu dengannya, senyum manis penuh kelembutan. Tenang…itulah perasaan saya ketika berada di dekatnya. Saya pikir dia adalah kakak tingkat, tapi ternyata sama-sama baru masuk kuliah juga. Kedewasaan dan ketenangan yang tercermin dari wajahnya yang tak pernah bosan direnungi, benar-benar membuat saya  merasa menemukan seorang yang pantas untuk disayangi. Seiring berlalunya waktu, kedekatan dengannya ternyata punya andil dalam proses hijrah saya menuju-Nya. Bersama mengerjakan amanah di lembaga dakwah kampus menorehkan kenangan manis antara saya dan dia. Meski kami diletakkan di bidang yang berbeda, saya di bidang kemuslimatan dan dia di bidang humas, tak lantas membuat interaksi kami berkurang, saling berbagi kebahagiaan, berbagi kesedihan dan saling menghibur kala kesedihan dan keletihan menghampiri. Benar-benar ukhuwah yang teramat manis yang pernah saya rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini saya hanya bisa mengingatnya, membayangkan keteduhan yang terpancar dari wajahnya. Saya kehilangan sosok sederhana yang selalu ceria, yang selalu menyemangati ketika saya merasa lemah, yang selalu bersedia mendengarkan keluhan saya penuh kesabaran. Membayangkan 4 tahun lalu ketika berada di sampingnya, lalu bercerita tentang masa depan, tentang dakwah ini dan jalan yang akan kami hadapi nanti. Sungguh, saya tak punya 1 pun foto yang bisa membuat saya dapat memandangnya kala kerinduan padanya datang. Tapi Allah membuat saya selalu ingat padanya, menyimpan rapi kenangan indah bersamanya di sebuah ruang di hati ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…dia telah sekian lama pergi menghadap sang Pemiliknya, meninggalkan sejuta kesedihan di hati saya. Tapi itulah kehendak Allah, tak ada yang bisa mengulur sedikitpun. Meski penyakit menggerogoti raganya, tak sekalipun ia mengeluh dan tetap bersemangat menjalankan kewajiban terhadap-Nya. Meski air mata ini tak dapat ditahan, namun saya bahagia melihat wajahnya tersenyum dengan manis seakan sudah tak sabar bertemu dengan-Nya. Menatap wajahnya untuk terakhir kali sebelum saatnya saya berpisah dengannya untuk selamanya. Menghantarkan jasadnya untuk terakhir kalinya menuju tempat peristirahatan terakhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabb…sampaikanlah salam kerinduanku padanya, aku ingin bertemu dengannya lagi, menjadi tetangganya di surga-Mu. Jadikan kami bersaudara di dunia dan di surga-Mu kelak. Benar-benar rindu akan keteduhan itu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Membuka kembali memori indah bersama almh. Ukhti Ely Afrina )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-8209966277059032418?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/8209966277059032418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/siluet-bayangnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8209966277059032418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8209966277059032418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/siluet-bayangnya.html' title='SILUET BAYANGNYA…'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_GcBH2AwNbf4/SkXXHvSQPkI/AAAAAAAAAA4/R5ffyMCbU5o/s72-c/jiwa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-3123518923665508700</id><published>2009-06-27T00:36:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T10:21:07.778-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Taujih'/><title type='text'>SEKEPING RINDU PADA KEKASIH ALLAH</title><content type='html'>Karena pribadinya aku terpesona&lt;br /&gt;Karena budinya aku jatuh cinta&lt;br /&gt;Rinduku padanya tiada terkata&lt;br /&gt;Nantikanlah aku di taman syurga…&lt;br /&gt; (Hijaz, Dia Kekasih Allah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuplikan syair tersebut membuat terhanyut, serasa ingin berada pada zaman Rasulullah dahulu. Sebagai seorang muslim, membuktikan keislaman adalah dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Mengakui bahwa tiada Tuhan yang patut disembah melainkan Allah dan mengakui bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Jika saat mengisi biodata kita mencantumkan idola kita adalah Rasulullah SAW, bagaimana menunjukkan rasa sayang dan cinta kita kepada Rasulullah SAW? Rupanya tak cukup dengan pengakuan lisan dan coretan saudaraku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Al Musthafa ada di hadapan&lt;br /&gt;Kupandangi pesonanya dari ujung kaki hingga ujung kepala&lt;br /&gt;Tahukah kaliana apa yang terjelma?&lt;br /&gt;Cinta!&lt;br /&gt;(Abu Bakar As-Shiddiq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah ungkapan Abu Bakar untuk mengungkapkan betapa cintanya kepada Rasulullah. Kecintaan memenuhi hatinya, membuatnya mampu  berkorban untuk Rasulullah ; wujud ketaatannya kepada Allah. Ketika menemani Rasulullah hijrah, kakinya disengat oleh hewan berbisa, dia tak berani bergerak karena takut menganggu tidur Rasulullah SAW. Dengan menahan rasa sakit, air matanya menetes ke wajah Rasulullah SAW. Sampai akhirnya Rasulullah terbangun dan kemudian meludahi bagian yang digigit sehingga hilang rasa sakitnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah, yang ketika Allah akan mencabut ruhnya yang mulia dari jasadnya yang telah dipersembahkan untuk dien ini meminta kesenangan hati dari Jibril untuk mengetahui kabar umatnya kelak. Taukah saudaraku apa jawaban Jibril? "Aku beri engkau sebuah kabar akbar, Allah telah berfirman, "Sesungguhnya Aku, telah mengharamkan surga bagi semua Nabi, sebelum engkau memasukinya pertama kali, dan Allah mengharamkan pula sekalian umat manusia sebelum pengikutmu yang terlebih dahulu memasukinya" Jawaban yang amat menyenangkan Rasulullah, hingga wajahnya bercahaya seolah-olah rasa sakitnya telah hilang dan ia merasa siap dicabut ruhnya oleh Izrail. Betapa besar cinta Rasulullah pada umatnya, hingga saat-saat terakhirnya di dunia yang diucapkan bibir manis kekasih Allah ini adalah ummatku…ummatku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah secuil penggalan kisah orang yang insyaAllah sama-sama kita cintai Rasulullah SAW, lantas bagaimana dengan kita hari ini? Hanya sebatas ucapan dan tulisan sajakah kadar cinta kita padanya? Jika saat ini kita tak punya kesempatan lagi bertemu beliau SAW atau bahkan membantunya dalam perjuangan, maka dengan apa kita membuktikan cinta kita padanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku…Rasulullah SAW telah pergi sejak lama, menemui kekasih yang merindukannya. Meninggalkan untaian pesan terakhir agar kita tidak pernah meninggalkan Al-Qur’an dalam kondisi apapun. Tapi cahaya yang ditinggalkannya hingga kini tak pernah meredup, meski orang-orang kafir berusaha meredupkan pesonanya. Rasulullah yang membuat Islam menggema ke seluruh dunia, yang paling menyantuni anak yatim, yang mengajarkan kita untuk lebih memperhatikan sesama. Rasulullah dengan sabdanya yang agung berbicara tentang surga yang indah sebagai hadiah bagi orang-orang yang mengerjakan kebaikan. Yang mengajarkan kita arti perjuangan sesungguhnya, dengan untai-untai kata indah terlahir dari bibirnya yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku…meski kita tak dapat lagi bertemu dengan Rasulullah, kita masih punya kesempatan melanjutkan perjuangan beliau. Berjuang agar cahaya Islam bersinar sampai ke sudut-sudut negeri ini. Membuktikan bahwa Islam adalah rahmatan lil ‘alamin, bukan hanya bagi para pemeluknya saja tapi bagi alam dan seluruh isinya. Berbagi kebaikan meski hanya sekedar menyingkirkan duri dari jalanan. Meski kita tak dapat meneladani beliau seratus persen, setidaknya kita tak lagi mengambil sosok lain sebagai idola dengan mengesampingkan Rasulullah. Karena tidak ada satupun manusia yang mampu menandingi kemuliaan akhlaknya dan ketaqwaannya kepada Allah. Bershalawatlah kepadanya sebagai tanda cinta kita padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukutip sebuah riwayat tentang keutamaan mengucapkan shalawat. Pada suatu kesempatan, Rasulullah berkumpul dengan para sahabatnya, kemudian beliau bersabda,”Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S.telah berkata kepadaku.” Keempat malaikat masing-masing mengungkapkan bantuan yang akan mereka berikan kepada orang yang sering mengucapkan shalawat.&lt;br /&gt;Berkata Jibril A.S.:”Wahai Rasulullah, barangsiapa yang membaca shalawat kepadamu setiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar”&lt;br /&gt;Berkata pula Mikail A.S.”Mereka yang bershalawat ke atasmu akan kuberikan mereka minum dari telagamu.”&lt;br /&gt;Berkata pula Israfil A.S. :”Mereka yang bershalawat kepadamu, aku akan sujud kepada Allah dan akau tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah mengampuni orang itu.”&lt;br /&gt;Malaikat Izrail A.S. pun berkata:”Bagi mereka yang bershalawat ke atasmu, aku akan cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi.”&lt;br /&gt;Orang yang terdekat kepada aku pada hari kiamat ialah yang terbanyak membaca shalawat  kepadaku.(HR.At-Tirmizi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, kenanglah Rasulullah dalam kerinduan yang dalam, dalam tiap langkah perjuangan kita di jalan Allah. Meski hanya dengan ucapan shalawatmu yang tulus. Agar itu menjadi penawar hati dikala kekeringan ruhani menyapa. Tak terbayangkan bahagianya ketika kita bertemu dengan orang yang kita sayangi, ketika ia berada di dekatmu dan menyapa dengan lembut serta memberikan senyumnya yang manis. Adakah yang bisa menggantikan keberuntungan ini ketika tangan Rasulullah yang mulia mengangkat kita dari neraka dengan syafaatnya? Adakah perasaan yang lebih indah dari perasaan ketika orang yang kau cintai dengan seluruh jiwa ragamu menyatakan bahwa ia juga mencintaimu?&lt;br /&gt;Wahai kekasih Allah…terlalu besar cinta di tiap inci hati ini untuk diungkapkan. Terlalu indah rindu ini untuk kutuangkan. Semesta pun mencintaimu dan aku berharap ditemani olehmu di surga kelak amin…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-3123518923665508700?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/3123518923665508700/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/sekeping-rindu-pada-kekasih-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3123518923665508700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/3123518923665508700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/sekeping-rindu-pada-kekasih-allah.html' title='SEKEPING RINDU PADA KEKASIH ALLAH'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-2955493126493266481</id><published>2009-06-27T00:28:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:37:49.898-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>UNTUKMU YANG TAK LELAH BERHARAP</title><content type='html'>Islam itu indah sahabat…&lt;br /&gt;Lebih indah dari pelangi di ujung nirwana selepas hujan reda&lt;br /&gt;Lebih  menakjubkan dari 7 keajaiban dunia&lt;br /&gt;Lebih mengagumkan dari berkelana di antara bintang-bintang di luar angkasa sana&lt;br /&gt;Lebih berharga dari tiap perhiasan yang ada di jagad raya ini, bahkan jauh lebih berharga untuk dibandingkan dengan hal-hal semacam itu&lt;br /&gt;Ia teramat  indah hingga generasi terbaik dari umat ini menghiasinya dengan darah kesyahidan di medan Badar, Uhud dan medan-medan lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang tak lelah berharap…&lt;br /&gt;Kepadamu lah Rasulullah mewariskan perjuangan ini&lt;br /&gt;Di pundakmu lah beban dakwah ini diamanahkan&lt;br /&gt;Di tanganmu lah harapan terwujudnya peradaban madani&lt;br /&gt;Biarkan dakwah menghidupi ruhmu, yang menjagamu agar tak menderita kelak&lt;br /&gt;Jadikan dakwah ini sebagai pembeda antara kaum yang diberkahi dan kaum pendusta ayat-ayat Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang tak lelah berharap…&lt;br /&gt;Sudahkah kau dengar dentuman yang menghantarkan para syuhada menemui Rabb-nya?&lt;br /&gt;Sudahkah kau lihat wajah-wajah mungil yang berdiri tegak tak tergoyahkan meski senapan yahudi laknatullah kerap kali dihadapkan ke kepalanya? Berbekal batu dan dengan lantang berteriak “Khaibar-Khaibar ya, Yahud! Ja'isyu Muhammad Saufa Ya'uud!”&lt;br /&gt;Sudahkah kau lihat sorot  mata ketegaran dan kebanggaan para ibu yang merelakan buah hatinya menjadi mujahid, menanamkan jiwa intifadah dan rindu syahid dalam dada anak-anak itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang tak lelah berharap…&lt;br /&gt;Aku bangga padamu yang sanggup mengorbankan kepentinganmu demi merencanakan manuver-manuver dakwah&lt;br /&gt;Aku bangga padamu yang tetap tegar meski hari-hari yang kau lalui penuh dengan ujian dan rintangan&lt;br /&gt;Aku bangga padamu yang tetap bisa tersenyum meski masalah tak bosan menghampirimu, malah dengan lapang dada memberikan tausiyah untuk menguatkan saudaramu yang lain&lt;br /&gt;Aku bangga padamu yang menghabiskan sepertiga malam terakhirnya untuk bersimpuh pada Rabb-Nya penuh deraian air mata pengharapan&lt;br /&gt;Aku bangga pada padamu yang kerap melantunkan al-ma’tsurat dan menghafalkan surat cinta dari-Nya sementara teman-temanmu yang lain bersemangat menyenandungkan nasyid atau bahkan lagu-lagu jahiliyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang tak lelah berharap…&lt;br /&gt;Teruslah berharap agar generasi terbaik akan terus lahir dari rahim dakwah yang panjang ini&lt;br /&gt;Teruslah berharap agar Allah akan memenangkan perjuangan ini, meski kau tak sempat merasakannya&lt;br /&gt;Dan yakinlah akan janji-Nya yang indah bagi tiap jiwa yang ikhlas berkorban di jalan-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami pasti akan kami tunjukkan jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Ankabut: 69).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu. Telah berjumpa dalam taat pada-Mu. Telah bersatu dalam da'wah pada-Mu. Telah terpadu dalam membela syari'at-Mu. Kokohkanlah, Ya Allah ikatannya, kekalkan cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal pada-Mu. Nyalakanlah hati kami dengan ma'rifat kepada-Mu. Matikanlah ia dalam syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-2955493126493266481?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/2955493126493266481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/untukmu-yang-tak-lelah-berharap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2955493126493266481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/2955493126493266481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/untukmu-yang-tak-lelah-berharap.html' title='UNTUKMU YANG TAK LELAH BERHARAP'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-912063674929797304.post-8723417859230320471</id><published>2009-06-27T00:09:00.000-07:00</published><updated>2009-08-06T07:38:29.472-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kata Hati...'/><title type='text'>BINTANG HATI</title><content type='html'>Seperti bintang…&lt;br /&gt;Tak selalu tampak, namun selalu ada&lt;br /&gt;Redup sinar yang menawan&lt;br /&gt;Mengikat mata untuk tak melewatkan tasbih pada-Nya&lt;br /&gt;Sang Creator ulung…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah sahabat…&lt;br /&gt;Tak selalu di sampingmu&lt;br /&gt;Tapi doanya selalu temani langkahmu&lt;br /&gt;Menyapa hatimu dengan kelembutan kasih sayangnya&lt;br /&gt;Tak selalu terungkap di lisannya&lt;br /&gt;Karena pernyataan itu diungkapkan lewat permintaan pada-Nya&lt;br /&gt;Berharap Dia-lah yang menyampaikan rasa kasihnya pada hatimu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/912063674929797304-8723417859230320471?l=langitrindu.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://langitrindu.blogspot.com/feeds/8723417859230320471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/bintang-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8723417859230320471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/912063674929797304/posts/default/8723417859230320471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://langitrindu.blogspot.com/2009/06/bintang-hati.html' title='BINTANG HATI'/><author><name>Langit Rindu</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13807743109400208976</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='30' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/-nxsHvaxJxvs/TqVPVuPecyI/AAAAAAAAAXs/C8aNxPy1uhk/s220/File1250%2B-%2BCopy.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
